{"id":1648,"date":"2013-06-01T07:03:30","date_gmt":"2013-06-01T00:03:30","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=1648"},"modified":"2013-06-01T07:03:30","modified_gmt":"2013-06-01T00:03:30","slug":"meditasi-tentang-janji-janji-penyertaan-allah-dalam-mazmur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2013\/06\/meditasi-tentang-janji-janji-penyertaan-allah-dalam-mazmur\/","title":{"rendered":"Meditasi tentang Janji-Janji Penyertaan Allah dalam Mazmur"},"content":{"rendered":"<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #333333;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">(Berita Mingguan GITS <\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">1<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">Juni<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">201<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">3<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">, sumber: <\/span><\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\"><span style=\"color: #262626;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">www.wayoflife.org<\/span><\/span><\/a><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">)<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"LEFT\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span style=\"color: #333333;\"> \u201c<\/span>Sesungguhnya inilah Allah, Allah kitalah Dia seterusnya dan untuk selamanya! Dialah yang memimpin kita <i>bahkan hingga kematian<\/i><span style=\"color: #333333;\">\u201d (Maz. 48:15, kata-kata miring ada dalam bahasa asli). Karena kematian adalah realita dalam dunia ini oleh sebab dosa, janji bahwa Allah memimpin kita hingga kematian adalah janji yang amat berharga. Dia bersama dengan kita ketika kita berjalan melalui lembah bayang-bayang maut (Maz. 23:4). Pikiran tentang kematian, biasanya, adalah menakutkan dan membuat resah, dan manusia melakukan segala hal untuk menghindarinya, terutama mereka yang tidak mengenal Kristus. Tetapi bagi orang percaya, proses kematian hanyalah suatu bayang-bayang yang untuk sementara menutupi sang Matahari, dan bayang-bayang adalah hal yang sementara. Sebagai kontras, bagi orang tidak percaya kematian adalah masuk ke dalam \u201ckelamnya kegelapan untuk selamanya.\u201d<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p lang=\"en-US\" align=\"LEFT\"><span style=\"color: #333333;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"> Lebih jauh lagi, bayang-bayang tidaklah berbahaya. Bagi orang percaya kematian tidak berbahaya karena Yesus telah menanggung bahaya itu pada diriNya sendiri di atas kayu salib. Arti dasar dari kematian adalah perpisahan. Kematian pertama adalah kematian fisik, yang adalah perpisahan roh dari tubuh (Yak. 2:26). Tetapi aspek yang paling menakutkan dari kematian adalah kematian kedua, saat jiwa terpisah secara kekal dari Allah Pencipta di dalam lautan api (Wah. 20:14-15; 21:8). <\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"LEFT\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span style=\"color: #333333;\"> Tetapi Anak Allah terpisah dari Bapa menggantikan kita, ketika Ia berseru, \u201cAllahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?\u201d (Maz. 22:2). \u201cTetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh\u201d <\/span><span style=\"color: #333333;\">(Yes. 53:5). Orang-orang yang bersandar padaNya tidak akan mendapat mau pada saat kematian. Bayang-bayang maut yang sementara itu akan berubah menjadi terang kemuliaan kekekalan yang \u201cnikmat senantiasa\u201d bersama Juruselamat (Maz. 16:11).<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p lang=\"en-US\" align=\"LEFT\"><span style=\"color: #333333;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"> Baru-baru ini, seorang lelaki bujang, berusia 22 tahun dengan nama Sharan, meninggal. Dia anggota sebuah gereja yang digembalakan oleh seorang teman. Dia mendadak kolaps saat mengikuti konferensi Alkitab, saat saya (David Cloud) sedang berkhotbah pada bulan April, dan harus dibawa ke rumah sakit. Dalam waktu tiga minggu, murid Kristus yang bersemangat ini meninggal karena leukemia. Dia menderita kesusahan dan kesakitan jasmani yang hebat, tetapi dia terus bersaksi bahwa Allah menolong dia. Dia berkat, \u201cSaya tidak memiliki komplain terhadap Tuhan; Allah telah memberikan saya sukacita.\u201d Memandang ke semua orang-orang tidak percaya di rumah sakit itu yang menderita berbagai penyakit, dia berkata, \u201cSaya satu-satunya di sini yang tidak sakit.\u201d Maksud dia, tentunya, adalah bahwa dalam kasusnya penyakit mematikan itu hanyalah pintu menuju berkat yang kekal.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 1Juni2013, sumber: www.wayoflife.org) \u201cSesungguhnya inilah Allah, Allah kitalah Dia seterusnya dan untuk selamanya! Dialah yang memimpin kita bahkan hingga kematian\u201d (Maz. 48:15, kata-kata miring ada dalam bahasa asli). Karena kematian adalah realita dalam dunia ini oleh sebab &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2013\/06\/meditasi-tentang-janji-janji-penyertaan-allah-dalam-mazmur\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-1648","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1648","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1648"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1648\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1649,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1648\/revisions\/1649"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1648"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1648"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1648"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}