{"id":1530,"date":"2013-02-16T07:12:52","date_gmt":"2013-02-16T00:12:52","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=1530"},"modified":"2013-02-16T07:12:52","modified_gmt":"2013-02-16T00:12:52","slug":"alligator-amerika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2013\/02\/alligator-amerika\/","title":{"rendered":"Alligator Amerika"},"content":{"rendered":"<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #262626;\"><span style=\"font-family: Georgia, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">(Berita Mingguan GITS <\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">16<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">Februari<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">201<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">3<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">, sumber: <\/span><\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">www.wayoflife.org<\/span><\/a><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">)<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #222322;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Alligator Amerika adalah reptil air tawar yang besar, semi-aquatik, yang bersifat karnivor, yang hidup di bagian-bagian Tenggara Amerika Serikat yang hangat, dengan populasi terbesar di Florida dan Louisiana. Nama binatang ini berasal dari bahasa Spanyol, el larato, yang berarti kadal besar, yang adalah sebutan para penjelajah Spanyol bagi makhluk ini. Kira-kita ada dua juta alligator di Louisiana dan Florida saja. Alligator terbesar dalam catatan adalah spesimen di Louisiana, dengan panjang lebih dari 6 meter; dan yang paling berat ada di Florida, lebih dari 450 kg. <\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #222322;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Alligator didesain secara luar biasa untuk tujuan dan habitatnya. Sebagai contoh, binatang ini memiliki katup di bagian belakang tenggorokannya yang menutup saat ia menyelam, sehingga air tidak masuk ke paru-paru. Binatang ini berdarah dingin, dan harus berjemur untuk mempertahankan suhu tubuh yang tepat, tetapi ia berhasil melakukan ini tanpa salah selama berabad-abad. Ekornya sepanjang setengah tubuhnya dan memainkan banyak peran, mendorongnya di dalam air, menjadi senjata, dan menyimpan lemak yang dapat dipakai oleh alligator sebagai nutri sari selama waktu-waktu ia tidak bisa makan. Seekor alligator jantan yang besar dapat menggigit dengan tenaga besar lebih dari 1300 kg. Ini adalah gigitan paling kuat yang pernah diukur, lebih dari kekuatan suatu mobil ukuran sedang jatuh ke atas seseorang.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #222322;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Sebagai kontras, gigitan hyena memiliki kekuatan 450 kg; seekor singa 425 kg; seekor ikan hiu 150 kg; seekor anjing Labrador 56 kg; dan manusia 77 kg. Alligator bisa menutup rahangnya dalam waktu 50 milidetik. Alligator menghabiskan kebanyakan waktu mereka mengapung setengah badan, dengan hanya moncong dan mata mereka yang muncul di atas permukaan, menunggu makanan. Yang betina membangun sarang dari tumbuh-tumbuhan yang besar, yang akan memberikan kehangatan bagi telur-telur saat tumbuh-tumbuhan itu membusuk. Jenis kelamin anak-anak akan ditentukan oleh letak telur di sarang tersebut dan suhu waktu mereka diinkubasi. Jika suhunya 30 derajat Celsius atau lebih rendah, telur akan menghasilkan betina, dan jika 34 derajat Celsius atau lebih tinggi akan menghasilkan jantan. <\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #222322;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Ibu alligator akan mengeluarkan 20 hingga 50 telur dan mempertahankan sarang dari predator selama 60an hari pengeraman. Pada waktu-waktu tersebut, sang ibu bisa menjadi bahaya besar bagi mereka yang mendekat ke sarang, karena alligator bisa berlari 27 km per jam untuk jarak pendek, dan itu lebih cepat dari rata-rata manusia. Dia akan memperingatkan penyusup dengan berdesis, dan membanting-banting ekornya, mengatup-ngatupkan rahangnya. Sekelompok alligator disebut sebuah \u201ccongregation\u201d (jemaat), dan banyak gembala sidang yang dapat bersaksi bahwa sebuah gereja bisa lebih mirip suatu \u201cjemaat\u201d alligator yang berdesis dan mengatup-ngatupkan rahang daripada orang-orang kudus!<\/span><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 16Februari2013, sumber: www.wayoflife.org) Alligator Amerika adalah reptil air tawar yang besar, semi-aquatik, yang bersifat karnivor, yang hidup di bagian-bagian Tenggara Amerika Serikat yang hangat, dengan populasi terbesar di Florida dan Louisiana. Nama binatang ini berasal dari bahasa &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2013\/02\/alligator-amerika\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1530","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-science_n_bible"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1530","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1530"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1530\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1531,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1530\/revisions\/1531"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1530"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1530"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1530"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}