{"id":1231,"date":"2012-04-28T09:39:04","date_gmt":"2012-04-28T02:39:04","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=1231"},"modified":"2012-04-28T09:39:04","modified_gmt":"2012-04-28T02:39:04","slug":"gembala-sidang-memperingatkan-bahwa-pertobatan-palsu-adalah-bunuh-diri-bagi-gereja-gereja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2012\/04\/gembala-sidang-memperingatkan-bahwa-pertobatan-palsu-adalah-bunuh-diri-bagi-gereja-gereja\/","title":{"rendered":"Gembala Sidang Memperingatkan Bahwa Pertobatan Palsu Adalah Bunuh Diri bagi Gereja-Gereja"},"content":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 28 April 2012, sumber: <a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a>)<\/p>\n<p>Berbicara di Konferensi Together for the Gospel 2012, Mark Dever memperingatkan gereja-gereja yang tidak berhati-hati menerima para \u201cpetobat,\u201d bahwa mereka sedang melakukan bunuh diri. Konferensi tersebut dipimpin oleh orang-orang Injili konservatif, seperti Dever, Al Mohler, dan John Piper, yang peduli dengan isu-isu seperti \u201ckepemimpinan laki-laki\u201d dan \u201cpentingnya disiplin gereja.\u201d Dever, gembala sidang senior di Gereja Baptis Capitol Hill, mengatakan bahwa \u201cribuan, jika bukan jutaan, anggota gereja yang duduk di bangku-bangku gereja Amerika, bukanlah orang-orang Kristen yang sungguh sudah lahir baru\u201d (\u201cFalse Conversions,\u201d Associated Baptist Press, 11 April 2012). \u201cMasalah yang saya maksudkan bukanlah segelintir orang yang terkadang berbuat sesuatu yang munafik dalam dosa mereka,\u201d kata Dever. \u201cSaya sedang membicarakan sistem yang menghasilkan pengakuan-pengakuan palsu sehingga bukan hanya satu orang&#8230;tetapi seluruh jemaat sudah menjadi seperti Israel kuno, yang dicirikan bukan oleh kekudusan tetapi oleh keduniawian.\u201d Ini adalah gambaran yang sempurna dari gereja Southern Baptist di mana saya tumbuh besar tahun 1950an dan 60an, tetapi juga menjadi peringatan bagi gereja Baptis Independen manapun hari ini. Alasan gereja-gereja menjadi penuh orang \u201cKristen KTP\u201d termasuk dipakainya program penginjilan yang asal cepat (quick-prayerism), tidak adanya sikap hati-hati dalam menerima anggota gereja, gagal memberitakan seluruh maksud Allah, tidak adanya seruan yang tajam untuk menjadi murid yang baik, dan ditelantarkannya disiplin gereja. Apa yang Dever, bersama dengan teman-teman \u201cInjili\u201dnya tidak katakan dalam konferensi-konferensi seperti ini, adalah bahwa musik rock \u201cKristen\u201d mereka sendiri, yang sensual dan mistik, dan juga penolakan mereka akan separasi dan definisi palsu mereka tentang \u201clegalisme\u201d dan amillennialisme mereka, juga merupakan bunuh diri bagi kehidupan rohani sebuah gereja, sama seperti sikap tidak hati-hati mengenai pertobatan. Pendekatan alegoris mereka terhadap penafsiran nubuat bukanlah hal kecil, melainkan merusak filosofi Alkitabiah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 28 April 2012, sumber: www.wayoflife.org) Berbicara di Konferensi Together for the Gospel 2012, Mark Dever memperingatkan gereja-gereja yang tidak berhati-hati menerima para \u201cpetobat,\u201d bahwa mereka sedang melakukan bunuh diri. Konferensi tersebut dipimpin oleh orang-orang Injili konservatif, seperti &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2012\/04\/gembala-sidang-memperingatkan-bahwa-pertobatan-palsu-adalah-bunuh-diri-bagi-gereja-gereja\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-1231","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-gereja"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1231"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1231\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1232,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1231\/revisions\/1232"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}