{"id":2024,"date":"2014-06-28T05:04:42","date_gmt":"2014-06-27T22:04:42","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=2024"},"modified":"2014-06-28T05:04:42","modified_gmt":"2014-06-27T22:04:42","slug":"paus-menyebut-maria-bintang-penginjilan-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2014\/06\/paus-menyebut-maria-bintang-penginjilan-baru\/","title":{"rendered":"Paus Menyebut Maria \u201cBintang Penginjilan Baru\u201d"},"content":{"rendered":"<p><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><span lang=\"en-US\">2<\/span><span lang=\"en-US\">8<\/span><span lang=\"en-US\">Juni<\/span><span lang=\"en-US\"> 2014, sumber: <\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.<\/a><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">wayoflife.org<\/a><span lang=\"en-US\">)<\/span><br \/>\nPada tanggal 1 Juni, di dalam sebuah kebaktian di Grotto of Our Lady of Lourdes, Paus Fransiskus menyebut Maria sebagai \u201cBintang Penginjilan Baru\u201d (\u201cCandlelight Vigil,\u201d Catholic News Agency, 1 Juni 2014). Dia mengatakan, \u201cDia [Maria] adalah &#8216;Perawan kesiapsiagaan,&#8217; &#8216;Madonna kesiapsiagaan,&#8217; siap untuk memberikan kita bantuan ketika kita berdoa, ketika kita meminta pertolongannya, perlindungannya, karunianya.\u201d Program penginjilan Roma yang baru, yang didirikan oleh Paus Benediktus XVI pada tahun 2010, memiliki tujuan membesarkan Gereja Katolik dengan cara apapun: melalui baptisan atas orang-orang yang belum percaya, melalui pertobatan non-Katolik kepada Katolik, dan melalui \u201cpenginjilan ulang\u201d orang-orang Katolik yang sempat terhilang. Dari sudut pandang nubuat, ini adalah dorongan besar untuk membangun \u201cgereja\u201d esa-sedunia pada akhir zaman. Gerakan ini berakar pada Konsili Vatikan Kedua, sekaligus pada berbagai aktivitas ekumenis paus Yohanes Paulus II. Dia mendirikan program Evangelization 2000 yang memiliki tujuan yang sama dengan program New Evangelization (Penginjilan Baru) milik Benediktus, dan menaruh program itu di bawah pengawasan Tom Forrest, seorang imam Amerika yang berbasis di Roma.<\/p>\n<p>Tidak lama setelah dimulai, saya menyaksikan program ini bekerja dalam sebuah konferensi ekumenis yang disebut New Orleans &#8217;87, dan pada waktu itulah pertama kali saya mendengar Forrest berbicara. 35-40 ribu peserta yang hadir mewakili 40 denominasi. Lima puluh persennya adalah Roma Katolik. Walaupun ia menyuguhkan dirinya sebagai seorang \u201cKatolik injili\u201d yang kharismatik, dalam bukunya Be Holy, yang saya beli di konferensi tersebut, Forrest memberitakan injil palsu berupa keselamatan melalui sakramen. \u201cSungai [keselamatan] ini memulai alirannya dari Baptisan kita, dan lalu sekali lagi dengan kasih karunia dari Konfirmasi kita. Ini adalah &#8216;pembaharuan&#8217; kita yang pertama dalam Roh Kudus, sakramen-sakramen inisiasi ini membuat kita makhluk-makhluk baru, anak-anak Allah yang baru\u201d (Be Holy, halaman 23). Saya mendengar Forrest berbicara lagi dalam konferensi kharismatik-ekumenis di Indianapolis 2000, dan di sana dia mengatakan bahwa tujuan ekumenisme Roma Katolik adalah untuk membuat semua orang Katolik. Dia mengatakan, \u201cPeran kita dalam penginjilan bukan hanya untuk menjadikan Kristen; tugas kita adalah untuk membuat orang menjadi sekaya dan sepenuhnya Kristen sebisa kita, dengan cara membawa mereka ke dalam gereja Katolik.\u201d Dia memuji Tuhan atas kepausan, sakramen-sakramen, para santo santa, keimamatan, Maria, bahkan purgatori. Dia mengatakan, \u201cSaya adalah salah satu orang yang tidak akan pernah masuk Firdaus tanpa purgatori.\u201d Sobat, siapapun yang percaya dalam doktrin purgatori-nya Katolik berarti tidak percaya Injil kasih karunia Yesus Kristus yang adalah Kabar Baik bahwa Yesus telah \u201cmembayar semuanya.\u201d Kekacauan yang sesat inilah yang disebut \u201cpenginjilan\u201d gaya ekumenisme Roma Katolik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 28Juni 2014, sumber: www.wayoflife.org) Pada tanggal 1 Juni, di dalam sebuah kebaktian di Grotto of Our Lady of Lourdes, Paus Fransiskus menyebut Maria sebagai \u201cBintang Penginjilan Baru\u201d (\u201cCandlelight Vigil,\u201d Catholic News Agency, 1 Juni 2014). Dia mengatakan, &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2014\/06\/paus-menyebut-maria-bintang-penginjilan-baru\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[68],"tags":[],"class_list":["post-2024","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-katolik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2024","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2024"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2024\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2025,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2024\/revisions\/2025"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2024"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2024"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2024"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}