{"id":2316,"date":"2015-08-15T07:21:19","date_gmt":"2015-08-15T00:21:19","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=2316"},"modified":"2015-08-15T07:21:19","modified_gmt":"2015-08-15T00:21:19","slug":"janda-gaming","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2015\/08\/janda-gaming\/","title":{"rendered":"Janda Gaming"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: Liberation Serif,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><strong><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">15<\/span><\/strong> <strong><span lang=\"en-US\">Agustus<\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\"> 2015, sumber: <\/span><\/strong><strong><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Liberation Serif,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"> Kita sedang hidup di zaman yang aneh. Ribuan suami dan istri telah secara virtual ditinggalkan demi game-game imajiner yang dimainkan di cyberspace. Sebuah artikel di MSNBC.com diberi judul \u201cGame Widows Grieve Lost Spouses.\u201d Perhatikan satu cuplikan: \u201cWalaupun pasangan atau partner mereka belum meninggalkan dunia ini, para janda dan duda ini mengatakan bahwa pasangan mereka telah pergi ke suatu tempat yang hampir sama jauh dan tidak dapat dijangkau. Ada yang meninggalkan dunia ini untuk pergi ke World of Warcraft, yang lain lagi meninggalkan kehidupan ini demi Second Life, dan masih yang lain lagi disedot oleh EverQuest, Final Fantasy XI, dan Dark Age of Camelot. &#8230;Sambil jumlah orang yang bermain video games secara umum \u2013 dan massively multiplayer online (MMO) secara khusus \u2013 bertambah, demikian juga bertambah orang-orang yang menyebut dirinya sebagai &#8216;janda game.&#8217; Mereka adalah para suami, istri, atau pacar dari para gamer yang kebiasaan bermain game-nya telah mengkonsumsi habis hidup mereka. Janda dan duda yang berduka mengatakan bahwa pasangan mereka telah mengalami semacam kematian digital yang hanya meninggalkan cangkang orang yang mereka kasihi. Dan sama seperti kematian yang sebenarnya, ini membuat orang-orang yang ditinggalkan patah hati, takut, dan marah.\u201d Artikel tersebut mendaftarkan lima game yang paling membuat kecanduan, yaitu World of Warcraft, EverQuest, Peggle, Doom, dan Tetris. Tiga di antaranya adalah multiplayer online role-playing game. World of Warcraft, yang memiliki jutaan pelanggan, mengizinkan para pemain untuk menjadi \u201ckarakter-karakter mistis dengan kekuatan luar biasa,\u201d dan para pemain bergabung bersama untuk ikut raid (penyerangan) dalam pertempuran skala besar. Karena kuasa EverQuest untuk membuat orang kecanduan, para fans-nya menyebutnya \u201cEverCrack\u201d dan \u201cNeverRest.\u201d Saya tidak akan heran jika ada orang yang menjadi dikendalikan oleh roh jahat melalui game-game ini. \u201c<span lang=\"en-US\">Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu<\/span>\u201d (Ef. 5:11).<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 15 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org) Kita sedang hidup di zaman yang aneh. Ribuan suami dan istri telah secara virtual ditinggalkan demi game-game imajiner yang dimainkan di cyberspace. Sebuah artikel di MSNBC.com diberi judul \u201cGame Widows Grieve Lost &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2015\/08\/janda-gaming\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,950],"tags":[],"class_list":["post-2316","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-general-umum","category-teknologi-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2316","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2316"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2317,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2316\/revisions\/2317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}