{"id":3381,"date":"2019-11-23T09:49:58","date_gmt":"2019-11-23T02:49:58","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=3381"},"modified":"2019-11-23T09:49:58","modified_gmt":"2019-11-23T02:49:58","slug":"bbc-mengajarkan-anak-anak-sekolah-di-inggris-bahwa-ada-lebih-dari-100-gender","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2019\/11\/bbc-mengajarkan-anak-anak-sekolah-di-inggris-bahwa-ada-lebih-dari-100-gender\/","title":{"rendered":"BBC Mengajarkan Anak-Anak Sekolah di Inggris Bahwa Ada \u201cLebih dari 100 Gender\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">(Berita Mingguan GITS <\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">23<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\"> N<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">ovember<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong> <strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">201<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">9<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">, sumber: <\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\"><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">www.<\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">wayoflife<\/span><\/span><\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">.org<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Liberation Serif, serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p>Berikut ini disadur dari \u201cThe BBC teaching British school children,\u201d Creation.com, 14 Nov. 2019: \u201cStasiun media terkenal dari Inggris, BBC, telah merilis sembilan video online yang berjudul \u2018The Big Talk\u2019 untuk dipakai di sekolah-sekolah Inggris sebagai bagian dari kurikulum Edukasi tentang Hubungan dan Seksualitas, yang baru saja berlaku di Inggris mulai September 2019. Dalam film-film ini, yang rata-rata berdurasi empat menit, anak-anak diajarkan bahwa seks tidak berhubungan dengan gender, bahwa orang bisa masuk penjara karena \u2018tidak menghormati atau bersikap benci\u2019 (kepada orang dengan orientasi seksual yang berbeda), dan bahwa ada \u2018lebih dari 100 identitas gender yang berbeda.\u2019 &#8230; Siapapun yang mempertanyakan ideologi ini akan dianggap sebagai seorang yang sangat sesat. Namun, pengajaran BBC ini hanya akan menaburkan kebingungan besar di dalam masyarakat. Kebenaran yang pahit adalah bahwa suatu filosofi yang radikal dan berbahaya sedang dipaksakan kepada kaum yang muda dan rentan sebagai bagian dari usaha memajukan suatu ideologi politis yang ekstrim. Sangatlah mengkhawatirkan bahwa BBC sekarang mengkhotbahkan \u2018doktrin inklusivitas\u2019 yang baru ini kepada anak-anak yang masih berusia 9-12 tahun. &#8230; Materi dalam video-video BBC tersebut seharusnya membuat terkejtuh orang tua dan guru manapun yang peduli kepada kesehatan mental anak-anak, terutama yang mau membesarkan anak-anak sesuai dengan standar Alkitab. Kejadian 1:26-28 menyingkapkan bahwa Allah menciptakan manusia sebagai laki-laki dan perempuan, sesuai dengan gambar dan rupaNya. Adam dan Hawa adalah pasangan pertama yang menikah dalam Kitab Suci, dan Yesus sendiri menegaskan definisi Alkitab tentang pernikahan sebagai seorang wanita dan seorang laki-laki untuk seumur hidup (Matius 19:4-6; Mar. 10:6-8). &#8230;Namun, dalam video-video BBC tersebut, anak-anak sekolah dihimbau untuk melanggar standar Firman Allah yang jelas dan untuk merayakan perilaku menyimpang. Hal ini dilakukan untuk memantik benang bom budaya dan moral. &#8230;Baru-baru ini, seorang akademisi Kanada, Christopher Dummitt, seorang pemimpin dalam bidang studi sejarah gender, dengan blak-blakan mengakui: \u2018Semua orang mengarang sesuka hati saja. Inilah caranya ilmu pembelajaran gender berlaku.\u2019 Dummitt mengakui bahwa bidang studinya didasari pada kepercayaan ideologis yang belum terbukti bahwa gender adalah sesuatu yang diciptakan oleh masyarakat, dan bahwa gender itu tidaklah biner (yaitu tidak hanya lelaki dan perempuan saja), dan bahwa maskulinitas tradisional memberikan kekuatan kepada laki-laki untuk menganiaya wanita. Pemikiran demikian telah mendominasi bidang liberal arts di institusi-institusi akademis Barat sejak tahun 1990an. Tetapi ideologi seperti itu, Dummitt mengakui, adalah \u2018rusak total,\u2019 tidak didasarkan pada fakta biologis.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 23 November 2019, sumber: www.wayoflife.org) Berikut ini disadur dari \u201cThe BBC teaching British school children,\u201d Creation.com, 14 Nov. 2019: \u201cStasiun media terkenal dari Inggris, BBC, telah merilis sembilan video online yang berjudul \u2018The Big Talk\u2019 untuk dipakai &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2019\/11\/bbc-mengajarkan-anak-anak-sekolah-di-inggris-bahwa-ada-lebih-dari-100-gender\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[970],"tags":[],"class_list":["post-3381","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lgbt"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3381","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3381"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3381\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3382,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3381\/revisions\/3382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3381"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3381"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3381"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}