70% Orang Kristen Injili di Amerika Tidak Percaya Yesus Adalah Satu-Satunya Jalan Menuju Allah

Sumber: www.wayoflife.org

Menurut sebuah survei baru dari Probe Ministries, hampir 70% dari “orang Kristen Injili” tidak setuju dengan ajaran Alkitab bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan menuju Allah. Setelah menegaskan dua pernyataan berikut–”Saya telah membuat komitmen pribadi kepada Yesus Kristus” dan “Saya akan pergi ke Surga karena saya telah mengakui dosa-dosa saya dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat saya”– orang-orang yang sama ini mengatakan bahwa mereka tidak akan mencoba menobatkan orang-orang lain ke dalam agamanya. Tiga alasan teratas adalah: “Mereka bisa masuk Surga melalui keyakinan agama yang berbeda”; “Kita tidak seharusnya memaksakan ide kita pada orang lain”; “Alkitab memberitahu kita untuk tidak menghakimi orang lain.” Ini adalah cerminan dari kebodohan besar terhadap isi Alkitab yang ada di sebagian besar gereja di Amerika. Alih-alih studi Alkitab yang serius dan doa yang efektif dan kehidupan Kristen yang suci sebagai seorang musafir, yang ada adalah rock & roll, menjadi serupa dengan budaya pop, penekanan pada harga diri, dan penolakan besar-besaran terhadap separatisme alkitabiah. Bahkan di zaman Yakobus, ada orang-orang Kristen yang berteman dengan dunia, dan dia memberikan resep berikut untuk mendapatkan kebangkitan rohani: “Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat pada kalian; bersihkanlah tangan kalian, hai orang-orang berdosa, dan murnikanlah hati kalian, hai yang bercabang hati. Bersusah hatilah dan merataplah dan menangislah; hendaklah gelak tawa kalian berubah menjadi ratapan, dan sukacita menjadi dukacita. Rendahkanlah diri di hadapan Tuhan dan Ia akan meninggikan kalian.” (Yakobus 4:8-10, ITR). Kebutuhan Amerika yang paling mendesak adalah gembala-gembala dengan kaliber spiritual dan keberanian James.

Posted in Keselamatan, New Evangelical (Injili) | Leave a comment

BJU Akan Ikut Pertandingan Voli Pantai

Sumber: www.wayoflife.org

Universitas Bob Jones telah sejak lama tergelincir dari prinsip-prinsip pendiriannya, dan pemerosotan ini meningkat dengan pengangkatan Steve Pettit pada tahun 2014 sebagai presiden. Pada Oktober 2021, Bob Jones mengumumkan penambahan voli pantai ke jajaran olahraga antar perguruan tinggi. Bruins akan memainkan musim perdana mereka pada musim semi 2022, bersaing dengan sekolah-sekolah seperti Erskine College, Truett-McConnell University, St. Andrews University, dan Spartanburg Methodist College. Mereka ini adalah sekolah-sekolah Kristen yang sangat liberal dan sekuler. Neil Ring, direktur atletik BJU, mengatakan, “Penambahan ini memungkinkan kami untuk menjadi yang terdepan dalam olahraga yang sedang berkembang, sambil tetap selaras dengan misi kami” (BJU Today, 21 Oktober 2021). Jelas “misi” ini bukanlah misi pendirian sekolah tersebut. Pengumuman ini disertai dengan foto lima atlet wanita BJU yang tersenyum mengenakan celana ketat, sehingga sesuai dengan standar “kesopanan” dunia yang korup. Seorang pembaca berkomentar, “Berapa lama sebelum celana ketat itu akan disesuaikan menjadi bikini minim yang sama dengan yang kemungkinan besar akan dikenakan oleh beberapa pesaing mereka?”

Posted in Education / Pendidikan, Fundamentalisme, Sports/Olahraga | Leave a comment

Kid Rock: “Don’t Tell Me How to Live” (Jangan Ajari Saya Bagaimana Saya Harus Hidup)

Sumber: www.wayoflife.org

Lagu baru Kid Rock yang kotor “Don ‘t Tell Me How to Live” adalah kilas balik ke dua hits tahun 1965, yaitu lagu Rolling Stones “Saya bebas melakukan apa yang saya inginkan kapan saja,” dan lagu The Animals “Ini hidup saya dan saya akan melakukan apa saya inginkan.” Ini telah menjadi tema musik rock sejak awal. Rock bukan hanya musik dan hiburan polos; ia adalah suatu revolusi moral. Sebuah iklan untuk majalah Rolling Stone menyatakan, “Rock ‘n’ roll lebih dari sekadar musik– ia adalah pusat energi dari budaya baru dan revolusi pemuda-pemudi.” Memang, ia telah mengubah dunia. Kita hidup dalam masyarakat yang diciptakan oleh rock & roll. Anda dapat melihat efeknya di mana-mana: dalam sikap, dalam fashion, dalam kesenjangan generasi, dalam obsesi seks, dalam mengidolakan bintang pop, dalam kecintaan terhadap fantasi, dalam pemuliaan hiburan. Di atas segalanya, Anda dapat melihat efeknya pada fokus pada diri sendiri dan pada filosofi “jangan menghakimi” yang telah menjadi hukum budaya. Tidak ada apappun yang salah secara absolut; semuanya relatif. Inti dari musik rock adalah kebebasan seksual, yang merupakan pemberontakan yang berani melawan hukum pernikahan yang kudus dari Allah. John Oats dari Hall & Oats berkata, “Rock ‘n’ roll adalah 99% SEX” (Circus, 31 Januari 1976). Gene Simmons dari KISS berkata, “Itulah yang dimaksud dengan rock—seks dengan bom 100 megaton, THE BEAT!” (Entertainment Tonight, ABC, 10 Desember 1987). Tina Turner berkata, “Rock and roll itu menyenangkan . . . IA NAKAL” (Rock Facts, Hall of Fame dan Museum Rock & Roll). Debbie Harry dari Blondie berkata, “Rock ‘n’ roll sepenuhnya adalah tentang seks. Seratus persen SEX” (The Age of Communication, hal. 398). Adam Ant berkata, “Musik pop berkisar pada SEKSUALITAS” (From Rock to Rock, hlm. 93). Alkitab, yang akan tetap ada lama setelah budaya pop global berlalu, mengatakan, “Pernikahan itu terhormat dalam segala hal, dan ranjang pernikahan tak tercemar, tetapi orang-orang cabul dan pezinah akan Allah hakimi.” (Ibrani 13:4, ITR).

Posted in musik | Leave a comment

Bukti Adanya Pencipta Tidak Terbantahkan

Penulis: Dr. David Cloud (www.wayoflife.org)

Ateis mengklaim bahwa tidak ada bukti untuk Tuhan, dan agnostik mengklaim bahwa bukti itu tidak cukup. Alkitab mengungkapkan rahasia hati manusia untuk menunjukkan bahwa para ateis dan agnostik menipu diri mereka sendiri.

“Sebab aku tidak malu akan Injil Kristus, karena Injil adalah kekuatan Allah untuk keselamatan bagi semua orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman, sebagaimana tertulis: Orang benar akan hidup dari iman. Sebab murka Allah disingkapkan dari surga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia yang menekan kebenaran dengan kelaliman. Karena apa yang dapat diketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab hal-hal yang tidak nampak dari Dia, yaitu kekuatanNya yang kekal dan keilahianNya, dapat nampak sejak penciptaan dunia, dimengerti melalui hal-hal yang diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.” (Roma 1:16-20 Indonesian Textus Receptus / ITR).

Pertimbangkan pengajaran dari perikop Kitab Suci yang sangat fondasional ini:

Pertama, Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan (Rom. 1:16-17).

Ini mengajarkan kita bahwa kita harus berfokus pada Injil. Berapologetika saja tidak cukup. Memenangkan argumen saja tidak cukup. Kita harus menjawab setiap pertanyaan tulus yang dimiliki orang, tetapi kita harus selalu kembali kepada Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan. Dengan menjawab pertanyaan dan membantah evolusi dan filosofi palsu lainnya, kita dapat membantu orang datang kepada Kristus. Contohnya adalah teman pertama yang Tuhan berikan kepada saya di dalam Kristus. Richard dibesarkan di rumah agnostik dan dididik di universitas. Entah bagaimana dia menemukan sebuah buku kecil yang membantah evolusi. Ini adalah pertama kalinya dia ditantang tentang ajaran ini. Dia mulai berpikir bahwa evolusi bisa jadi tidak benar dan memutuskan untuk membaca Alkitab sendiri. Sambil dia membaca Alkitab, dia menyadari bahwa ajarannya tampaknya benar. Akhirnya dia bertemu dengan beberapa orang Kristen dan mempercayai Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Dia tidak diselamatkan melalui pengajaran penciptaan atau argumen menentang evolusi, tetapi hal-hal ini mempersiapkan jalan sehingga dia akan mempertimbangkan Injil.

Kedua, ada bukti kuat tentang Tuhan.

Buktinya adalah alam ciptaan (Rom. 1:20). Buktinya juga ada dalam hati nurani manusia sendiri (Rom. 1:19; 2:14-15). Inilah sebabnya mengapa sebagian besar umat Hindu yang kami temui [Editor: ladang misi Dr. Cloud adalah di Nepal] secara naluriah tahu bahwa Tuhan itu suci, meskipun dewa-dewa Hindu sama sekali berbeda dengan standar itu. Ada saksi tentang Tuhan dan saksi tentang apa yang benar dan yang salah di dalam diri manusia.

Bahkan para evolusionis menyebut tubuh manusia sebagai ”ajaib.” Internet dipenuhi dengan ini.

Misalnya, situs web pendidikan biologi BioMedia Associates menggunakan istilah ajaib enam kali dalam menggambarkan berbagai proses dalam tubuh manusia.

“Jantung manusia adalah organ berotot yang merupakan keajaiban bioteknologi. Ia bekerja dengan sempurna, 24/7, sepanjang hidup setiap individu. Lihat bagaimana ia mengalirkan darah, zat yang benar-benar AJAIB, ke seluruh bagian tubuh manusia melalui jaringan arteri dan vena yang luas. … Tubuh manusia perlu mengkonsumsi makanan dan air yang ditemukan di lingkungan, dan melalui rangkaian proses mekanis dan kimia yang hampir AJAIB, tubuh mengubah makanan itu menjadi nutrisi yang menopang semua aktivitasnya. … Tidak ada KEAJAIBAN yang lebih besar di planet ini selain penciptaan suatu kehidupan baru. Dr Mark Reisman membawa Anda melalui setiap tahap KEAJAIBAN ini, dari dasar genetik kehidupan, perkembangan organ seks, pembentukan sel kelamin, pembuahan, munculnya embrio, hingga urutan pertumbuhan janin, dan akhirnya lahirnya kehidupan manusia yang baru. … Sentuhan, rasa, penciuman, pendengaran dan penglihatan – lima indera utama tubuh manusia. Mereka adalah indera yang telah berevolusi secara independen selama jutaan tahun tetapi disatukan oleh sistem saraf pusat kita yang luar biasa menjadi suatu sistem yang paling halus untuk berinteraksi dengan lingkungan dari spesies mana pun di planet ini. … 206 tulang kerangka manusia adalah KEAJAIBAN bioteknologi. Ringan dan sangat kuat, tulang kita memberi kita kemampuan untuk berjalan tegak, membebaskan tangan kita untuk manipulasi objek yang tepat” (“New Series: MIRACLE of the Human Body ” www.ebiomedia.com).

Seri video dari Public Broadcasting Network tentang perkembangan embrio di dalam rahim berjudul “The Miracle of Life.” Namun PBS sangat pro-evolusi dan anti-penciptaan.

Situs web Cotswold Grass Seeds berbicara tentang “keajaiban benih.”

Para evolusionis mengaitkan “keajaiban kehidupan” dengan proses naturalistik yang buta.

Tetapi orang-orang yang tidak dibutakan oleh dongeng evolusi tahu bahwa efek dari “keajaiban desain” menunjuk pada seorang desainer yang mampu menyebabkan keajaiban seperti itu.

Hukum sebab akibat (hukum kausalitas) didasarkan pada pengamatan umum serta eksperimen ilmiah. Hukum ini telah diakui oleh para ilmuwan dan filsuf sepanjang sejarah, dari Plato hingga Hume. Hukum ini mengatakan bahwa setiap efek material harus memiliki penyebab yang cukup. W.T. Stace, profesor filsafat di Princeton, menyebut ini “kanon utama ilmu pengetahuan, dasar dari semuanya” (A Critical History of Greek Philosophy). Dr. Richard Taylor menulis bahwa “hampir tidak dapat disangkal bahwa gagasan sebab-akibat tidak hanya sangat diperlukan dalam urusan biasa dalam kehidupan tetapi juga dalam semua ilmu terapan” (The Encyclopedia of Philosophy, 1967).

Keajaiban desain berarti memang ada seorang Perancang dan Pembangun. Ini adalah hukum sebab akibat. Dikatakan bahwa setiap efek material harus memiliki penyebab yang cukup. Ini telah diakui oleh para ilmuwan dan filsuf sepanjang sejarah, dari Plato hingga Hume. Hukum ini dijelaskan dalam Alkitab sebagai berikut: “setiap rumah dibangun oleh seseorang, tetapi Dia yang membangun segala sesuatu adalah Allah” (Ibr. 3:4).

Ketika kita melihat sebuah rumah, kita tahu bahwa ia memiliki seorang pembangun, dan kita tahu bahwa si pembuatnya mampu merancang dan membangunnya. Kita tahu bahwa pembuatnya pasti cukup bijaksana dan cukup kuat dan harus memiliki alat dan sumber daya yang diperlukan. Demikian juga, ketika kita melihat alam semesta yang mempunyai hukum-hukum yang sempurna seperti gravitasi dan kita melihat hal-hal seperti burung yang terbang dan sel yang hidup dan tubuh manusia dan kecerdasan manusia, kita tahu pasti ada Pembangun yang mempunyai kebijaksanaan dan kekuatan yang cukup untuk membuat semua ini.

Para bapa ilmu pengetahuan modern memahami hal ini.

Isaac Newton, penemu hukum gravitasi: “Sistem matahari, planet, dan komet yang sangat indah ini, hanya mungkin berasal dari pikiran dan kekuasaan Pribadi yang maha cerdas dan berkuasa. … Ateisme sangat tidak masuk akal. Ketika saya melihat tata surya, saya melihat bumi pada jarak yang tepat dari matahari untuk menerima panas dan cahaya dalam jumlah yang tepat. Ini tidak terjadi secara kebetulan” (Principia).

Robert Boyle, bapa ilmu kimia modern: “Keluasan, keindahan, keteraturan, dari benda-benda langit, struktur hewan dan tumbuhan yang luar biasa; dan fenomena alam lainnya secara adil mendorong pengamat yang cerdas dan tidak berprasangka untuk menyimpulkan adanya seorang perancang yang sangat berkuasa, adil, dan baik” (Works, vol. IV, hal. 25).

Ketiga, Allah memberikan cukup bukti untuk membuktikan bahwa Alkitab itu benar, tetapi juga ada cukup banyak hal yang Tuhan tidak buktikan untuk menghukum orang yang sengaja tidak mau percaya.

Tuhan memberi manusia kehendak dan pilihan. Kita melihat ini dalam diri Adam dan Hawa, dan kita melihatnya sepanjang sejarah manusia. Bandingkan Matius 13:10-16. Yesus berbicara dalam perumpamaan untuk menyembunyikan kebenaran dari mereka yang tidak mau percaya, mereka yang sudah menolak terang.

Profesor hukum Harvard Simon Greenleaf: “Kekristenan tidak mengklaim akan meyakinkan orang yang sesat dan keras kepala, untuk membawa bukti yang tak terbantahkan kepada yang sok dan tidak senonoh, untuk mengalahkan pencemooh yang sombong, dan memberikan bukti yang tidak mungkin bisa dihindari oleh orang yang ceroboh dan sesat. Ini mungkin akan menghancurkan tanggung jawab manusia. Yang diklaim oleh kekristenan, adalah mengajukan bukti-bukti yang dapat memuaskan orang yang lemah lembut, penurut, jujur, dan penanya yang serius” (The Testimony of the Evangelists Examined by the Rules of Evidence).

Pertimbangkan orang kaya dan Lazarus (Lukas 16:27-31). Tidak ada bukti yang dapat meyakinkan orang yang sengaja skeptis.

Keempat, manusia menekan kebenaran karena mereka mencintai dosa (Rom. 1:18).

Ini mengajarkan bahwa medan pertempuran utama adalah hati dan kehendak, bukan pikiran. Lee Strobel menceritakan tentang seorang pria yang mendengar tentang bukti kebangkitan Kristus dan kemudian berkata, “Saya percaya bahwa buktinya jelas bahwa Kristus bangkit dari kematian, tetapi saya tidak percaya kepada-Nya karena saya tidak menginginkan tuan yang baru.”

Kelima, kebutaan rohani adalah alasan mengapa manusia tidak dapat melihat bukti keberadaan Allah (2 Kor. 4:4; Ef. 2:1-2).

Ibarat orang buta yang tidak bisa melihat keindahan ciptaan. Keindahan ada di sana, tetapi dia tidak bisa melihatnya. Satu-satunya harapan adalah Injil Yesus Kristus. Ketika orang berdosa menerima Injil, dia dilahirkan kembali dan dia memiliki hikmat rohani (1 Kor. 2:14-16; 2 Kor. 3:15-17).

Sahabat yang beriman, jangan terintimidasi oleh orang buta! Anda bisa melihat, jangan berkecil hati dengan mereka yang tidak bisa. Mereka melihat bukti yang sama dan berkata, “Saya tidak percaya.” Tapi itu tidak masalah bagi saya! Saya mempercayainya, dan saya dapat membuat pilihan saya sendiri dalam hidup. Saya tidak harus mengikuti orang banyak.

Keenam, pencerahan spiritual datang melalui keselamatan.

“Sebab aku tidak malu akan Injil Kristus, karena Injil adalah kekuatan Allah untuk keselamatan bagi semua orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.” (Roma 1:16 ITR).

“Sebab Allah, yang telah berfirman agar terang bersinar dari kegelapan, Dia telah bersinar dalam hati kita, untuk memberikan terang pengetahuan kemuliaan Allah yang ada pada wajah Yesus Kristus.” (2 Korintus 4:6 ITR).

“Tetapi kalian adalah suku yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan, supaya kalian mewartakan perbuatan-perbuatan indah dari Dia yang telah memanggil kalian keluar dari kegelapan ke dalam terangNya yang ajaib.” (1 Petrus 2:9 ITR).

Hanya dengan keselamatan kita dibawa keluar dari kegelapan menuju terang (1 Pet. 2:9). Hanya dengan keselamatan tabir disingkirkan dari hati (2 Kor. 3:15-16). Hanya melalui keselamatan kita menerima Roh Allah sebagai Guru kita (1 Yohanes 2:20, 27). Banyak anak muda yang tumbuh dalam keluarga Kristen mengaku percaya kepada Kristus dan belajar bagaimana bertindak seperti orang Kristen, tetapi mereka tidak dilahirkan kembali. Mereka belum memiliki pengalaman pertobatan yang mengubah hidup. Mereka tidak mengenal Kristus secara pribadi sebagai Tuhan dan Juruselamat. Ketika mereka pergi ke pekerjaan sekuler atau ke perguruan tinggi sekuler dan mendengar kebohongan iblis, mereka tidak memiliki kebijaksanaan dan kekuatan rohani untuk melawannya, dan iman mereka digulingkan. Ini karena mereka memiliki iman intelektual tetapi tidak memiliki iman yang menyelamatkan. Mereka tidak terjangkar di dalam Kristus. Mereka seperti orang banyak yang “percaya kepada Yesus” dalam Yohanes 2:23-24 dan kemudian berbalik dari-Nya dalam Yohanes 6:66. Sebaliknya, kita memiliki contoh Petrus yang menolak untuk berpaling dari Kristus karena ia memiliki iman yang menyelamatkan (Yohanes 6:67-69). Orang-orang dalam Yohanes 2:23-24 “percaya” pada mujizat Kristus, tetapi mereka tidak menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi mereka.

Ini mengajarkan kita bahwa tujuan kita bukanlah untuk memenangkan argumen tentang evolusi. Tujuan kita adalah untuk memimpin orang kepada Yesus Kristus. Itulah pekerjaan yang Tuhan berikan kepada kita. Dia telah membuat kita menjadi duta bagi Kristus (2 Kor. 2:20). Hanya ketika orang dilahirkan kembali, barulah mereka akan memahami hal-hal rohani dan supranatural.

Posted in Apologetika, Atheisme/Agnostikisme, Science and Bible | Leave a comment

Bahasa Skinny Jeans (Jeans Ketat)

oleh: Dr. David Cloud (www.wayoflife.org)

Pakaian adalah salah satu bentuk bahasa. Ia adalah suatu “pesan sosial”, sebuah “pernyataan” mode.

Wikipedia mendefinisikan fashion sebagai “cara berekspresi yang sedang tenar.” Laporan tersebut mengakui bahwa “setiap jenis pakaian membawa makna budaya dan sosial” dan mengamati bahwa “manusia harus mengetahui kodenya untuk mengenali pesan yang dikirimkan.”

Perancang busana Amerika, Rachel Zoe, berkata, “Style adalah cara untuk mengatakan siapa Anda tanpa harus berbicara” (goodreads.com).

Penulis feminis Virginia Woolf berkata, “Pakaian mengubah pandangan kita tentang dunia, dan pandangan dunia tentang kita” (Orlando, bab 4).

Desainer Prancis Jean Cocteau berkata, “Style adalah cara sederhana untuk mengatakan hal-hal rumit” (goodreads.com).

Perancang busana Italia, Miuccia Prada, berkata, “Fashion adalah bahasa instan” (“Wawancara: ‘Fashion Is How You Present Yourself,’” Wall Street Journal, 18 Januari 2007).

Pengetahuan tentang hal ini adalah mesin yang menggerakkan industri fashion, dan anak-anak Tuhan juga perlu memahaminya.

Saya perlu bertanya pada diri sendiri, pesan apa yang sedang disampaikan oleh pakaian saya? Apakah itu sesuai dengan prinsip moral Firman Tuhan? Apakah itu memuliakan Tuhan?

SKINNY JEANS SEBAGAI BAHASA

Ada banyak nama dan model celana slim. Mereka disebut skinny, super skinny, skinnies, drainpipe, dan celana cigarette.

Pesan apa yang mereka sampaikan? Untuk ini kita hanya perlu membiarkan dunia berbicara.

Skinny jeans menyampaikan pemberontakan

Skinny jeans diciptakan oleh rock & rollers pada 1950-an dan selalu dikaitkan dengan pemberontakan.

Continue reading

Posted in Fashion, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Penemu MRI Mengatakan Evolusi Adalah Fiksi Ilmiah

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut kutipan wawancara dengan dr. Raymond Damadian yang dilakukan pada Januari 2012 oleh Shem Dharampaul dari Alberta, Kanada. dr. Dharampaul adalah Anggota dari College of Physicians di Kanada dan terlatih dalam kedokteran nuklir.

dr. Damadian, seorang ahli biofisika, adalah penerima Penghargaan Prestasi Lemelson-MIT sebagai “orang yang menemukan alat pemindai MRI.” Pada tahun 1988 ia dianugerahi National Medal of Technology, penghargaan tertinggi Amerika untuk ilmu terapan, dan setahun kemudian, ia dilantik ke dalam Inventors Hall of Fame, suatu kehormatan yang juga dimiliki oleh nama-nama besar seperti Thomas Edison, Samuel Morse, dan Wright Brothers. Alat MRI pertama yang dr. Damadian dan rekan-rekannya bangun pada tahun 1977, yang dijuluki “The Indomitable,” berada di Smithsonian Institution di Washington, D.C.

PERTANYAAN: Mengapa Anda percaya bahwa Alkitab itu benar?

DAMADIAN: Jika Anda memakai waktu untuk memeriksa bukti-bukti yang mendukung Alkitab dan teori-teori alternatif yang bertentangan, dari persepsi saya, bukti-bukti tersebut sangat mendukung catatan Alkitab dan menihilkan pemikiran alternatif seperti evolusi. Bukti untuk evolusi tidak ada. Menurut saya, evolusi adalah fiksi ilmiah.

PERTANYAAN: Apakah catatan Alkitab tentang penciptaan bertentangan dengan fakta sains yang diketahui?

DAMADIAN: Tidak. Sama sekali tidak. Menurut pendapat saya, evolusi bertentangan dengan fakta sains.

PERTANYAAN: Menurut Anda, dalam hal-hal apa evolusi bertentangan dengan fakta-fakta sains yang diketahui?

DAMADIAN: Sebagai contoh, evolusi berkontradiksi dengan hukum pertama termodinamika. Evolusi juga bertentangan dengan hukum kedua termodinamika. Dan evolusi bertentangan dengan hukum fisika yang utama dan mendasar, yaitu hukum sebab dan akibat. Efek tidak pernah bisa lebih besar dari penyebab (kausa), tetapi evolusi harus dimulai dengan jamur lendir dan berakhir dengan manusia. Jadi itu adalah kontradiksi langsung terhadap hukum sebab dan akibat. Hukum kedua termodinamika mengatakan bahwa segala sesuatu sedang berjalan menurun. Semua proses alam merosot ke titik di mana hasil akhir akan menjadi keseimbangan di mana tidak ada tindakan apa pun yang terjadi karena sudah mencapai keseimbangan universal. Evolusi mengatakan sebaliknya. Evolusi mengatakan bahwa melalui proses kebetulan saja, hal-hal tidak berjalan menurun, melainkan semakin disempurnakan secara progresif. Itu adalah kontradiksi langsung dari hukum kedua termodinamika. Evolusi menghindari pertanyaan dari mana materi berasal. Satu-satunya cara bisa ada permulaan adalah dengan membuat sesuatu dari ketiadaan. Anda harus mulai dengan kehampaan dan berakhir dengan materi. Ketika anda membuat dari tidak ada apa-apa menjadi ada, anda melanggar setiap hukum fisika yang kita ketahui. Hukum pertama termodinamika, hukum kedua termodinamika, dan hukum sebab akibat.

PERTANYAAN: Mengapa anda tidak menerima evolusi, mengingat evolusi dipegang secara luas di kalangan ilmuwan saat ini?

DAMADIAN: Jawabannya saya adalah karena tidak ada bukti untuk itu. Bukti ilmiah yang diketahui bertentangan dengan itu.

PERTANYAAN: Apakah Anda tahu ada ilmuwan lain yang menolak evolusi?

DAMADIAN: Oh, banyak. Bahkan, kesan umum saya adalah bahwa di antara para ilmuwan di Amerika, penolakan terhadap evolusi berkembang sangat pesat. Saat ini ada sejumlah besar materi yang telah ditulis oleh para ilmuwan untuk menentang evolusi. Ada banyak buku teks yang ditulis oleh para ilmuwan yang menantang evolusi karena kurangnya bukti ilmiah. Salah satu kutipan favorit saya dalam konteks ini adalah dari Sir Fred Hoyle, astronom Inggris, yang mengatakan bahwa jika Anda dapat percaya bahwa tubuh manusia berasal dari bentuk kehidupan antik seperti jamur lendir seluruhnya secara kebetulan, anda seharusnya memiliki tidak ada masalah untuk percaya bahwa badai yang bertiup melalui tempat barang rongsokan akan menghasilkan jet penumpang 747.

PERTANYAAN: Pesan apa yang ingin Anda sampaikan kepada orang-orang muda yang tumbuh di gereja hari ini?

DAMADIAN: Saya ingin mereka memahami bahwa tidak ada bukti ilmiah untuk evolusi, bahwa evolusi adalah fiksi ilmiah, dan bahwa sains yang sebenarnya adalah apa yang digambarkan oleh Kitab Kejadian. Kitab Kejadian adalah satu-satunya penjelasan tentang asal-usul yang konsisten dengan semua bukti ilmiah yang kita miliki.

PERTANYAAN: Apa yang anda anggap sebagai hal terpenting dalam hidup anda?

DAMADIAN: Keyakinan dan pemahaman bahwa Yesus adalah persis seperti yang Dia katakan, bahwa Yesus adalah Putra Allah, dan bahwa Dia mati dan disalibkan, dan bahwa Dia memang telah dibangkitkan. Dan dengan pemahaman itu tidak ada lagi yang bisa dikatakan, karena Yesus mengatakan diri-Nya sebagai Putra Allah. Dia ada di sana pada mulanya dan ada di sana pada asal-usul Penciptaan.

PERTANYAAN: Apa yang anda anggap sebagai buku terpenting dalam hidup Anda?

DAMADIAN: Buku yang paling penting bahkan tidak bisa diperdebatkan; itu adalah Alkitab. Sumber hikmat dan pengertian dari semua yang kita alami dan semua yang kita ketahui berasal dari Alkitab. Dan semakin anda mempelajarinya dan semakin banyak anda membacanya, semakin anda memajukan kebijaksanaan dan pemahaman anda yang mendasar bagi segala sesuatu yang anda lakukan, dan masa depan anda.

PERTANYAAN: Bagaimana anda bisa yakin masuk surga?

DAMADIAN: Dalam Yohanes 3:3, Yesus menegaskan hal ini. Yesus berkata bahwa kecuali seseorang dilahirkan kembali, dia tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga. Dan Yohanes 3:16, sebegitu besar Allah mengasihi dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan PutraNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Kematian David Yonggi Cho

Oleh: Dr. David Cloud (www.wayoflife.org)

David Yonggi Cho, gembala sidang emeritus dari Yoido Full Gospel Church di Seoul, meninggal pada tanggal 14 September pada usia 85. Cho, yang berafiliasi dengan Sidang Jemaat Allah, memiliki pengaruh yang luas sebagai gembala dari gereja yang sebelumnya disebut sebagai yang terbesar di dunia. Dia mengklaim bahwa dia menerima panggilan untuk berkhotbah langsung dari Yesus, yang konon menampakkan diri kepadanya berpakaian seperti seorang pemadam kebakaran (“Paul Yonggi Cho,” Dictionary of Pentecostal and Charismatic Movements). Dia mengkhotbahkan kemakmuran sebagai bagian dari “injil lima rangkap”— injil kelahiran kembali, injil kepenuhan Roh Kudus, injil kesembuhan ilahi, injil berkat, dan injil kedatangan. Cho menciptakan “Hukum Inkubasi” yang sesat. Dalam bukunya The Fourth Dimension dia menggambarkan langkah-langkah dari “hukum” ini – pertama, buat tujuan yang jelas; kedua, ciptakan gambaran mental yang persis mengenai tujuan tersebut; ketiga, menginkubasinya menjadi kenyataan dengan merenungkannya; terakhir, ucapkan itu menjadi ada. Cho mengakui bahwa dia mendapatkan sebagian pengajarannya dari sekte-sekte Buddhis. Pada tahun 2011, Cho dituduh oleh 29 penatua gereja menggelapkan US$20 juta. Pada Februari 2014, Cho dijatuhi hukuman tiga tahun penjara (ditangguhkan karena usianya) karena pelanggaran kepercayaan dan korupsi dan diperintahkan untuk membayar denda sebesar US$4,7 juta (The Gospel Herald, 21 Februari 2014). Dr. Peter Masters, gembala senior dari Metropolitan Tabernacle di London, Inggris, memperingatkan: “Apa yang telah membangun gereja terbesar di dunia? Jawabannya adalah, campuran penuh berhala antara pengajaran alkitabiah dengan teknik-teknik pikiran kafir. Tuhan kehilangan kedaulatan-Nya dalam urusan orang percaya, dan otoritas Kitab Suci digantikan oleh otoritas pesan langsung dari Tuhan dan produk imajinasi. Ini adalah jenis gereja yang telah menggerakkan gerombolan guru-guru Kristen yang mudah dipengaruhi di seluruh dunia untuk ikut-ikutan dalam nubuat penyembuhan. Kita perlu sangat berhati-hati di hari-hari ini” (The Healing Epidemic, “Occult Healing Builds World’s Largest Church,” edisi pertama, 1988).

Berikut adalah laporan kunjungan Dr. David Cloud ke gereja Cho Yonggi

Pada hari Minggu pagi, 19 Oktober 2003, saya menghadiri dua kebaktian di Yoido Full Gospel Church di Seoul, Korea. Ini adalah gereja terbesar di dunia, mengklaim lebih dari 850.000 anggota, dan digembalakan oleh David Yonggi Cho. (Pada awal 1990-an, Cho mengubah namanya dari Paul menjadi David. Dia mengklaim bahwa Tuhan memerintahkannya untuk melakukan ini.)

Continue reading

Posted in Gereja, Kharismatik/Pantekosta | Leave a comment

Apakah Covid-19 Sedang Berevolusi?

Tidak, tetapi ia sedang berubah dengan cepat

oleh Robert Carter (Sumber: creation.com/is-covid-19-evolving)

Banyak orang bertanya kepada kami apakah mutasi-mutasi yang kita saksikan pada virus SARS-CoV-2 adalah bukti bahwa virus ini sedang berevolusi. Ini adalah pertanyaan yang fair, dan menjawabnya akan memungkinkan kami untuk menjelaskan perbedaan antara mutasi dan evolusi, sambil menjelaskan keseluruhan pandemi Covid-19 dalam konteks penciptaan. Kita sudah menjelaskan hal-hal yang serupa sebelumnya, tetapi penyakit yang baru ini membuat orang-orang baru menanyakan pertanyaan yang sama. Jadi, evolusi tidaklah benar untuk flu babi, tidaklah benar untuk kupu-kupu gelap, tidaklah benar untuk burung finch yang ditemukan Darwin, dan tidaklah benar untuk SARS-CoV-2. Jadi mengapakah para evolusionis masih saja berkoar menggunakan pandangan yang sudah kuno dan ketinggalan ini?

Berapa banyak perubahan yang bisa kita harapkan akan terjadi?

Untuk hal-hal seperti virus, yang mempunyai jumlah populasi sangat tinggi dan laju mutasi sangat tinggi, jika suatu perubahan spesifik mungkin terjadi, maka harus diperkirakan akan terjadi.

Dalam buku Michael Behe, The Edge of Evolution, dia menjelaskan berapa banyak ‘evolusi’ yang bisa kita harapkan akan kita temu dalam spesies manapun. Jika diberikan data ukuran genome yang spesifik, laju mutasi yang diketahui, dan jumlah populasi tertentu, maka kita bisa memperkirakan probabilitas terjadinya mutasi apapun selama kurun waktu tertentu. Satu contoh yang dia pakai adalah parasit malaria Plasmodium falciparum, dan berapa lama waktu diperlukan parasit ini mengembangkan resistensi terhadap obat anti-malaria. Banyak obat tidak bertahan lama sebelum menjadi tidak berguna lagi. Dalam setiap kasusnya, hanya satu mutasi yang dibutuhkan untuk mengalahkan obat tersebut. Tetapi dalam kasus Klorokuin, minimal dua mutasi dibutuhkan. Dapat diperkirakan bahwa hanya satu dalam 1020 (100 quintillion) P. Falciparum akan mempunyai mutasi yang dibutuhkan, dan akan ada sekitar 1021 dari parasit ini dalam 1 milyar orang yang terinfeksi. Jadi resistensi terhadap klorokuin telah muncul, tetapi jarang. Ini memang sudah dalam perkiraan kita. Perhitungan matematikanya memberitahu kita bahwa perubahan yang satu ini memang mungkin terjadi.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cina Lebih Memahami Video Game Dari Banyak Orang Tua Kristen

(Berita Mingguan GITS 4 September 2021, sumber: www.wayoflife.org)

Negara Cina adalah negara totalitarian dan saat ini sangat memusuhi Allah, tetapi para komunis ini sepertinya lebih memahami bahaya video game dari banyak orang tua Kristen. Berikut ini disadur dari “China limiting kids’ online gaming,” The Washington Times 30 Agus. 2021: “Cina sekarang melarang anak-anak bermain game-game online dari hari Senin hingga Kamis dan hanya memperbolehkan mereka bermain tiga jam selama satu minggu karena kekhawatiran akan kecanduan, demikian menurut National Press and Publication Administration di Cina. Pembatasan baru tentang anak-anak yang bermain video game ini akan mulai berlaku hari Rabu dan akan memaksa perusahaan-perusahaan untuk membatasi akses anak-anak menjadi satu jam setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari-hari libur tertentu lainnya. Perusahaan-perusahaan ini akan diharuskan untuk menerapkan suatu sistem pendaftaran berdasarkan nama yang sebenarnya, yang menghubungkan satu akun ke seorang pengguna individu yang dapat dicek oleh para regulator Cina. Pemberitahuan dari National Press and Publication Administration Cina ini pada hari Senin mengatakan bahwa ‘masalah penggunaan berlebihan atau kecanduan game-game online oleh anak-anak di bawah umur’ telah melejit, menurut seubah laporan yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Apple.”

Posted in Gaming, Keluarga, Pemuda/Remaja | Leave a comment

Orang-Orang Muslim di Uganda Membakar Gembala Sidang hingga Mati

(Berita Mingguan GITS 4 September 2021, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Islamic Extremists Burn Pastor,” Morning Star News, 6 Juli 2021: “Para ekstrimis Islam di Uganda timur membakar rumah seorang gembala sidang pada hari Rabu (30 Juni), dan membakar dia sampai mati, demikian kata sumber-sumber. Tubuh dari Gembala Isima Kimbugwe terbakar hingga tidak dikenali setelah para penyerang menaruh api ke rumahnya di desa Buseta, Distrik Kibuku, sekitar pukul 10:30 p.m., kata orang-orang Kristen lokal. …Setelah meninggalkan Islam dan menjadi seorang Kristen pada tahun 2017, Gembala Kimbugwe melarikan diri dari desa setelah orang-orang Muslim yang marah padanya karena ia memimpin lima orang Muslim kepada iman dalam Kristus, mengancam untuk membunuh dia, kata sumber. Dia bekerja untuk sebuah organisasi Kristen di Kampala sampai pandemi Covid-19 berakibat hilangnya dukungan sponsor yang menyebabkan organisasi itu ditutup, sehingga ia pulang lagi ke desanya. ‘Segera setelah tiba di rumahnya, orang-orang sekitar mengirim seorang anak lelaki berusia 14 tahun, yang adalah murid sebuah sekolah Islam di Kibuku,’ kata sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. ‘Dia menyapa gembala itu dengan Asalamu-alaikum. Gembala itu tidak menjawab seperti biasanya, tetapi mengatakan bahwa Yesus mengasihimu. Anak itu meludah ke tanah dan mengucapkan Allahu Akbar dan berlari.’ …. Saudaranya berkata, ‘Pada pukul 10:30 kami melihat kobaran api dan asap dari rumahnya. Ketika tiba di lokasi, rumah itu sudah sepenuhnya terbakar, dan di dekatnya ada jirigen minyak, dan nota catatan. Nota itu berbunyi, Permusuhanmu dengan Islam adalah sesuatu yang engkau tuai, sebuah idiom yang berarti bahwa ia telah memberikan mereka alasan yang sah untuk membakar dia dan rumahnya dalam pemahaman mereka.”

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment