{"id":1333,"date":"2012-08-11T06:51:21","date_gmt":"2012-08-10T23:51:21","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=1333"},"modified":"2012-08-11T06:51:21","modified_gmt":"2012-08-10T23:51:21","slug":"antartika-dulu-penuh-pohon-kelapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2012\/08\/antartika-dulu-penuh-pohon-kelapa\/","title":{"rendered":"Antartika Dulu Penuh Pohon Kelapa"},"content":{"rendered":"<p align=\"JUSTIFY\">(Berita Mingguan GITS 11 Agustus 2012, sumber: <a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a>)<\/p>\n<p align=\"JUSTIFY\">Pengeboran inti dari dasar laut telah membuktikan bahwa Antartika dulunya adalah hutan hujan (<em>rain forest<\/em>), penuh dengan pohon kelapa dan pohon Baobab (\u201cAntarctica Once Covered,\u201d <em>Fox News<\/em>, 2 Agus. 2012). Para ilmuwan mengklaim bahwa inti-inti yang dibor berusia 52 juta tahun. Jelas sekali bahwa, pertama, \u201cpemanasan global\u201d bukanlah fenomena yang ditimbulkan manusia, apakah inti-inti itu 52 juta tahun atau 5200 tahun. Kedua, mengabaikan penanggalan bohongan yang disajikan oleh evolusi, penemuan ini adalah bukti bahwa dunia kita ini persis seperti yang Alkitab katakan, yaitu bahwa suatu ketika dulu seluruh permukaan bumi cocok untuk kehidupan manusia. Itu adalah sebelum Air Bah menghancurkan permukaan fisik bumi dan mendatangkan kekacauan pada iklim. Jika engkau menghilangkan presuposisi evolusionis yang tidak didukung fakta-fakta aktual, ilmu pengetahuan justru mendukung Alkitab.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 11 Agustus 2012, sumber: www.wayoflife.org) Pengeboran inti dari dasar laut telah membuktikan bahwa Antartika dulunya adalah hutan hujan (rain forest), penuh dengan pohon kelapa dan pohon Baobab (\u201cAntarctica Once Covered,\u201d Fox News, 2 Agus. 2012). Para ilmuwan &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2012\/08\/antartika-dulu-penuh-pohon-kelapa\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1333","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-science_n_bible"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1333","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1333"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1333\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1334,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1333\/revisions\/1334"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1333"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1333"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1333"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}