{"id":2039,"date":"2014-07-12T09:51:16","date_gmt":"2014-07-12T02:51:16","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=2039"},"modified":"2014-07-12T09:51:16","modified_gmt":"2014-07-12T02:51:16","slug":"laporan-lifeway-tentang-kremasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2014\/07\/laporan-lifeway-tentang-kremasi\/","title":{"rendered":"Laporan LifeWay tentang Kremasi"},"content":{"rendered":"<p align=\"left\"><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><span lang=\"en-US\">12<\/span><span lang=\"en-US\">Ju<\/span><span lang=\"en-US\">l<\/span><span lang=\"en-US\">i<\/span><span lang=\"en-US\"> 2014, sumber: <\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.<\/a><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">wayoflife.org<\/a><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/p>\n<p>Menurut sebuah survei tahun 2014 oleh badan riset Southern Baptist Convention, yaitu LifeWay Research, hanya 14% orang Amerika yang percaya bahwa kremasi adalah salah. Mengomentari survei tersebut, Scott McConnell, wakil presiden dari LifeWay Research, sama sekali tidak menentang praktek tersebut, hanya mencatat bahwa \u201ctabu sosial tentang kremasi semakin memudar\u201d (<span style=\"color: #000000;\">\u201cFew Americans Have Qualms about Cremation,\u201d LifeWayResearch.com, <\/span><span style=\"color: #000000;\">27 <\/span><span style=\"color: #000000;\">Mar<\/span><span style=\"color: #000000;\">et<\/span><span style=\"color: #000000;\"> 2014). <\/span><span style=\"color: #000000;\">Jumlah kremasi di Amerika Utara telah meningkat dramati selama kurun waktu 40 tahun terakhir. Pada tahun 1975, hanya 6% dari orang yang mati dikremasi. Sampai dengan tahun 1996, angka masih berkisar di 20%, tetapi pada tahun 2010, sudah menjadi dua kali lipat, yaitu 40%, dan diperkirakan bahwa hingga tahun 2025, 56% orang mati di Amerika akan dikremasi. Di negara-negara bagian tertentu, persentasenya sudah jauh lebih tinggi: <\/span><span style=\"color: #000000;\">Nevada, 72%; Washington, 71%; Oregon and Hawaii, 69%; Montana, 65%; Maine, 64%; Colorado, 63%; Arizona, 62%; New Hampshire <\/span><span style=\"color: #000000;\">dan<\/span><span style=\"color: #000000;\"> Alaska, 61%. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Negara-negara bagian dengan tingkat persentase kremasi yang paling rendah adalah di daerah yang disebut \u201cBible Belt\u201d \u2013 <\/span><span style=\"color: #000000;\">Mississippi, 14%; Alabama, 17%; Kentucky, 21%; Louisiana, 21%; West Virginia, 23%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Menurut artikel di halaman depan <\/span><span style=\"color: #000000;\"><i>USA Today<\/i><\/span><span style=\"color: #000000;\">, edisi 5 Desember 1995, meningkatnya penerimaan terhadap praktek kremasi berjalan seiring dengan menurunnya \u201crintangan agamawi terhadap kremasi.\u201d Sangat menarik bahwa sebuah koran sekuler bisa melihat ada koneksi antara agama dan kremasi. Secara historis, penguburan Kristen telah menjadi kesaksian tentang iman akan kebangkitan tubuh, sementara kremasi telah dipraktekkan di kalangan Hindu dan lainnya yang menyangkali kebangkitan badani melainkan percaya reinkarnasi. Secara historis, ke mana pun Injil Kristus masuk dan diterima, praktek-praktek pagan (kafir) seperti kremasi telah ditolak. Ketika paganisme semakin masuk ke dalam masyarakat Amerika dan Kanada, dan sambil kompromi dan kesesatan rohani menghancurkan kuasa dari jemaat-jemaat, kremasi menjadi semakin populer.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 12Juli 2014, sumber: www.wayoflife.org) Menurut sebuah survei tahun 2014 oleh badan riset Southern Baptist Convention, yaitu LifeWay Research, hanya 14% orang Amerika yang percaya bahwa kremasi adalah salah. Mengomentari survei tersebut, Scott McConnell, wakil presiden dari LifeWay &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2014\/07\/laporan-lifeway-tentang-kremasi\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-2039","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-general-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2039","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2039"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2039\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2040,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2039\/revisions\/2040"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2039"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2039"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2039"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}