Gereja Sesat di Chicago Menolak Himne-Himne yang Ditulis oleh “Orang Putih”

Sumber: www.wayoflife.org

First United Church di Oak Park, pinggiran kota Chicago, “tidak akan menggunakan musik atau liturgi apa pun yang ditulis atau digubah oleh orang kulit putih,” menurut situs web mereka. Mereka “berpuasa dari keputihan.” Sebaliknya, mereka akan menggunakan “suara orang kulit hitam, penduduk asli, dan orang kulit berwarna.” Gereja tersebut, yang digembalakan oleh seorang pria kulit putih bernama John Edgerton, “menghargai orang dari semua ras, etnis, identitas budaya, identitas gender, orientasi seksual…” Gereja yang alkitabiah tidak memilih himne berdasarkan warna kulit dari para komposernya. Gereja yang alkitabiah sama sekali tidak peduli tentang warna kulit, karena mengetahui bahwa semua orang adalah satu darah dan tidak ada yang namanya “ras.” Tetapi gereja yang alkitabiah sangat peduli dengan moralitas dan doktrin alkitabiah. Sebuah gereja alkitabiah percaya pada ajaran Alkitab bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan. Sebuah gereja alkitabiah memilih himne berdasarkan apakah mereka memuliakan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan apakah doktrinnya sehat menurut iman yang telah satu kali disampaikan kepada orang-orang kudus.

This entry was posted in Gereja. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.