{"id":2700,"date":"2016-10-01T06:53:13","date_gmt":"2016-09-30T23:53:13","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=2700"},"modified":"2016-10-01T06:53:13","modified_gmt":"2016-09-30T23:53:13","slug":"para-ilmuwan-mengatakan-manfaat-kesehatan-dari-alkohol-bisa-jadi-telah-dibesar-besarkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2016\/10\/para-ilmuwan-mengatakan-manfaat-kesehatan-dari-alkohol-bisa-jadi-telah-dibesar-besarkan\/","title":{"rendered":"Para Ilmuwan Mengatakan Manfaat Kesehatan dari Alkohol Bisa Jadi Telah Dibesar-Besarkan"},"content":{"rendered":"<p><strong><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">01<\/span><\/strong> <strong><span lang=\"en-US\">Oktob<\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">er<\/span><\/strong> <strong><span lang=\"en-US\">201<\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">6<\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">, sumber: <\/span><\/strong><strong><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/strong><\/p>\n<p>Berikut ini dari \u201cScientists Say,\u201d <em>Fox News<\/em>, 26 Sept. 2016: \u201cWalaupun ada klaim-klaim dalam tahun-tahun belakangan ini bahwa segelas anggur merah dapat menurunkan kemungkinan terkena penyakit jantung, riset yang baru kini menemukan bahwa informasi tersebut bisa jadi keliru. Para ilmuwan ini mengatakan bahwa banyak penelitian yang memuji manfaat alkohol sebenarnya didanai oleh perusahaan-perusahaan alkohol, demikian dilaporkan <i>Wired<\/i>. Sains sejati di balik yang ditenggarai sebagai manfaat-manfaat ini bisa jadi telah dibesar-besarkan dan bisa jadi telah membuat penutupan sistematis terhadap resiko serius meminum terlalu banyak alkohol \u2013 yaitu kanker. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 oleh profesor Curt Ellison dari Boston University, memimpin kepada deklarasi bahwa minum anggur merah secara moderat dapat membantu melawan penyakit jantung. Penelitian ini dikutip secara luas dan dielu-elukan oleh pentolan industri anggur. Tetapi riset Ellison didukung oleh \u2018donasi pendidikan yang tak terbatas\u2019 dari industri minuman keras, menurut majalah <i>Addiction<\/i>. \u2026 Sains dibalik riset ini juga banyak yang dikatakan salah. \u2026.Sebuah studi yang diterbitkan di awal tahun ini dalam <em>Journal of Studies on Alcohol and Drugs<\/em> mereview penemuan dari 87 laporan sebelumnya mengenai minuman keras dan kematian. Ditemukan bahwa semua laporan itu yang direview itu, kecuali 13, memiliki kesalahan kritis. \u2026 13 penelitian yang memperhitungkan bias abstainer menemukan bahwa tidak ada manfaat medis yang dapat dikaitkan dengan alkohol. Re-evaluasi tentang minum alkohol kini telah membuat berbagai pemerintah mengubah kebijakan. Dalam bulan Januari, pedoman baru dikeluarkan oleh Chief Medical Officer di Inggris yang memperingatkan bahwa level minum alkohol seberapa pun sudah meningkatkan kemungkinan terkena beberapa tipe kanker. \u2026 Dalam bulan Januari, Departemen Health and Human Services di AS menghapus kalimat dalam pedoman minum alkohol yang mengatakan bahwa minum ringan dapat menurunkan resiko penyakit jantung bagi sebagian orang.\u201d Tiga ribu tahun yang lalu, Tuhan sudah memperingatkan mengenai minum alkohol dalam FirmanNya: \u201cAnggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya\u201d (Ams. 20:1).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 01 Oktober 2016, sumber: www.wayoflife.org) Berikut ini dari \u201cScientists Say,\u201d Fox News, 26 Sept. 2016: \u201cWalaupun ada klaim-klaim dalam tahun-tahun belakangan ini bahwa segelas anggur merah dapat menurunkan kemungkinan terkena penyakit jantung, riset yang baru kini menemukan &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2016\/10\/para-ilmuwan-mengatakan-manfaat-kesehatan-dari-alkohol-bisa-jadi-telah-dibesar-besarkan\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[949],"tags":[],"class_list":["post-2700","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kesehatan-medical"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2700","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2700"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2700\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2701,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2700\/revisions\/2701"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2700"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2700"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2700"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}