<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>graphe-ministry.org</title>
	<atom:link href="http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://graphe-ministry.org/articles</link>
	<description>A treasure of Christian fundamental articles for Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Sep 2010 02:53:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Skeptic Society Mengatakan Bahwa Doa Tidak Bermanfaat</title>
		<link>http://graphe-ministry.org/articles/?p=506</link>
		<comments>http://graphe-ministry.org/articles/?p=506#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 02:53:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Steven</dc:creator>
				<category><![CDATA[General (Umum)]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[skeptic]]></category>
		<category><![CDATA[skeptik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://graphe-ministry.org/articles/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[(Berita Mingguan GITS 04 September 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Dalam sebuah artikel tahun 2006, Michael Shermer dari eSkeptic mengklaim bahwa sebuah penelitian baru membuktikan doa tidak berefek bagi pasien-pasien yang menjalani operasi by-pass jantung. Shermer berkomentar tentang sebuah penelitian yang &#8230; <a href="http://graphe-ministry.org/articles/?p=506">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;">(Berita Mingguan GITS 04 September 2010, diterjemahkan dari </span></span><a href="http://www.wayoflife.org/"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: times new roman,new york,times,serif;">www.wayoflife.org</span></span></a><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;">)</span></span><br />
Dalam sebuah artikel tahun 2006, Michael Shermer dari eSkeptic mengklaim bahwa sebuah penelitian baru membuktikan doa tidak berefek bagi pasien-pasien yang menjalani operasi by-pass jantung. Shermer berkomentar tentang sebuah penelitian yang berlangsung satu dekade yang dibiayai oleh Templeton Foundation. Dalam penelitian ini, orang-orang berdoa bagi 1802 pasien jantung yang tidak mereka kenal. Doa dimulai pada malam sebelum operasi dan diteruskan setiap hari selama dua minggu setelah itu. Tidak ada efek yang terlihat. Bahkan, mereka yang didoakan sepertinya berujung lebih buruk daripada yang tidak didoakan. Skeptic Society merasa bahwa ini adalah bukti bahwa doa tidak bermanfaat, tetapi ini hanyalah karena ketidaktahuan mereka yang parah tentang pengajaran Alkitab dan kesengajaan mereka untuk tidak percaya. Pertama, doa yang mau mendapat jawaban memerlukan keselamatan. Yesus menekankan bahwa seseorang harus dilahirkan kembali sebelum ia memiliki hubungan yang benar dengan Allah (Yohanes 3). Mereka yang tidak lahir kembali terasing dari Allah karena dosa, dan doa-doa mereka tidak memiliki kuasa, karena tidak dinaikkan melalui satu-satunya Juruselamat Yesus Kristus. Perhatikan para “pendoa” yang dipakai dalam penelitian Templeton ini. Kebanyakannya adalah anggota-anggota dari dua komunitas Roma Katolik: Biara St. Paul di kota St. Paul, Minnesota, dan Komunitas Teresian Carmelites di Worcester, Massachusetts. Gereja Roma Katolik tidak percaya kelahiran kembali yang alkitabiah, menggantikan pertobatan dan iman pribadi pada Kristus dengan keselamatan berdasarkan pekerjaan-sakramen yang dimulai dari baptisan. Ordo Carmelites lebih memiliki devosi terhadap Maria daripada Kristus. Website komunitas tersebut mengatakan, “Para Carmelites selalu memandang Maria sebagai Pelindung ordo ini, Ibu dan Kemuliaan mereka; dia selalu ada di mata dan hati mereka sebagai &#8216;Perawan Paling Murni.&#8217; Dengan melihat dia, dan hidup dalam keintiman rohani dengannya, kita belajar berdiri di hadapan Allah, dan dengan satu sama lain, sebagai saudara-saudara Tuhan. Maria hidup di antara kita, sebagai ibu dan saudari, memperhatikan keperluan-keperluan kita; bersama kita dia menanti dan berharap, menderita dan bersukacita.” Ini adalah kesesatan, kemurtadan, dan penghujatan. Bahkan Ibu Teresa, seorang pengikut setia Maria versi mitologi Roma, menyebut dirinya “santa kegelapan” karena kehidupan doanya yang mati kering. Kebenaran Alkitab kedua yang tidak diperhatikan oleh para Skeptics itu adalah bahwa Allah selalu berdaulat dalam hal menjawab doa, bahkan atas doa-doa para hambaNya yang lahir baru dan yang paling setia. Rasul Paulus berdoa tiga kali agar disembuhkan, tetapi Allah menjawab dengan “tidak,” karena itu bukan kehendakNya (2 Korintus 12:7-10).</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2&amp;p=506</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menorah Dua Juta Dolar Untuk Bait Ketiga</title>
		<link>http://graphe-ministry.org/articles/?p=503</link>
		<comments>http://graphe-ministry.org/articles/?p=503#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 02:49:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Steven</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhir Zaman / Nubuatan]]></category>
		<category><![CDATA[bait]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[institute]]></category>
		<category><![CDATA[israel]]></category>
		<category><![CDATA[kandil]]></category>
		<category><![CDATA[ketiga]]></category>
		<category><![CDATA[menorah]]></category>
		<category><![CDATA[suci]]></category>
		<category><![CDATA[temple]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://graphe-ministry.org/articles/?p=503</guid>
		<description><![CDATA[(Berita Mingguan GITS 04 September 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Persiapan yang bergairah sedang dilakukan bagi pembangunan Bait Ketiga oleh beberapa grup Yahudi ortodoks di Israel. Salah satunya adalah organisasi Temple Institute, yang didirikan tahun 1986 dengan tujuan “melihat Israel membangun &#8230; <a href="http://graphe-ministry.org/articles/?p=503">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;">(Berita Mingguan GITS 04 September 2010, diterjemahkan dari </span></span><a href="http://www.wayoflife.org/"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: times new roman,new york,times,serif;">www.wayoflife.org</span></span></a><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;">)</span></span><br />
Persiapan yang bergairah sedang dilakukan bagi pembangunan Bait Ketiga oleh beberapa grup Yahudi ortodoks di Israel. Salah satunya adalah organisasi Temple Institute, yang didirikan tahun 1986 dengan tujuan “melihat Israel membangun kembali Bait Suci di bukit Moria di Yerusalem.” Melalui pengeluaran yang sangat besar (sedikitnya $20 juta telah disumbangkan sejauh ini) dan berdasarkan penelitian mendalam, mereka telah membuat pakaian-pakaian imam, mahkota emas imam besar seharga $30.000, lempeng dada imam besar dengan 12 batu permata yang bertatahkan nama suku-suku Israel, baskom pencucian tembaga, mezbah ukupan, terompet-terompet perak, sangkakala yang berlapis emas dan perak, kecapi-kecapi, dan banyak benda lain. Yang sangat menarik adalah menorah (kandil) yang telah dibuat dari 95 pon emas, bernilai $2 juta. Pada bulan Desember 2007 menorah tersebut dipindahkan ke suatu lokasi di luar Plaza Tembok Barat di seberang Bukit Bait. Sebelum itu menorah tersebut berdiri di daerah Roman Cardo lama. Rencananya adalah untuk menaruhnya di Bait Ketiga pada akhirnya. Organisasi Temple Institute membandingkan dedikasi menorah tersebut pada tahun 2007 yang lalu dengan dedikasi Arch of Titus di Roma 1900 tahun yang lalu. Pada waktu itu menorah diambil dari Bait, sementara hari ini ia sedang kembali ke Bait. Bait Ketiga selalu disinggung dalam nubuatan Alkitab dalam konteks Antikristus. Ia kemungkinan akan mempersiapkan jalan bagi pembangunannya melalui program damainya yang menipu, dan ia akan melanggar kekudusannya dengan kehadirannya yang menuntut penyembahan (lihat Daniel 9:27; Matius 25:15; 2 Tes. 2:3-4; Wah. 11:1-7)</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2&amp;p=503</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maria Versi Roma Menggantikan Allah</title>
		<link>http://graphe-ministry.org/articles/?p=501</link>
		<comments>http://graphe-ministry.org/articles/?p=501#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 02:48:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Steven</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekumenisme]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[maria]]></category>
		<category><![CDATA[oikumene]]></category>
		<category><![CDATA[patung]]></category>
		<category><![CDATA[perjanjian]]></category>
		<category><![CDATA[ratu]]></category>
		<category><![CDATA[Sesat]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>
		<category><![CDATA[tabut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://graphe-ministry.org/articles/?p=501</guid>
		<description><![CDATA[(Berita Mingguan GITS 04 September 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Gereja Katolik Santo Stanislaus Kostka di Chicago memiliki patung Maria di atas tabut perjanjian. Dia sedang duduk di atas Tabut itu, yaitu tempat kehadiran Allah dalam kemah suci, dan dia dikelilingi &#8230; <a href="http://graphe-ministry.org/articles/?p=501">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;">(Berita Mingguan GITS 04 September 2010, diterjemahkan dari </span></span><a href="http://www.wayoflife.org/"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: times new roman,new york,times,serif;">www.wayoflife.org</span></span></a><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;">)</span></span><br />
Gereja Katolik Santo Stanislaus Kostka di Chicago memiliki patung Maria di atas tabut perjanjian. Dia sedang duduk di atas Tabut itu, yaitu tempat kehadiran Allah dalam kemah suci, dan dia dikelilingi oleh kerubim. Gambaran yang menghujat ini diletakkan di tengah altar di mana misa dilakukan. Literatur resmi gereja mengatakan patung itu menggambarkan doktrin Katolik bahwa Maria dikandung tanpa dosa dan tanpa cacat, bahwa dia ikut serta dalam penderitaan Kristus bagi umat manusia, dan bahwa dia secara badani diangkat ke dalam kemuliaan dan dimahkotai sebagai Ratu Surga. Patung yang dipakai untuk menggambarkan Maria sebagai Tabut Kemurahan ditahbiskan pada bulan Mei 2008. Sejak saat itu, gereja tersebut buka 24 jam sehari sebagai undangan bagi “para musafir di seluruh dunia untuk menenggelamkan diri mereka dalam mata air kasih karunia, kemurahan, dan kuasa” yang ditenggarai mengalir dari patung tersebut. Gereja-gereja Roma Katolik penuh dengan berbagai patung. Maria dihormati dengan ketekunan yang lebih daripada Yesus. Setiap orang “Injili” atau “Protestan” atau “Baptis” yang menyanjung Roma dan yang ikut serta dalam hubungan oikumene dengan Roma, atau bahkan yang gagal untuk bersuara menentang kesesatan-kesesatan Roma yang parah, akan bertanggung jawab di hadapan Allah karena menolak untuk “berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus” (Yudas 3) dan karena berdiam diri di hadapan kejahatan. </span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2&amp;p=501</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Korea Utara Menghukum Mati Tiga Pemimpin Gereja Rumah</title>
		<link>http://graphe-ministry.org/articles/?p=498</link>
		<comments>http://graphe-ministry.org/articles/?p=498#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 04:10:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Steven</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penganiayaan / Persecution]]></category>
		<category><![CDATA[eksekusi]]></category>
		<category><![CDATA[korea]]></category>
		<category><![CDATA[kristen]]></category>
		<category><![CDATA[mati]]></category>
		<category><![CDATA[utara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://graphe-ministry.org/articles/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[(Berita Mingguan GITS 28 Agustus 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Berikut ini disadur dari The Christian Post, 19 Agustus 2010: “Korea Utara menghukum mati tiga orang pemimpin gereja bawah tanah dan memenjarakan 20 orang Kristen lainnya, demikian dilaporkan oleh sebuah agensi &#8230; <a href="http://graphe-ministry.org/articles/?p=498">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;">(Berita Mingguan GITS 28 Agustus 2010, diterjemahkan dari </span></span><a href="http://www.wayoflife.org/"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: times new roman,new york,times,serif;">www.wayoflife.org</span></span></a><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;">)</span></span><span style="color: #3a352a;"><br />
Berikut ini disadur dari The Christian Post, 19 Agustus 2010: “Korea Utara menghukum mati tiga orang pemimpin gereja bawah tanah dan memenjarakan 20 orang Kristen lainnya, demikian dilaporkan oleh sebuah agensi berita yang berfokus di Asia. Walaupun eksekusi dan pemenjaraan terjadi di pertengahan Mei, berita baru tersebut muncul bulan ini. Menurut AsiaNews, polisi Korea Utara menyerbu sebuah rumah di Kuwal-dong di wilayah Pyungsung, propinsi Pyongan, dan menangkap keseluruhan dari 23 orang percaya yang berkumpul di sana untuk aktivitas religius. Pemimpin-pemimpin dihukum mati dan segara dieksekusi. 20 orang lainnya dilaporkan dikirim ke penjara kerja paksa No. 15 yang sudah terkenal di daerah Yodok. 23 orang Kristen tersebut menjadi beriman setelah beberapa dari mereka berpergian ke Cina dalam urusan bisnis dan bertemu dengan anggota-anggota gereja di sana&#8230;..Ada kira-kira 400000 orang Kristen di Korea Utara yang senantiasa hidup di bawah ancaman penjara, penyiksaan atau eksekusi mati di hadapan umum jika otoritas berhasil membongkar identitas Kristen mereka. Menjadi seorang Kristen di Korea Utara dianggap sebagai salah satu kejahatan yang paling parah oleh pemerintah yang sangat opresif di sana. Semua warga negara diharuskan ikut bidat kepribadian yang berkisar pada penyembahan diktator yang ada saat ini dan ayahnya yang telah meninggal.”</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2&amp;p=498</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Southern Baptis Mengatakan Bahwa Kita Tidak Bisa Menjangkau Dunia Hari Ini Tanpa Musik Rock</title>
		<link>http://graphe-ministry.org/articles/?p=496</link>
		<comments>http://graphe-ministry.org/articles/?p=496#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 04:07:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Steven</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi / Pekabaran Injil]]></category>
		<category><![CDATA[Separasi dari Dunia / Keduniawian]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[baptis]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[duniawi]]></category>
		<category><![CDATA[memenangkan]]></category>
		<category><![CDATA[menjangkau]]></category>
		<category><![CDATA[penginjilan]]></category>
		<category><![CDATA[rock]]></category>
		<category><![CDATA[southern]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://graphe-ministry.org/articles/?p=496</guid>
		<description><![CDATA[(Berita Mingguan GITS 28 Agustus 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Berbicara di pertemuan tahunan Southern Baptist Convention 2007 di San Antonio, Texas, Rob Zinn mengatakan bahwa denominasi itu harus rela mengubah metodologinya untuk menjangkau generasi ini, dan salah satu perubahan itu &#8230; <a href="http://graphe-ministry.org/articles/?p=496">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">(Berita Mingguan GITS 28 Agustus 2010, diterjemahkan dari </span></span></span><a href="http://www.wayoflife.org/"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size: small;">www.wayoflife.org</span></span></span></a><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">)</span></span></span><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;"><br />
Berbicara di pertemuan tahunan Southern Baptist Convention 2007 di San Antonio, Texas, Rob Zinn mengatakan bahwa denominasi itu harus rela mengubah metodologinya untuk menjangkau generasi ini, dan salah satu perubahan itu mencakup musik. Ia bertanya kepada para kakek nenek yang hadir, “Berapa banyak dari kalian yang cukup mengasihi cucu-cucu kalian sehingga kalian rela mengubah musikmu demi mereka?” Ia lalu mengatakan, “Jika kita mau memenangkan [orang-orang muda] bagi Yesus di dalam kebudayaan ini, kita harus rela mengubah cara berpikir kita&#8230;..Saudara-saudara, apa yang kamu lakukan di tahun 40an dan apa yang kamu lakukan di tahun 50an tidak akan memenangkan kebudayaan ini bagi Yesus” (“Wrap-up,” Baptist Press, 15 Juni 2007). Zinn, yang adalah gembala sidang dari Immanuel Baptis Church, Highland, California, telah dicuci  otak dan disesatkan oleh filosofi pertumbuhan gereja kontemporer dan barangkali juga disesatkan oleh sesama gembala sidang Southern Baptist di Kalifornia, Rick Warren. Zinn telah melakukan tiga kesalahan dalam satu pernyataan yang singkat. Pertama, tidak ada di mana pun dalam Alkitab ada perintah bagi kita untuk memenangkan kebudayaan kita sekarang ini bagi Yesus. Sebaliknya, kita harus memenangkan orang-orang berdosa bagi Yesus, dan mereka dimenangkan hari ini dengan cara yang sama yang dipakai 2000 tahun yang lalu. Mereka harus dimenangkan dengan pemberitaan Injil Yesus Kristus dan kuasa Roh Kudus yang menghidupkan. Injil itulah kekuatan Allah yang memimpin kepada keselamatan (Roma 1:16). Kedua, dalam Perjanjian Baru musik sama sekali tidak dipakai dalam penginjilan, jadi subjek musik tidak relevan dalam topik memenangkan jiwa. Ketiga, musik rock yang dimaksud oleh Zinn berasal dari dunia, daging, dan Iblis, dan tidak dapat dipakai dalam pelayanan kepada Allah yang kudus, kudus, kudus. Saya memiliki cucu, dan saya cukup mengasihi mereka untuk memperingatkan mereka agar tidak menjadi serupa dengan dunia ini dan juga untuk memperingatkan mereka tentang gembala-gembala sidang Baptis yang kebingungan yang mencoba untuk menyesatkan mereka dari Alkitab menuju filosofi dan program manusia.</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2&amp;p=496</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Presiden Southern Baptist Mengatakan Bahwa Doktrin-doktrin “Tersier” Seharusnya Dikesampingkan demi Penginjilan dan Persatuan</title>
		<link>http://graphe-ministry.org/articles/?p=493</link>
		<comments>http://graphe-ministry.org/articles/?p=493#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 04:03:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Steven</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekumenisme]]></category>
		<category><![CDATA[Fundamentalisme]]></category>
		<category><![CDATA[doktrin]]></category>
		<category><![CDATA[kompromi]]></category>
		<category><![CDATA[penginjilan]]></category>
		<category><![CDATA[persatuan]]></category>
		<category><![CDATA[persekutuan]]></category>
		<category><![CDATA[sempit]]></category>
		<category><![CDATA[southern baptist]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://graphe-ministry.org/articles/?p=493</guid>
		<description><![CDATA[(Berita Mingguan GITS 28 Agustus 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Banyak pembicara di pertemuan tahunan Southern Baptist Convention 2007 mengatakan bahwa denominasi tersebut perlu mengesampingkan doktrin-doktrin “tersier” demi penginjilan dan persatuan. Tema tersebut ditentukan oleh presiden SBC, Frank Page, yang terpilih &#8230; <a href="http://graphe-ministry.org/articles/?p=493">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">(Berita Mingguan GITS 28 Agustus 2010, diterjemahkan dari </span></span></span><a href="http://www.wayoflife.org/"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size: small;">www.wayoflife.org</span></span></span></a><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">)</span></span></span><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;"><br />
Banyak pembicara di pertemuan tahunan Southern Baptist Convention 2007 mengatakan bahwa denominasi tersebut perlu mengesampingkan doktrin-doktrin “tersier” demi penginjilan dan persatuan. Tema tersebut ditentukan oleh presiden SBC, Frank Page, yang terpilih kembali tahun itu untuk menjabat periode keduanya. Dia menyerukan semangat unutk menjangkau yang terhilang daripada berperang internal dan menemukan kesalahan dengan orang-orang lain (“Southern Baptists Hear a Call for Unity,” AP, 12 Juni 2007). Ia mengatakan bahwa “demi Yesus, dan demi kerajaanNya di bumi, kita tidak boleh membuat semua isu doktrinal menjadi perang salib” dan “kita tidak memiliki hak untuk menghakimi orang lain yang tidak sama dengan kita dalam doktrin-doktrin sekunder dan tersier” (“Southern Baptists Urged to Overcome Factionalism to Win the Lost,” Christian Post, 13 Juni 2007). Doktrin-doktrin “sekunder” yang dimaksud ini antara lain adalah Kalvinisme dan non-Kalvinisme, bahwa karunia-karunia kerasulan sudah berhenti atau belum berhenti, pandangan tentang nubuat-nubuat Alkitab, dan pandangan-pandangan tentang wanita dalam pelayanan. Doktrin Perjanjian Baru tentang persatuan jauh lebih sempit daripada pendekatan Page yang Injili. Timotius disuruh untuk tidak “mengajarkan ajaran lain” (1 Timotius 1:3) dan diinstruksikan untuk “t</span></span></span><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">urutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya” (1 Tim. 6:14). Perintah yang harus dituruti oleh Timotius tanpa cacat adalah yang Paulus telah berikan dalam surat tersebut, yang bertemakan kebenaran-kebenaran jemaat (1 Tim. 3:15). Paulus telah memerintahkan Timotius hal-hal seperti peran wanita dalam pelayanan (1 Timotius 2), dan hal-hal yang dianggap “tersier” oleh Injili hari ini. Tetapi Timotius diinstruksikan untuk menaati semuanya tanpa cacat, dan untuk melakukan itu kita harus sangat mempersempit persekutuan kita di zaman yang sesat dan penuh kompromi ini. Tidak ada kontradiksi sama sekali jika seseorang memegang teguh posisi Alkitab dalam hal doktrin sekaligus memiliki semangat yang berkobar untuk penginjilan. Kegagalan denominasi Southern Baptist untuk memenangkan orang bagi Kristus,  yang telah sering disayangkan, bukanlah karena perpecahan akibat  doktrin-doktrin “sekunder.” Itu hanyalah alasan. Sebenarnya, kegagalan disebabkan karena keduniawian dan kondisi rohani yang suam-suam kuku yang merajalela di jemaat-jemaat Southern Baptist. Saya besar di gereja-gereja denominasi tersebut, dan situasinya kini sudah jauh lebih buruk dibandingkan dengan saat saya masih muda, padahal waktu itu saja sudah buruk.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2&amp;p=493</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tidak Penting?</title>
		<link>http://graphe-ministry.org/articles/?p=491</link>
		<comments>http://graphe-ministry.org/articles/?p=491#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 04:00:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Steven</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fundamentalisme]]></category>
		<category><![CDATA[doktrin]]></category>
		<category><![CDATA[essensial]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://graphe-ministry.org/articles/?p=491</guid>
		<description><![CDATA[(Berita Mingguan GITS 28 Agustus 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Berikut ini disadur dari komentari almarhum H.A. Ironside tentang Daniel: “Saya telah mendengar ada orang-orang Kristen yang menyebut perintah-perintah tertentu dalam Kitab Suci sebagai sesuatu yang tidak penting (tidak essensial). Tetapi &#8230; <a href="http://graphe-ministry.org/articles/?p=491">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">(Berita Mingguan GITS 28 Agustus 2010, diterjemahkan dari </span></span></span><a href="http://www.wayoflife.org/"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size: small;">www.wayoflife.org</span></span></span></a><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">)</span></span></span><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;"><br />
Berikut ini disadur dari komentari almarhum H.A. Ironside tentang Daniel: “Saya telah mendengar ada orang-orang Kristen yang menyebut perintah-perintah tertentu dalam Kitab Suci sebagai sesuatu yang tidak penting (tidak essensial). Tetapi kita bisa yakin bahwa tidak ada yang tidak penting dalam Alkitab kita. “</span></span></span><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.” Ketika orang mulai berbicara mengenai hal-hal yang tidak penting berkaitan dengan apapun yang telah Allah singkapkan dari pikiranNya, maka baik untuk bertanya, &#8216;Penting atau tidak penting dalam hal apa?&#8217; Jika yang menjadi pertanyaan adalah keselamatan jiwa, maka tidak diragukan bahwa satu hal yang sangat essensial adalah iman dalam AnakNya yang Kudus, yang karyaNya adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan dosa dan mendapatkan damai dengan Allah. Tetapi jika pertanyaannya adalah apa yang penting untuk bisa menikmati persekutuan dengan Allah – penting untuk mendapatkan pujian Tuhan saat takhta pengadilan Kristus – maka baiklah kita ingat bahwa dalam segala hal orang percaya dikuduskan untuk menaati Kristus.”</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2&amp;p=491</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inti dari Separasi (Pemisahan)</title>
		<link>http://graphe-ministry.org/articles/?p=489</link>
		<comments>http://graphe-ministry.org/articles/?p=489#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 03:59:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Steven</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fundamentalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Separasi dari Dunia / Keduniawian]]></category>
		<category><![CDATA[moral]]></category>
		<category><![CDATA[pemisahan]]></category>
		<category><![CDATA[rohani]]></category>
		<category><![CDATA[separasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://graphe-ministry.org/articles/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[(Berita Mingguan GITS 28 Agustus 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) “Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.” Kita melihat di 2 Timotius 2:22 bahwa separasi &#8230; <a href="http://graphe-ministry.org/articles/?p=489">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">(Berita Mingguan GITS 28 Agustus 2010, diterjemahkan dari </span></span></span><a href="http://www.wayoflife.org/"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size: small;">www.wayoflife.org</span></span></span></a><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">)</span></span></span><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;"><br />
“</span></span></span><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.” Kita melihat di 2 Timotius 2:22 bahwa separasi bukanlah isu yang hanya “negatif,” jangan ini dan jangan itu. Separasi adalah masalah perlindungan rohani dan moral. Timotius disuruh untuk menjauhi “nafsu orang muda.” Gambarannya adalah orang yang melarikan diri dari suatu bahaya yang besar. Allah tidak ingin melarang hal-hal yang menyenangkan dari umatNya. Dia adalah pencipta dari segala pemberian yang baik (Yak. 1:17). Ketika Ia menciptakan Adam dan Hawa, Ia menaruh mereka di Taman yang paling indah yang dapat dibayangkan. Ia mendesain-nya bagi mereka untuk menyediakan segala sesuatu yang indah dan menyenangkan. Allah bukanlah pribadi yang kejam yang mau menyiksa orang dengan hukum-hukum yang tidak berarti. Allah adalah Pribadi yang paling pemberi dan pengasih yang eksis. PerintahNya agar kita memisahkan diri dari hal-hal yang jahat dalam dunia didesain untuk melindungi kita dari kehancuran rohani dan moral. Perintah itu didesain untuk meloloskan kita dari genggaman Iblis. Dalam 2 Timotius 2:22 kita juga diingatkan bahwa separasi adalah masalah hati. Timotius disuruh untuk mengejar keadilan (kekudusan) bersama “dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.” Jika hati benar, maka orang percaya itu akan merespons secara positif terhadap perintah Tuhan untuk memisahkan diri dari kejahatan. Sebelum saya diselamatkan, saya membiarkan rambut saya panjang sebagai simbol pemberontakan dan kesombongan. Saya menolak untuk memotong rambut saya itu, demi uang maupun demi cinta, tetapi setelah saya diselamatkan saya memotongnya setelah saya ditantang oleh seorang wanita tua bahwa rambut panjang tidak pantas bagi seorang muda yang mengklaim diri pengikut Kristus. Saya memotongnya karena hati saya benar dengan Allah dan saya mau melakukan kehendakNya bukan kehendak saya sendiri, dan saya tidak mau menjadi batu sandungan bagi orang lain. Kita juga melihat dalam 2 Timotius 2:22 bahwa separasi adalah masalah menggantikan sesuatu dengan hal lain. Timotius bukan hanya diinstruksikan untuk menjauhi hal-hal yang dosa, tetapi juga untuk “mengejar” hal-hal yang saleh. Tidak cukup untuk melepaskan musik yang sensual dan duniawi dan fashion duniawi dan teman-teman yang akan menghalangi pertumbuhan rohani; anak Allah harus menambah teman-teman yang saleh dan musik yang rohani dan literatur yang membangun dan aktivitas yang baik dan menjadi sibuk dalam pelayanan bagi Kristus.</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2&amp;p=489</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Film Avatar Mengkhotbahkan Shamanisme</title>
		<link>http://graphe-ministry.org/articles/?p=484</link>
		<comments>http://graphe-ministry.org/articles/?p=484#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 04:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Steven</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesesatan Umum dan New Age]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[Avatar]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[gaia]]></category>
		<category><![CDATA[james cameron]]></category>
		<category><![CDATA[mother]]></category>
		<category><![CDATA[nature]]></category>
		<category><![CDATA[shamanisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://graphe-ministry.org/articles/?p=484</guid>
		<description><![CDATA[(Berita Mingguan GITS 21 Agustus 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Berikut ini disadur dari “The Avatar Gospel,” TheBereanCall.org: “Shamanisme adalah agama yang menyembah alam dan roh dan adalah agama yang paling tersebar di seluruh dunia&#8230;.Film Avatar adalah platform yang sangat spektakuler &#8230; <a href="http://graphe-ministry.org/articles/?p=484">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">(Berita Mingguan GITS 21 Agustus 2010, diterjemahkan dari </span></span></span><a href="http://www.wayoflife.org/"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size: small;">www.wayoflife.org</span></span></span></a><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">)</span></span></span><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;"><br />
Berikut ini disadur dari “The Avatar Gospel,” TheBereanCall.org: “Shamanisme adalah agama yang menyembah alam dan roh dan adalah agama yang paling tersebar di seluruh dunia&#8230;.Film Avatar adalah  platform yang sangat spektakuler untuk mengkhotbahkan shamanisme. Alur ceritanya tidaklah unik dan juga tidak terlalu kompleks. Sebuah planet bulan jauh bernama Pandora sedang dikolonisasi oleh sebuah perusahaan yang ingin menggali suatu logam yang bernilai tinggi bagi Bumi, yang telah hancur oleh karena eksploitasi sumber-sumber alamnya sendiri. Namun perusahaan tersebut terhalang oleh suatu suku penduduk asli yang berbentuk mirip manusia, yang disebut Na&#8217;vi, yang memiliki desa-desa dan tanah di daerah utama penambangan logam yang sangat berharga tersebut. Usaha-usaha diplomatik untuk meyakinkan para Na&#8217;vi agar pindah ke lokasi lain berakhir dengan kegagalan, terutama karena agama shamanisme-nya para Na&#8217;vi. Mereka menyembah Eywa, seorang dewi yang mirip dengan Gaia dalam mitologi Yunani, atau “Mother Earth.” Eywa sepertinya adalah suatu kekuatan mirip ilahi yang impersonal yang bertanggung jawab untuk mempertahankan keseimbangan semua kehidupan. Segala sesuatu di Pandora terhubung dengan Eywa secara mistis atau biologis. Penekanan biologis memperbesar betapa pentingnya mempertahankan sistem ekologi fisik planet tersebut agar bisa bertahan hidup di masa depan. Untuk memperlihatkan bahwa semua jenis kehidupan saling berhubungan, para Na&#8217;vi berterima kasih atau meminta maaf kepada roh-roh binatang yang mati dibunuh untuk makanan atau dalam aksi mempertahankan diri&#8230;..Sutradara dan penulis film ini, James Cameron, membuat kecenderungan theologisnya (dan ekologis) cukup jelas dalam hampir setiap cuplikan film tersebut. Judul film dan gambaran makhluk Na&#8217;vi ini diambil dari dewa Hindu Krishna, avatar berkulit biru yang adalah inkarnasi dari dewa Vishnu. Hinduisme mengajarkan bahwa sepanjang sejarah avatar-avatar memperlihatkan diri dalam bentuk manusia atau binatang untuk mengembalikan keseimbangan antara kebaikan dengan kejahatan. Penekanan pada pohon-pohon dalam film ini konsisten dengan semua bentuk shamanisme. Hometree yang sangat besar yang menjadi rumah bagi klan Na&#8217;vi dan dihancurkan dalam serangan manusia adalah perwakilan Eywa yang menyediakan bagi Na&#8217;vi melalui alam (mother nature). Pohon Jiwa (Tree of Soul) yang bersinar, yang menyediakan komunikasi langsung dengan Eywa, juga adalah suatu pusat kuasa yang dapat mentransfer jiwa-jiwa ke  tubuh-tubuh lain. Dalam shamanisme tradisional, pohon adalah medium komunikasi universal bagi budaya-budaya seperti itu untuk berhubungan dengan shaman-shaman dan nenek moyang yang telah meninggal, dan para roh itu sendiri&#8230;..Setelah membaca berlusin-lusin komentar oleh orang-orang muda yang terpukau oleh theologi dalam film Avatar, jelas bahwa ini adalah injil palsu yang menemukan tanah subur di seluruh dunia sambil ia memperkenalkan dan menarik berjuta-juta penonton film menuju shamanisme. James Cameron telah mempresentasikan apa yang Alkitab sebut “ajaran setan-setan” yang didukung oleh Iblis, bapa segala kebohongan, dan diajarkan secara langsung oleh setan-setan. Kepercayaan Cameron yang pagan sama sekali bertentangan dengan apa yang Alkitab ajarkan. Lebih lanjut lagi, pandangan-pandangan idealistiknya tentang kemurnian alami suatu suku pribumi seperti Na&#8217;vi hanyalah propaganda&#8230;.”</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2&amp;p=484</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengusaha Musik Pop Mengritik Budaya Pornografi Ringan dalam Pop</title>
		<link>http://graphe-ministry.org/articles/?p=481</link>
		<comments>http://graphe-ministry.org/articles/?p=481#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 04:53:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Steven</dc:creator>
				<category><![CDATA[Separasi dari Dunia / Keduniawian]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[pop]]></category>
		<category><![CDATA[pornografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://graphe-ministry.org/articles/?p=481</guid>
		<description><![CDATA[(Berita Mingguan GITS 21 Agustus 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Berikut ini disadur dari “Pop Moguls Mike Stock,” Christian Today, 11 Agustus 2010: “Dia adalah penulis lagu jenius yang ada di belakang kebanyakan lagu hit dalam karir Kylie Minogue, tetapi Mike &#8230; <a href="http://graphe-ministry.org/articles/?p=481">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --> <!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">(Berita Mingguan GITS 21 Agustus 2010, diterjemahkan dari </span></span></span><a href="http://www.wayoflife.org/"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size: small;">www.wayoflife.org</span></span></span></a><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="font-size: small;">)</span></span></span><span style="color: #3a352a;"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;"><br />
Berikut ini disadur dari “Pop Moguls Mike Stock,” Christian Today, 11 Agustus 2010: “Dia adalah penulis lagu jenius yang ada di belakang kebanyakan lagu hit dalam karir Kylie Minogue, tetapi Mike Stock kini mengatakan bahwa budaya pop hari ini telah bertindak “terlalu jauh.” Sang produser musik tersebut – yang tergabung dengan perusahaan penulis lagu Stock, Aitken dan Waterman – memberitahu Daily Mail bahwa dia merasa tidak dapat duduk dan menonton bintang-bintang pop seperti Britney Spears atau Lady Gaga bersama dengan ibunya atau anak-anaknya. Ia memperingatkan bahwa anak-anak sedang di “seksualisasi”kan oleh budaya pop modern. &#8216;Industri musik telah bergerak terlalu jauh. Ini bukan mengenai saya yang kuno. Ini mengenai mempertahankan nilai-nilai yang penting di dunia modern ini.&#8217;” </span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://graphe-ministry.org/articles/?feed=rss2&amp;p=481</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
