{"id":262,"date":"2010-03-06T10:58:52","date_gmt":"2010-03-06T03:58:52","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=262"},"modified":"2010-03-06T10:58:52","modified_gmt":"2010-03-06T03:58:52","slug":"dialog-antar-agama-yang-dilakukan-injili-terus-menyebar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2010\/03\/dialog-antar-agama-yang-dilakukan-injili-terus-menyebar\/","title":{"rendered":"Dialog Antar-Agama yang Dilakukan Injili Terus Menyebar"},"content":{"rendered":"<p><!-- \t\t@page { margin: 0.79in } \t\tP { margin-bottom: 0.08in } \t\tA:link { so-language: zxx } --><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: small;\">(Berita Mingguan GITS 06 Maret 2010, diterjemahkan dari <\/span><\/span><\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: small;\">)<\/span><\/span><\/span><br \/>\nDialog antar-agama terus menyebar di kalangan \u201cInjili.\u201d Majalah Lausanne World Pulse edisi Maret 2010 memfitur sebuah artikel dengan judul \u201cInterfaith Interface with Buddhists\u201d oleh Chandler Im. Penulisnya adalah direktur Ethnic Ministries di Billy Graham Center di Wheaton College dan juga profesor bidang misi di Faith Evangelical Ministry di Tacoma, Washington. Chandler Im mengutip Lesslie Newbigin secara positif, katanya, \u201cSaya sangat setuju dengan klaim Newbigin bahwa sebelum seseorang merasakan dalam jiwanya kuasa dan pengaruh dinamis dari sebuah agama yang hebat, maka ia belum mendengar atau mengerti makna dari agama tersebut.\u201d Ini adalah kesesatan. Tidak pernah dalam Alkitab diajarkan agar umat Allah mempelajari agama-agama penyembah berhala lainnya untuk \u201cmerasakan\u201d kuasa dinamis mereka. Sebaliknya, Alkitab mengatakan bahwa kuasa di balik agama-agama penyembah berhala adalah Iblis dan memperingatkan kita dengan kata-kata yang keras untuk menjauhinya. \u201c<span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: small;\">Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya? \u2026 Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu\u201d (2 Kor. 6:14, 15, 17). Newbigin, seorang penulis favorit para pendukung gerakan <\/span><\/span><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: small;\"><em>emerging church<\/em><\/span><\/span><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: small;\">, adalah Associate General Secretary di World Council of Churches yang sangat sesat radikal. Dalam tulisan The Gospel in a Pluralist Society, Newbigin menyangkal bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang diilhami secara kata per kata dan ia mengatakan bahwa para pembela iman abad ke-18 salah ketika mereka mengajarkan bahwa Alkitab adalah \u201ckumpulan kebenaran yang berlaku sepanjang zaman.\u201d Lebih jauh lagi, Newbigin mengatakan, \u201cSemua yang disebut fakta adalah fakta yang telah diinterpretasikan&#8230;.Apa yang kita lihat sebagai fakta tergantung pada teori yang kita pakai saat observasi\u201d (hal. 21). Ini adalah prinsip <\/span><\/span><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: small;\"><em>emerging church<\/em><\/span><\/span><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: small;\"> yang liberal, yaitu bahwa semua penafsiran Alkitab adalah tidak sempurna. Newbigin mengajarkan bahwa ada kemungkinan keselamatan di luar dari iman pribadi kepada Kristus. Lausanne World Pulse edisi Maret juga memfitur sebuah artikel yang mempromosikan kesesatan bahwa orang-orang Hindu tidak harus dibaptis atau beridentifikasi dengan sebuah gereja setelah \u201cmenerima Kristus.\u201d Artikel ini, \u201cSharing Christ in Hindu Contexts,\u201d ditulis oleh Lalsangkima Pachuau dari Asbury Theological Seminary. Pachuau melaporkan dengan penuh persetujuan bahwa ada sebagian \u201corang percaya\u201d di India yang \u201cmenemukan bahwa diberi label &#8216;Kristen&#8217; tidaklah perlu dan tidaklah menolong karena mengisolasi mereka dari komunitas asal mereka (Hindu).\u201d Injili modern sudah kacau dan penuh dengan pemikiran yang sesat dan berbahaya. <\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dialog antar-agama yang dilakukan oleh Injili berujung kepada kompromi dan kesesatan. <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2010\/03\/dialog-antar-agama-yang-dilakukan-injili-terus-menyebar\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[62,182],"tags":[185,183,172,156,113],"class_list":["post-262","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ekumenisme","category-new-evangelical-injili","tag-antar-agama","tag-dialog","tag-injili","tag-penginjilan","tag-separasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/262","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=262"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/262\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":264,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/262\/revisions\/264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=262"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=262"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=262"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}