{"id":1233,"date":"2012-04-28T09:40:17","date_gmt":"2012-04-28T02:40:17","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=1233"},"modified":"2012-04-28T09:40:17","modified_gmt":"2012-04-28T02:40:17","slug":"vatikan-berusaha-mengendalikan-suster-suster-yang-membangkang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2012\/04\/vatikan-berusaha-mengendalikan-suster-suster-yang-membangkang\/","title":{"rendered":"Vatikan Berusaha Mengendalikan Suster-Suster Yang Membangkang"},"content":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 28 April 2012, sumber: <a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a>)<\/p>\n<p>Vatikan saat ini sedang mencoba mengendalikan sekelompok besar suster-suster (Katolik, atau biarawati) di AS yang \u201cberoperasi di luar doktrin-doktrin Gereja Roma Katolik.\u201d Dengan selesainya penyelidikan setahun penuh atas kelompok Leadership Conference of Women Religions (LCWR), Vatikan mengumumkan bahwa mereka menemukan \u201cmasalah doktrinal yang serius\u201d dan \u201cfeminisme radikal\u201d dan mereka akan melakukan reformasi besar (\u201cVatican blasts American nuns,\u201d CNN Belief Blog, 19 April 2012). LCWR mewakili 80% biarawati di AS, jadi ini masalah besar. Secara khusus, Vatikan menemukan bahwa para biarawati tidak mendukung posisi gereja dalam melawan alat kontrasepsi dan aborsi dan penikahan yang dibatasi kepada satu lelaki dan satu wanita. Saya sendiri meragukan bahwa \u201creformasi\u201d yang direncanakan akan efektif. Biarawati-biarawati feminis tidak akan menyerahkan pandangan mereka karena tekanan dari para lelaki! Simone Campbell, kepala dari Network, yaitu suatu badan lobby Katolik dalam hal keadilan sosial, mengatakan, \u201cSaya pikir para uskup sama sekali tidak tahu apa yang mereka hadapi\u201d (\u201cLeader of &#8216;radical&#8217; US nuns reject Vatican criticism,\u201d BBC News, 21 April 2012). Bahkan Vatikan sekalipun tidak akan sanggup mengendalikan dari \u201catas ke bawah\u201d hari ini, karena kita sedang hidup di zaman \u201csaya nomor satu.\u201d (Bukannya kami simpati kepada Vatikan, yang kesesatan dan sejarahnya yang kelam telah sungguh mempermalukan nama Kristus dan yang tangannya penuh berlumuran darah orang-orang kudus). Gereja esa akhir zaman sedang terbentuk di depan mata kita, dan sifatnya egalitarian dan anti-otoritas. Semuanya adalah tentang \u201csaya\u201d \u2013 cita rasa saya, pendapat saya, musik saya, pakaian saya, theologi saya, perasaan saya \u2013 dan semua ini digambarkan secara persis dalam Alkitab. \u201cKetahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama&#8230;. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng\u201d (2 Tim. 3:1-2; 4:3-4). \u201cPeople power\u201d sedang membentuk gereja esa sedunia untuk sesuai dengan soundtrack musik penyembahan kontemporer, tetapi prinsip \u201cpeople power\u201d ini akan terhenti total ketika Antikristus naik takhta dan menggunakan kuasa Iblis atas semua bangsa-bangsa, sebagaimana digambarkan dalam Wahyu 13. Ia akan bersekutu dengan wanita pelacur, yaitu gereja palsu itu, untuk mendapatkan kekuasaan, tetapi kemudian akan menghancurkannya (Wah. 17:16-17).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 28 April 2012, sumber: www.wayoflife.org) Vatikan saat ini sedang mencoba mengendalikan sekelompok besar suster-suster (Katolik, atau biarawati) di AS yang \u201cberoperasi di luar doktrin-doktrin Gereja Roma Katolik.\u201d Dengan selesainya penyelidikan setahun penuh atas kelompok Leadership Conference of &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2012\/04\/vatikan-berusaha-mengendalikan-suster-suster-yang-membangkang\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,68],"tags":[],"class_list":["post-1233","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-akhir-zaman-nubuatan","category-katolik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1233"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1234,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1233\/revisions\/1234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}