{"id":3543,"date":"2021-01-02T10:48:37","date_gmt":"2021-01-02T03:48:37","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=3543"},"modified":"2021-01-02T10:48:37","modified_gmt":"2021-01-02T03:48:37","slug":"pengadilan-tinggi-inggris-mempertahankan-kebebasan-untuk-menyinggung-dalam-kebebasan-berbicara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2021\/01\/pengadilan-tinggi-inggris-mempertahankan-kebebasan-untuk-menyinggung-dalam-kebebasan-berbicara\/","title":{"rendered":"Pengadilan Tinggi Inggris Mempertahankan \u201cKebebasan untuk Menyinggung\u201d dalam Kebebasan Berbicara"},"content":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 2 Januari 2021, sumber: www.wayoflife.org)<br \/>\nBerikut ini disadur dari \u201cRight to Offend Upheld,\u201d Reformation Charlotte, 18 Des. 2020: \u201cInggris dalam beberapa dekade terakhir ini dikenal sebagai pre-cursor (semacam pembuka jalan) bagi apa yang akan terjadi Amerika Serikat dalam hal kebijakan sosial. Pergeseran liberal yang terjadi dengan jelas di sana sering akhirnya menjalar ke Pantai Barat Amerika, yang lalu akan menjalar ke timur dari sana. Salah satu gerakan yang paling parah yang terjadi Inggris dalam dekade terakhir ini adalah gerakan untuk melawan kebebasan berbicara, yang menghukum orang-orang yang menyinggung orang lain melalui kata-kata. Dari pengalaman pribadi, karena saya pernah pergi ke Inggris untuk berkhotbah di tempat umum, satu hal yang harus hati-hati adalah berkhotbah secara terbuka melawan homoseksualitas. Khalayak ramai sangat mudah memberontak terhadap khotbah seperti ini, yang akan mendatangkan polisi ke diri kita karena dianggap melakukan \u2018hate speech.\u2019 Sederhananya, khotbah seperti ini dilarang. Namun, situasi ini bisa berubah karena adanya keputusan penting oleh Court of Appeals (semacam Pengadilan Tinggi) Inggris, yang baru-baru ini mempertahankan hak untuk \u2018menyinggung\u2019 dalam sebuah keputusan tentang kebebasan berbicara. Daily Mail melaporkan, \u2018Para hakim bersikukuh bahwa kebebasan berbicara mencakup juga kebebasan untuk menyinggung dalam sebuah keputusan yang penting yang dapat membantu membalikkan gelombang intoleransi woke, setelah seorang feminis yang menyebut seorang perempuan transgender sebagai \u2018pig in a wig\u2019 (babi yang pakai rambut palsu) dan \u2018seorang lelaki\u2019 dibebaskan dari kesalahan.\u2019 Bertugas memimpin sebuah kasus di Pengadilan Tinggi tersebut, Lord Justice Bean dan Mr. Justice Warby mengatakan: \u2018Kebebasan untuk hanya mengatakan hal-hal yang tidak menyinggung orang lain, bukanlah kebebasan yang bernilai untuk dipertahankan.\u2019 Mereka menambahkan bahwa \u2018kebebasan berbicara mencakup kebebasan untuk menyinggung, dan bahkan untuk menghina orang lain.\u2019 Keputusan dari dua anggota senior dari sistem judisial tersebut akan menjadi preseden bagi kasus-kasus di masa depan yang melibatkan kebebasan berbicara.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 2 Januari 2021, sumber: www.wayoflife.org) Berikut ini disadur dari \u201cRight to Offend Upheld,\u201d Reformation Charlotte, 18 Des. 2020: \u201cInggris dalam beberapa dekade terakhir ini dikenal sebagai pre-cursor (semacam pembuka jalan) bagi apa yang akan terjadi Amerika Serikat &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2021\/01\/pengadilan-tinggi-inggris-mempertahankan-kebebasan-untuk-menyinggung-dalam-kebebasan-berbicara\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-3543","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-general-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3543","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3543"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3543\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3544,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3543\/revisions\/3544"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3543"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3543"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3543"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}