{"id":2241,"date":"2015-05-16T14:51:50","date_gmt":"2015-05-16T07:51:50","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=2241"},"modified":"2015-05-16T14:51:50","modified_gmt":"2015-05-16T07:51:50","slug":"alter-ego-dan-persona-online-para-remaja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2015\/05\/alter-ego-dan-persona-online-para-remaja\/","title":{"rendered":"Alter-Ego dan Persona-Online Para Remaja"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: Georgia,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><span lang=\"en-US\">16<\/span> <span lang=\"en-US\">Mei <\/span><span lang=\"en-US\">2015, sumber: <\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: medium;\"><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">Berikut ini disadur dari \u201c<\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">Not White in the Head: The Tumblr teens convinced they were born the wrong species, sex and even race,\u201d Breitbart.com, <\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">16 <\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">Jan. <\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">2<\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">015: \u201c<\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">Ketamakan,<\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">keegoisan, terlalu banyak waktu dan akses kepada internet dapat menghasilkan efek yang aneh pada sebagian orang. Dan kalau ditambah lagi dengan kecenderungan modern untuk merasa berhak atas segala-galanya dan keinginan untuk senantiasa mengabarkan kepada dunia setiap pikiran, perasaan, dan keinginan, maka hal yang benar-benar aneh muncul: orang-orang yang menuntut untuk dianggap dan diperlakukan sebagai hal-hal yang jelas bukanlah diri mereka, misalnya perempuan-perempuan kulit putih yang mengabarkan kepada dunia bahwa mereka \u201cdalam pikiran berkulit hitam,\u201d dan para musisi yang merasa tersiksa dan memberitahukan dunia tentang identitas Romany mereka yang sejati, walaupun mereka tidak memiliki darah gipsy sedikitpun. &#8230;Untuk memahami dunia orang-orang yang aneh bin ajaib ini, yang percaya diri mereka trans-spesies atau trans-etnik, atau trans-budaya, paling baik untuk mulai dengan yang sedikit lebih tidak aneh, yaitu dunia &#8216;furries.&#8217; Furries adalah orang-orang yang menciptakan suatu &#8216;fursona,&#8217; yaitu semacam karakter binatang yang mewakili mereka dan dalam banyak kasus mereka pakai untuk mengekspresikan identitas seksual mereka, biasanya untuk mengalahkan rasa kurang percaya diri. ..Namun para furries ini hanyalah suatu batu loncatan antara orang-orang normal dengan budaya online yang berisikan orang-orang yang menolak identitas riil mereka sama sekali, karena mereka mengatakan ada ketidakcocokkan antara identitas mental mereka dengan tubuh fisik mereka. Subkultur yang terbesar <\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">kedua (yang terbesar adalah trans-gender, Editor: orang-orang yang merasa jenis kelamin mereka berbeda dengan tubuh mereka), adalah yang disebut &#8216;otherkin.&#8217; \u2026.Seperti kelompok furries, otherkin sering menciptakan dan bersembunyi dibalik avatar online, tetapi bukannya mempertahankan diri mereka yang sebenarnya terpisah dari hasil khayalan psikologis dan seksual mereka, mereka malah percaya bahwa karakter yang telah mereka ciptakan itu adalah cerminan yang lebih riil akan siapa mereka &#8216;sebenarnya.&#8217; Ada orang otherkin yang percaya bahwa mereka secara literal bukanlah manusia, sementara yang lainnya percaya bahwa hanya jiwa mereka yang bukan manusia, dan bahwa mereka terperangkap dalam tubuh yang salah. Terkadang ini semua bisa terlihat seperti suatu kekonyolan yang tidak disengaja. Tetapi entahkah anda berpikir anda adalah reinkarnasi dari manusia-binatang Cherokee, atau bahwa anda adalah keturunan generasi panjang tikus-tikus padang, atau bahwa jiwa anda terbang masuk dari alam semesta paralel (ini bukan lelucon), apa saja diperbolehkan dalam dunia otherkin yang berpusat pada ego diri sendiri. &#8230;Dan kelompok otherkin terkadang percaya bahwa mereka adalah hal-hal yang sangat aneh. Naga, werewolves, malaikat, setan, elves, tokoh kartun bahkan. Sangat luar biasa apa yang terjadi kepada imajinasi ketika seseorang terpisah dari masyarakat umum.\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: medium;\"><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">Editor: Semua ini terjadi karena manusia yang menolak Tuhan dan hukumNya merasa hampa, dan mencari sesuatu di luar dirinya sendiri. Sebenarnya manusia hanya bisa dipuaskan oleh persekutuan dengan Penciptanya. Mereka yang telah menolak hal ini mencari pelari<\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\">an<\/span><span style=\"font-family: Georgia,serif;\"> ke berbagai hal, termasuk yang aneh seperti ini.<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 16 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org) Berikut ini disadur dari \u201cNot White in the Head: The Tumblr teens convinced they were born the wrong species, sex and even race,\u201d Breitbart.com, 16 Jan. 2015: \u201cKetamakan,keegoisan, terlalu banyak waktu dan &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2015\/05\/alter-ego-dan-persona-online-para-remaja\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"class_list":["post-2241","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kesesatan-umum-dan-new-age"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2241","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2241"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2241\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2242,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2241\/revisions\/2242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2241"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2241"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2241"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}