{"id":2741,"date":"2016-12-03T11:50:57","date_gmt":"2016-12-03T04:50:57","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=2741"},"modified":"2016-12-03T11:50:57","modified_gmt":"2016-12-03T04:50:57","slug":"berbohong-tentang-fidel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2016\/12\/berbohong-tentang-fidel\/","title":{"rendered":"Berbohong tentang Fidel"},"content":{"rendered":"<p><strong><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">26<\/span><\/strong> <strong><span lang=\"en-US\">November<\/span><\/strong> <strong><span lang=\"en-US\">201<\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">6<\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">, sumber: <\/span><\/strong><strong><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/strong><\/p>\n<p>Kematian diktator Kuba, Fidel Castro, minggu lalu, memicu tercurahnya kebohongan-kebohongan penuh simpati dari propaganda \u201cmedia massa populer\u201d berhaluan kiri. Sebuah laporan di Reuters menjadi contoh tipikal dari berbagai laporan yang muncul di berbagai situs berita internet dan di koran-koran di seluruh dunia, untuk mencuci otak orang-orang pada umumnya yang tidak memiliki informasi sebenarnya. Saya [Dr. Cloud] membacanya di koran <i>The Himalayan Times<\/i> di sebuah kedai kopi di Kathmandu, Nepal. Inti dari laporan itu adalah bahwa Fidel adalah seorang pahlawan yang menentang <i>penindasan<\/i> Amerika Serikat dan menciptakan suatu negara komunis yang menyenangkan yang katanya meningkatkan kehidupan rakyat. \u201cDia membuang kapitalisme dan memenangkan dukungan karena mendirikan sekolah dan rumah sakit bagi orang-orang miskin\u201d (\u201cFormer Cuban Leader Dies at 90,\u201d Reuters, 26 Nov. 2016).<\/p>\n<p>Fakta kebenarannya, dia tidak <i>memenangkan <\/i>dukungan; dia <i>memaksakan <\/i>dukungan melalui terorisme dan penindasan yang brutal. Sementara laporan itu mengakui bahwa Fidel memiliki \u201cbanyak sekali musuh dan pengritik\u201d yang \u201cmemandang dia sebagai seorang tiran yang tak berbelas kasihan,\u201d para kritik ini tidak diberikan suara untuk menyampaikan keprihatinan mereka. Seorang pembaca yang tidak mengetahui faktanya bisa jadi dipimipin untuk berpikir bahwa kritikan mereka terhadap Fidel-sang-orang-baik adalah kritikan yang tidak adil. Laporan Reuters tentang Fidel ini tidak menginformasikan para pembaca tentang brutalitas Fidel, penghancuran kebebasan berbicara, kebebasan beragama, kebebasan pers, dan pemilihan demokratis, dan penghancuran ekonomi melalui prinsip-prinsip Marxisme, atau sel-sel penjara yang kecil, gelap, bagaikan mimpi buruk, yang berisikan 500.000 \u201cpengritik,\u201d dan \u201crasio pemenjaraan politik per kapita tertinggi di dunia,\u201d penyiksaan dan pemukulan, 15.000 eksekusi mati oleh regu tembak, dan kerja paksa. Reuters tidak menjelaskan mengapa ratusan ribu orang Kuba mempertaruhkan nyawa mereka untuk lari dari firdaus komunisnya Fidel, untuk lari ke <i>penindasan<\/i> Amerika (puluhan ribu orang tenggelam atau dimakan ikan hiu dalam usaha ini), sementara hampir tidak ada orang yang mau ber-imigrasi ke Kuba. Orang-orang itulah yang dapat memberitahu kepada anda kebenaran tentang Kuba, tetapi mereka tidak diberikan suara oleh Reuters, dll. (Mereka diberikan suara dalam buku-buku seperti <em>The Black Book of Communism<\/em> oleh Pascal Fontaine, <em>Fidel: Hollywood\u2019s Favorite Tyrant<\/em> oleh Humberto Fontova, dan <em>Against All Hope<\/em> oleh Armando Valladares, yang menggambarkan 22 tahun mengerikan penyiksaan dan pemenjaraan yang dia alami secara pribadi karena \u201csekedar menyinggung masalah kebebasan\u201d).<\/p>\n<p>Walaupun sistem kesehatan Kuba yang sosialis sering dipuji sebagai salah satu yang terbaik di dunia, realitanya adalah ada dua sistem kesehatan di Kuba, satu yang kualitasnya sangat rendah untuk orang Kuba biasa, dan satu yang bagus untuk elit partai Komunis dan turis-turis kesehatan. \u201cKesaksian dan dokumentasi tentang subjek ini sangat luas tersedia. Rumah sakit dan klinik-klinik sudah dalam kondisi hampir rubuh. Kondisi di sana tidak higienis, dan pasien bisa jadi lebih baik di rumah saja, di mana pun rumah itu. Jika mereka pergi ke rumah sakit, mereka harus membawa seprei mereka sendiri, begitu juga sabun, handuk, makanan, dan bolam lampu \u2013 bahkan tisu WC. Dan pengobatan yang dasar sulit ditemukan . . . menemukan aspirin saja susah. Antibiotik bisa dijual mahal sekali di pasar gelap. Peralatan yang dipakai oleh para dokter sudah sangat kuno atau bahkan tidak ada. Para dokter diketahui harus memakai ulang sarung tangan latex \u2013 tidak ada pilihan lain. Ketika mereka berkunjung ke pulau Kuba, dalam misi kemanusiaan, dokter-dokter Amerika memastikan mereka membawa sebanyak mungkin peralatan dan sebanyak mungkin suplai yang dapat mereka bawa. Salah seorangnya memberitahu Associated Press, \u2018Dokter-dokter [Kuba] cukup terlatih, tetapi mereka tidak memiliki alat untuk bekerja. Ini seperti melakukan operasi dengan pisau dan sendok\u2019\u201d (\u201cDoes Cuba Have the Best Healthcare System?\u201d 22 Mei 2016, quora.com). Laporan Reuters ini juga gagal memberitahu para pembacanya bahwa orang-orang Kuba masih terus mengalir keluar dari firdaus komunisnya Fidel ke pantai Amerika yang katanya penuh penindasan (\u201cSurge in Cuban Immigration to U.S. continues,\u201d 5 Agus. 5, 2016, Pewresearch.org). Kita bertanya-tanya, mengapa para wartawan sayap kiri ini tidak pindah saja ke salah satu firdaus komunis itu daripada tetap tinggal di Amerika yang penuh penindasan?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 26 November 2016, sumber: www.wayoflife.org) Kematian diktator Kuba, Fidel Castro, minggu lalu, memicu tercurahnya kebohongan-kebohongan penuh simpati dari propaganda \u201cmedia massa populer\u201d berhaluan kiri. Sebuah laporan di Reuters menjadi contoh tipikal dari berbagai laporan yang muncul di &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2016\/12\/berbohong-tentang-fidel\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-2741","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-general-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2741"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2741\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2742,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2741\/revisions\/2742"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}