{"id":1676,"date":"2013-06-22T06:07:50","date_gmt":"2013-06-21T23:07:50","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=1676"},"modified":"2013-06-22T06:07:50","modified_gmt":"2013-06-21T23:07:50","slug":"paus-mengatakan-ada-suatu-aliran-korup-di-curia-roma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2013\/06\/paus-mengatakan-ada-suatu-aliran-korup-di-curia-roma\/","title":{"rendered":"Paus Mengatakan Ada Suatu Aliran Korup di Curia Roma"},"content":{"rendered":"<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #333333;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">(Berita Mingguan GITS <\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">22<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">Juni<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">201<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">3<\/span><\/span><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">, sumber: <\/span><\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\"><span style=\"color: #262626;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">www.wayoflife.org<\/span><\/span><\/a><span style=\"color: #333233;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\">)<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #333333;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"> Paus Fransiskus telah mengakui bahwa suatu \u201clobby gay\u201d eksis di Curia, yang adalah struktur kekuasaan di dalam Gereja Roma Katolik. Dalam sebuah pertemuan dengan pemimpin-pemimpin komunitas imam dan suster Katolik dari Amerika Latin, sang paus berkata: \u201cDi dalam Curia, ada orang-orang kudus. Tetapi juga ada suatu aliran korup. &#8216;Lobby gay&#8217; disinggung, dan memang benar, hal itu ada di sana. Kita perlu melihat apa yang bisa kita lakukan\u201d (\u201cPope Francis,\u201d <i>CNN Belief Blog<\/i>, 11 Juni 2013). Sang Paus sedang mengacu kepada laporan-laporan yang muncul dalam berbagai koran Italia pada tahun 2012, yang didasarkan pada bocoran-bocoran kepada wartawan dari orang dalam Vatikan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #333333;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"> <i>La Repubblica <\/i>mengatakan bahwa ada \u201ckeimamatan tingkat tinggi dalam Vatikan yang terlibat dalam masalah homoseksualitas.\u201d Tentu saja, sebenarnya hal ini tidak mengejutkan. Pada tahun 2003, Gereja Roma Katolik di Irlandia setuju untuk membayar $110 juta untuk menghindari tuntutan hukum lebih lanjut dalam masalah skandal seks. Bisa jadi dari sebanyak 3000 korban penganiayaan seks di luar sana. Di Amerika, Gereja Katolik telah membayar lebih dari $1 milyar untuk menyelesaikan tuntutan hukum terhadap imam-imam yang imoral. Organisasi Bishop Accountability mengatakan bahwa lebih dari 4000 imam telah dituduh melakukan pelecehan seks kepada anak-anak (\u201cUS Church to Pay 12.6 Million,\u201d AFP, 11 Agus. 2008). Ini mewakili kurang lebih 10% imam Katolik di Amerika, dan statistik itu hanyalah memasukkan mereka yang dituduh secara resmi. Suatu organisasi Katolik yang konservatif mendokumentasikan urusan yang keji ini pada majalah <i>Ad Majorem Dei Gloriam<\/i> edisi musim gugur\/musim dingin 2002, dan mengobservasi: \u201c&#8230;kebanyakan kasus <i>sexual abuse<\/i> di Gereja Katolik \u2013 sekitar 90% \u2013 melibatkan imam yang homoseksual yang memangsa anak-anak remaja. Media massa besar dan budaya AS pada umumnya mau menyangkali atau menghilangkan faktor homoseksualitas dari skandal-skandal ini.\u201d<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"LEFT\"><a name=\"yui_3_7_2_1_1371820809939_3921\"><\/a> <span style=\"color: #333333;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"> Banyak buku yang telah mendokumentasikan hal ini, termasuk <i>Pedophiles and Priests <\/i>oleh Philip Jenkins (1996), <i>Lead Us Not into Temptation: Catholic Priests and the Sexual Abuse of Childre<\/i><i>n <\/i>oleh Jason Berry (2000), A <i>Gospel of Shame: Children, Sexual Abuse, and the Catholic Church <\/i>oleh Frank Bruni (2002), <i>Religious Life without Integrity: The Sexual Abuse Crisis in the Catholic Church <\/i>oleh Australian Catholic historian Barry Coldrey (2001), <i>Betrayal: The Crisis in the Catholic Church <\/i>oleh staf penyelidik Boston Globe (2002), dan <i>AMChurch Comes Out<\/i> oleh Paul Likoudis, editor dari <i>The Wanderer<\/i>, koran Katolik yang independen yang tertua di AS (2002).<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #333333;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"> Pada tahun 2000, koran <i>Star<\/i> di Kansas City, menerbitkan seri sepanjang buku yang mendokumentasikan bahwa \u201cseminari-seminari Katolik pada tahun 1960n terlibat dalam kegilaan pembebasan seksual di dekade itu; bahwa banyak seminarian dan imam yang menyambut gaya hidup homoseksual aktif di dalam maupun di luar seminari; bahwa banyak seminarian homoseksual ini yang berlanjut kepada penahbisan dan dipersiapkan oleh atasan mereka kepada posisi tinggi.\u201d Satu hasil dari semua ini adalah besarnya jumlah kasus AIDS di sebagian imam Katolik.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 22Juni2013, sumber: www.wayoflife.org) Paus Fransiskus telah mengakui bahwa suatu \u201clobby gay\u201d eksis di Curia, yang adalah struktur kekuasaan di dalam Gereja Roma Katolik. Dalam sebuah pertemuan dengan pemimpin-pemimpin komunitas imam dan suster Katolik dari Amerika Latin, sang &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2013\/06\/paus-mengatakan-ada-suatu-aliran-korup-di-curia-roma\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[68],"tags":[],"class_list":["post-1676","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-katolik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1676"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1677,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1676\/revisions\/1677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}