{"id":2176,"date":"2015-01-31T10:15:43","date_gmt":"2015-01-31T03:15:43","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=2176"},"modified":"2015-01-31T10:15:43","modified_gmt":"2015-01-31T03:15:43","slug":"pemerintahan-obama-menolak-ruu-yang-akan-melarang-aborsi-setelah-kehamilan-lima-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2015\/01\/pemerintahan-obama-menolak-ruu-yang-akan-melarang-aborsi-setelah-kehamilan-lima-bulan\/","title":{"rendered":"Pemerintahan Obama Menolak RUU yang Akan Melarang Aborsi Setelah Kehamilan Lima Bulan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: Georgia,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><span lang=\"en-US\">31<\/span><span lang=\"en-US\"> Januari 2015, sumber: <\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.<\/a><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">wayoflife.org<\/a><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"> Dukungan Presiden Barack Obama terhadap pembunuhan anak-anak yang belum lahir sekali lagi terlihat jelas dalam tindakan pemerintahannya yang menolak suatu RUU yang bertujuan untuk melarang aborsi setelah kehamilan 20 minggu. Gedung Putih menyebut RUU itu sebagai \u201cserangan terhadap hak wanita untuk memilih,\u201d dan adalah \u201copresif.\u201d RUU H.R. 36 diajukan oleh Senator Trent Franks, dan mendapat dukungan luas, dengan hampir 160 sponsor. Office of Management and Budget yang di Gedung Putih memberi pendapat, \u201cWanita seharusnya bisa membuat pilihan mereka sendiri tentang tubuh mereka dan layanan kesehatan mereka, dan pemerintah tidak boleh <\/span><\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">mencampuri keputusan yang dibuat antara seorang wanita dengan dokternya.\u201d Aborsi bukanlah masalah tubuh wanita; aborsi adalah mengenai tubuh seorang bayi. Dan pemerintahan Obama yang munafik sama sekali tidak bermasalah mencampuri banyak urusan pribadi lainnya kalau itu memang yang mereka mau lakukan. Kongres (semacam DPR) Amerika sekarang dikuasai oleh partai Republik, dan dua tahun berikutnya akan menjadi tahun-tahun presiden Obama banyak melakukan veto terhadap berbagai RUU yang keluar dari Kongres. Christian News Network melaporkan, \u201cMayoritas anak-anak yang diaborsi setelah kehamilan 20 minggu, kehilangan nyawa mereka melalui suatu prosedur yang disebut dilatasi dan evakuasi (D&amp;E). Dilatasi dan evakuasi melibatkan pertama memasukkan obat yang akan menghentikan jantung si bayi. Lalu leher rahim sang ibu didilatasi (dibuka), dan bayi itu dikeluarkan sepotong demi sepotong dengan alat forceps. Menurut laporan, dokter pelaku aborsinya akan merangkai kembali potongan-potongan badan bayi itu di atas nampan untuk memastikan tidak ada yang ketinggalan di dalam\u201d (<\/span><\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">\u201cObama Administration Opposes Bill,\u201d <\/span><\/span><em><span style=\"font-family: Georgia,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Christian News Network<\/span><\/span><\/em><span style=\"font-family: Georgia,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">, <\/span><\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">21 <\/span><\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Jan. 2015). <\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 31 Januari 2015, sumber: www.wayoflife.org) Dukungan Presiden Barack Obama terhadap pembunuhan anak-anak yang belum lahir sekali lagi terlihat jelas dalam tindakan pemerintahannya yang menolak suatu RUU yang bertujuan untuk melarang aborsi setelah kehamilan 20 minggu. Gedung Putih &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2015\/01\/pemerintahan-obama-menolak-ruu-yang-akan-melarang-aborsi-setelah-kehamilan-lima-bulan\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-2176","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-general-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2176","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2176"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2176\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2177,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2176\/revisions\/2177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2176"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2176"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2176"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}