{"id":2794,"date":"2017-02-18T11:40:20","date_gmt":"2017-02-18T04:40:20","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=2794"},"modified":"2017-02-18T11:40:20","modified_gmt":"2017-02-18T04:40:20","slug":"penelitian-baru-menemukan-bahwa-tetap-dalam-pernikahan-biasanya-akan-membawa-kebahagiaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2017\/02\/penelitian-baru-menemukan-bahwa-tetap-dalam-pernikahan-biasanya-akan-membawa-kebahagiaan\/","title":{"rendered":"Penelitian Baru Menemukan Bahwa Tetap dalam Pernikahan Biasanya Akan Membawa Kebahagiaan"},"content":{"rendered":"<p><strong><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">1<\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">8<\/span><\/strong> <strong><span lang=\"en-US\">Februari<\/span><\/strong> <strong><span lang=\"en-US\">201<\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">7<\/span><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">, sumber: <\/span><\/strong><strong><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a><\/strong><strong><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/strong><\/p>\n<p>Berikut ini disadur dari \u201cStaying in an unhappy marriage could be the best thing you do,\u201d <em>The Telegraph<\/em>, 8 Feb. 2017: \u201cPara peneliti menemukan bahwa mayoritas pasangan yang tidak bahagia ketika anak pertama mereka lahir, sudah merasa terpenuhi sepuluh tahun kemudian. Riset yang dibiayai oleh Marriage Foundation ini menemukan bahwa 68 persen pasangan yang tetap bersama setelah kelahiran anak pertama mereka melaporkan diri bahagia 10 tahun kemudian. Lebih lanjut lagi, 27% mengatakan mereka \u2018sangat bahagia,\u2019 dan memberi nilai tujuh (dari maksimum tujuh) kepada hubungan mereka. Harry Benson, dari Marriage Foundation, mengataka: \u2018Bertentangan dengan pandangan umum, tetap tinggal di dalam pernikahan yang tidak bahagia bisa jadi adalah hal terbaik yang anda lakukan. Kebanyakan pernikahan memiliki momen-momen tidak bahagianya, tetapi terkecuali kasus-kasus yang untungnya jarang di mana hubungan itu mengalami penindasan (abuse), kebanyakan pasangan dapat menyelesaikan kesulitan-kesulitan itu dan menjadi bahagia belakangan.\u2019 Para ahli hubungan mengkonfirmasi penemuan studi-studi sebelumnya yang mengindikasikan bahwa para pasangan yang rutin memiliki waktu malam sendiri bersama pasangan, akan lebih tidak mengalami rusaknya hubungan. Sir Paul Coleridge, seorang mantan Hakim Pengadilan Tinggi, dan juga pendiri Marriage Foundation, mengatakan: \u2018Dengan rusaknya keluarga \u2013 terutama dalam sepuluh tahun pertama \u2013 mencapai tingkat tertinggi, riset yang menghancurkan mitos-mitos ini sangatlah penting. \u2026 Bicaralah dengan siapapun yang memiliki hubungan yang memuaskan 20an tahun, dan mereka akan memberitahu anda bahwa itu harus dibangun dengan usaha yang rajin dan sensitif oleh kedua pihak. Mempertahankan hubungan anda terus berjalan adalah faktor yang jauh paling penting dalam perkembangan anak anda.\u2019\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 18 Februari 2017, sumber: www.wayoflife.org) Berikut ini disadur dari \u201cStaying in an unhappy marriage could be the best thing you do,\u201d The Telegraph, 8 Feb. 2017: \u201cPara peneliti menemukan bahwa mayoritas pasangan yang tidak bahagia ketika anak &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2017\/02\/penelitian-baru-menemukan-bahwa-tetap-dalam-pernikahan-biasanya-akan-membawa-kebahagiaan\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[303],"tags":[],"class_list":["post-2794","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-keluarga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2794","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2794"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2794\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2795,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2794\/revisions\/2795"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2794"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2794"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2794"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}