{"id":3373,"date":"2019-11-02T10:35:54","date_gmt":"2019-11-02T03:35:54","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=3373"},"modified":"2019-11-02T10:35:54","modified_gmt":"2019-11-02T03:35:54","slug":"john-macarthur-memberitahu-pengkhotbah-wanita-beth-moore-untuk-pulang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2019\/11\/john-macarthur-memberitahu-pengkhotbah-wanita-beth-moore-untuk-pulang\/","title":{"rendered":"John MacArthur Memberitahu Pengkhotbah Wanita, Beth Moore, untuk \u201cPulang\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">2<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\"> N<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">ovember<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong> <strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">201<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">9<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">, sumber: <\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\"><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">www.<\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">wayoflife<\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">.org<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p>Di Konferensi Truth Matters, yang diadakan di Grace Community Church, gereja MacArthur sendiri, tanggal 16-18 Oktober 2019, John MacArthur ditanya dalam sesi tanya jawab tentang Beth Moore. MacArthur menjawab dengan dua kata, \u201cgo home\u201d atau \u201cpulang\u201d dalam bahasa Indonesia. Dia melanjutkan dengan penjelasan berikut, \u201cTidak ada pembenaran yang bisa dibuat secara alkitabiah untuk seorang pengkhotbah wanita. Titik. Paragraf. Akhir diskusi. &#8230; Saya lihat ini adalah feminisme yang telah masuk ke gereja. Inilah mengapa kita tidak boleh membiarkan kebudayaan sekeliling kita mengeksegesis Alkitab.\u201d Ini adalah nasihat yang 100% alkitabiah, dan MacArthur tidak akan menyesalinya di hadapan takhta pengadilan Kristus nanti. Walaupun kita tidak dapat menerima theologi Reformed milik MacArthur, kita sangat mengapresiasi pengkhotbah-pengkhotbah yang berani dalam era yang penuh pengecut ini. Dan dia mengatakan kata-kata ini dalam acara peringatan 50 tahun pelayanannya. Pada bulan Mei tahun ini, Beth Moore mengatakan bahwa dia tiba pada kesimpulan bahwa kaum lelaki yang menentang pengkhotbah wanita adalah orang-orang yang iri hati dan kedagingan. Rupanya Beth Moore ini mendapat wahyu atau bagaimana begitu, sehingga dia memiliki kemampuan untuk menghakimi hati dan motivasi orang lain. Setelah Owen Strachan, profesor SBC di Midwestern Baptist Theological Seminary, menegornya lewat akun Twitter-nya, dengan berkata \u201cwanita tidak seharusnya khotbah di Minggu pagi kepada seluruh jemaat,\u201d Moore secara publik menegor dia dengan Twitter-nya juga, berkata, \u201cSaya akan ketakutan untuk menjadi wanita yang kamu setujui.\u201d Dengan berkata demikian, Beth Moore mengakui bahwa dia menolak untuk menjadi wanita yang akan disetujui Rasul Paulus, karena Rasul Paulus-lah yang dengan keras berkata, \u201cAku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri\u201d (1 Tim. 2:12). Beth Moore tidak pintar berdiam diri, ataupun, sepertinya untuk menunjukkan \u201croh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah\u201d (1 Pet. 3:4). Dia menyebut posisi Owen yang sebenarnya alkitabiah itu sebagai \u201cseksisme dan misogini.\u201d Tidak mengejutkan, MacArthur dikritik secara luas, termasuk oleh J. D. Greear, presiden dari Southern Baptist Convention, dan Danny Akin, presiden dari Southeastern Baptist Theological Seminary. Ada sebagian orang yang mengritik MacArthur karena pandangannya, dan ada yang mengritiknya karena \u201cnada\u201d yang dia gunakan. Tetapi orang-orang yang merasa bahwa John MacArthur terlalu keras, perlu menghabiskan lebih banyak waktu dengan para pengkhotbah Alkitab zaman dulu yang dipuji oleh Tuhan, misalnya Henokh, yang berkata tentang generasi sekarang ini, \u201cSesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya, hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas ORANG-ORANG FASIK karena semua PERBUATAN FASIK, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan ORANG-ORANG BERDOSA YANG FASIK itu terhadap Tuhan\u201d (Yudas 15). Kira-kira bagaimana \u201cnada\u201d bicara demikian? Saya bertanya-tanya apakah Henokah juga seorang misoginis (istilah untuk \u201cpembenci wanita\u201d)?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 2 November 2019, sumber: www.wayoflife.org) Di Konferensi Truth Matters, yang diadakan di Grace Community Church, gereja MacArthur sendiri, tanggal 16-18 Oktober 2019, John MacArthur ditanya dalam sesi tanya jawab tentang Beth Moore. MacArthur menjawab dengan dua kata, &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2019\/11\/john-macarthur-memberitahu-pengkhotbah-wanita-beth-moore-untuk-pulang\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52,575],"tags":[],"class_list":["post-3373","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-gereja","category-wanita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3373","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3373"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3373\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3374,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3373\/revisions\/3374"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3373"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3373"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3373"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}