{"id":1780,"date":"2013-09-21T10:18:14","date_gmt":"2013-09-21T03:18:14","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=1780"},"modified":"2013-09-21T10:18:14","modified_gmt":"2013-09-21T03:18:14","slug":"paus-mengatakan-bahwa-atheis-yang-tulus-akan-masuk-sorga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2013\/09\/paus-mengatakan-bahwa-atheis-yang-tulus-akan-masuk-sorga\/","title":{"rendered":"Paus Mengatakan Bahwa Atheis Yang Tulus Akan Masuk Sorga"},"content":{"rendered":"<p align=\"LEFT\"><span style=\"color: #333333;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span style=\"color: #000000;\">(Berita Mingguan GITS <\/span><span style=\"color: #000000;\">21<\/span><span style=\"color: #000000;\">September <\/span><span style=\"color: #000000;\">201<\/span><span style=\"color: #000000;\">3<\/span><span style=\"color: #000000;\">, sumber: <\/span><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a><\/span><span style=\"color: #000000;\">)<\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"> Dalam sebuah surat terbuka kepada seorang editor koran, Paus Fransiskus mengatakan bahwa orang-orang atheis yang tulus akan diterima oleh Allah. Menulis kepada Eugenio Scalfari, pendiri dari koran <i>La Republicca<\/i>, sang paus mengatakan: \u201cKamu menanyai saya apakah Allah orang Krristen mengampuni mereka yang tidak percaya dan mereka yang tidak mencari iman. Saya akan mulai dengan mengatakan \u2013 dan inilah hal yang mendasarnya \u2013 bahwa kemurahan Allah tidak terbatas jika kamu pergi kepadaNya dengan hati yang tulus dan rendah hati. Isu bagi mereka yang tidak percaya Allah adalah agar mereka menaati hati nurani mereka\u201d (\u201cPope to Atheists: See You Upstairs,&#8221;<i>National Post<\/i>, Kanada, 12 Sept. 2013). Pernyataan ini menjadi berita besar, tetapi sebenarnya semuanya yang dikatakan ini telah dikatakan juga oleh berbagai orang Injili selama puluhan tahun. Bahkan, ini adalah cara lain Roma Katolik dan Injili \u201cbergabung.\u201d Ini adalah aspek lain dari pembangunan \u201cgereja\u201d esa-sedunia akhir zaman. Buku <i>More Than One Way<\/i>, yang diterbitkan 1996 oleh Zondervan, menawarkan \u201cempat pandangan tentang keselamatan di dunia yang pluralistik,\u201d dan tiga pandangan dari antaranya menawarkan harapan bagi mereka yang tidak secara pribadi percaya kepada Yesus Kristus. Dalam bukunya, <i>Love Wins<\/i>, tahun 2011, \u201cInjili\u201d Rob Bell mengajarkan bahwa atheis bisa diselamatkan tanpa lahir kembali. Richard Mouw, Presiden dari Fuller Theological Seminary, memberitahu <i>USA Today<\/i> bahwa \u201cRob Bell punya <i>Love Wins<\/i> adalah buku yang bagus dan saya pada dasarnya setuju dengan theologinya\u201d (&#8220;The Orthodoxy of Rob Bell,&#8221; <i>Christian Post<\/i>, 20 Maret 2011). Selama puluhan tahun Billy Graham terus mengatakan bahwa dimungkinkan bagi seseorang untuk selamat tanpa iman pribadi kepada Yesus Kristus, dan selama itu tidak ada seruan kaget dari pada Injili, termasuk dari denominasi Billy Graham itu sendiri, yaitu Southern Baptist Convention. Dalam sebuah wawancara dengan majalah <i>McCall<\/i>, Januari 1978, yang berjudul \u201cI Can&#8217;t Play God Any More,\u201d Graham mengatakan: \u201cSaya pernah percaya bahwa orang-orang kafir di negara-negara jauh itu terhilang \u2013 sedang menuju neraka \u2013 jika Inijl Yesus Kristus tidak diberitakan kepada mereka. Saya tidak percaya itu lagi. &#8230;Saya percaya bahwa ada cara-cara lain untuk menyadari eksistensi Allah \u2013 melalui alam, misalnya \u2013 jadi banyak kesempatan lain, untuk mengatakan &#8216;ya&#8217; kepada Allah.\u201d Graham mengulangi sentimen ini dalam berbagai wawancara di tahun 1985, 1993, dan 1997.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 21September 2013, sumber: www.wayoflife.org) Dalam sebuah surat terbuka kepada seorang editor koran, Paus Fransiskus mengatakan bahwa orang-orang atheis yang tulus akan diterima oleh Allah. Menulis kepada Eugenio Scalfari, pendiri dari koran La Republicca, sang paus mengatakan: \u201cKamu &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2013\/09\/paus-mengatakan-bahwa-atheis-yang-tulus-akan-masuk-sorga\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[68],"tags":[],"class_list":["post-1780","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-katolik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1780","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1780"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1780\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1781,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1780\/revisions\/1781"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1780"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1780"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}