Sumber: www.wayoflife.org
Dalam menghadapi godaan, Emeal Zwayne menggunakan singkatan NOPE – Not One Peek Even [Penerjemah: “Nope” adalah versi slang dari kata “no” yang berarti “tidak,” tetapi dipakai juga sebagai singkatan di sini]. Ia berkata, “Saya melihat beberapa wanita berpakaian sangat minim sedang jogging di dekat mobil saya ketika saya berkendara melewati lingkungan tempat tinggal saya. Begitu melihat mereka di sekeliling saya, saya langsung berseru, ‘Nope!’ Saya langsung merasakan tekad yang kuat muncul di hati saya, dan itu membanjiri seluruh keberadaan saya dengan campuran tekad yang tak tergoyahkan dan sukacita yang memuaskan. Saya ingat bahwa begitu ini terjadi, saya berharap saya entah bagaimana dapat menemukan suatu singkatan yang bermakna yang akan membantu memfokuskan pikiran saya dan memperkuat tekad saya setiap kali saya tergoda untuk bernafsu. Sekitar lima detik kemudian, empat kata langsung muncul di benak saya — Not One Peek Even [Tidak Satu Intipan Sekalipun].
Menoleh untuk mengintip adalah awal dari semuanya. Dan mengintip pasti akan menggelitik minat Anda dalam area hawa nafsu. … Jika Anda memikirkannya, Anda akan menyadari bahwa ada sikap yang tajam terkait dengan kata NOPE. Kata ini mengkonotasikan kegigihan dan kemantapan sikap. … Tidak ada sikap lain yang akan berhasil ketika berhadapan dengan godaan untuk bernafsu. Penggunaan kata NO saja, terlalu hambar dan tidaklah cukup. Keinginan kita harus meneriakkan kata NOPE yang menggelegar. Jika memungkinkan, saya sarankan untuk mengucapkan kata itu dengan lantang. … Jika Anda benar-benar serius tentang bertarung seperti seorang pria sejati, saudara, maka Anda akan … perlu bersikap brutal tentang bagaimana Anda menghadapi apa yang muncul di mata Anda dan apa yang muncul dalam pikiran Anda. … Ketika saya mengatakan NOPE pada saat godaan, saya menggabungkannya dengan lima pernyataan yang terkait dengan cinta kasih dan secara langsung berkorelasi dengan lima jari di salah satu tangan saya.
Sebagai warga kerajaan Allah, saya membayangkan diri saya mengulurkan tangan saya ke arah bajak, seperti yang Yesus rujuk dalam Lukas 9:62, dan bertekad untuk tidak melihat ke belakang terhadap godaan seksual apa pun yang akan memikat saya menjauh dari Tuhan saya. Saat saya membayangkan diri saya mengulurkan tangan untuk mengambil bajak, saya mengucapkan lima hal berikut ini secara berurutan, saat saya secara sistematis melilitkan masing-masing jari saya yang sesuai, satu per satu, di sekitar gagangnya: “Tidak Satu Intipan Sekalipun [NotOnePeekEven] –karena saya mencintai Tuhan saya, saya mencintai istri saya, saya mencintai garis keturunan saya (anak-anak dan cucu-cucu saya), saya mencintai domba-domba-Nya (orang Kristen lainnya), dan saya mencintai yang terhilang (orang-orang yang tidak percaya). dan kemudian saya memegangnya dengan erat dengan cengkeraman yang kuat dan tak kenal ampun” (Bertarung Seperti Pria).