{"id":2070,"date":"2014-08-16T10:04:29","date_gmt":"2014-08-16T03:04:29","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=2070"},"modified":"2014-08-16T10:04:29","modified_gmt":"2014-08-16T03:04:29","slug":"pakaian-yang-terlalu-ketat-itu-tidak-sopan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2014\/08\/pakaian-yang-terlalu-ketat-itu-tidak-sopan\/","title":{"rendered":"Pakaian yang Terlalu Ketat Itu Tidak Sopan"},"content":{"rendered":"<p align=\"left\"><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><span lang=\"en-US\">16<\/span><span lang=\"en-US\">Agustus<\/span><span lang=\"en-US\"> 2014, sumber: <\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.<\/a><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">wayoflife.org<\/a><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/p>\n<p align=\"left\"><span lang=\"en-US\"> Pakaian yang ketat adalah hal yang berpotensi menjadi batu sandungan bagi laki-laki sama seperti pakaian yang terlalu pendek atau terbuka. Ketika kami meminta feedback mengenai isu ini pada tahun 2007, kebanyakan laki-laki yang menghubungi kami dalam survei tersebut mengatakan bahwa ROK KETAT, BLOUSE KETAT, JEANS YANG KETAT, dan PAKAIAN RENANG mempunyai \u201cpotensi yang SANGAT BESAR\u201d untuk menimbulkan hawa nafsu. Ada populer bagi sebagian wanita untuk memakai stocking yang ketat dipadukan dengan rok yang pendek atau hanya baju atas yang panjang, dan bepikir bahwa mereka sopan karena mereka \u201ctertutup semua,\u201d tetapi justru itu sangat menggoda. Dalam survei kami, seorang lelaki mengaku bahwa pakaian yang ketat \u201csangat menggoda dan berpotensi menimbulkan hawa nafsu.\u201d Ada lagi yang berkata, \u201cAnda tidak perlu melihat kulit, karena semua bentuk lekuk tubuh terlihat [jika pakaian terlalu ketat].\u201d Ada lagi yang bersaksi, \u201cMenurut saya, masalah nomor satu adalah pakaian apapun yang ketat pada kulit, apakah itu jeans, celana, baju, rok, apapun. Jika pakaian itu ketat, tidak peduli berapa panjang pun, sudah tidak ada yang perlu dibayangkan lagi, semua lekuk terlihat, dan ini <\/span><span lang=\"en-US\">membuat fungsi pakaian untuk menutupi kulit menjadi tidak berarti.\u201d Ada lagi yang berkata, \u201cSatu hal yang saya lihat di gereja saya adalah pakaian ketat. Memang, bisa saja pakaian itu menutupi tubuh, tetapi menyingkapkan bentuk tubuh wanita. Ini bisa bahkan lebih menggoda bagi seorang laki-laki.\u201d EDITOR: Pakaian yang terlalu ketat pada laki-laki juga tidak baik. Memang masing-masing orang harus menjaga hatinya sendiri. Tetapi jika kita dengan sadar menjadi batu sandungan bagi saudara atau saudari kita, maka kita bersalah pada Kristus. \u201c<\/span><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span lang=\"en-US\">Jika engkau secara demikian berdosa terhadap saudara-saudaramu dan melukai hati nurani mereka yang lemah, engkau pada hakekatnya berdosa terhadap Kristus<\/span><\/span><span style=\"font-family: 'Times New Roman', serif;\"><span lang=\"en-US\">&#8216; (1 Kor. 8:12)<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 16Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org) Pakaian yang ketat adalah hal yang berpotensi menjadi batu sandungan bagi laki-laki sama seperti pakaian yang terlalu pendek atau terbuka. Ketika kami meminta feedback mengenai isu ini pada tahun 2007, kebanyakan laki-laki yang &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2014\/08\/pakaian-yang-terlalu-ketat-itu-tidak-sopan\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[91],"tags":[],"class_list":["post-2070","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-separasi-dari-dunia-keduniawian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2070"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2070\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2071,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2070\/revisions\/2071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}