{"id":3687,"date":"2022-07-23T11:04:19","date_gmt":"2022-07-23T04:04:19","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=3687"},"modified":"2022-07-23T11:04:19","modified_gmt":"2022-07-23T04:04:19","slug":"para-evolusionis-mengakui-kegagalan-bidang-studi-mereka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2022\/07\/para-evolusionis-mengakui-kegagalan-bidang-studi-mereka\/","title":{"rendered":"Para Evolusionis Mengakui Kegagalan Bidang Studi Mereka"},"content":{"rendered":"<p>Berikut ini dikutip dari \u201cEvolutionists Admit\u201d, Evolution News and Science Today , 1 Juli 2022: \u201cSebuah artikel di The Guardian oleh jurnalis sains Stephen Buranyi mewakili sesuatu yang luar biasa dalam cara masyarakat publik memproses kegagalan teori evolusi. Di masa lalu, kegagalan-kegagalan tersebut telah diakui oleh beberapa ahli biologi \u2026 tetapi selalu dalam berbagai setting (misal dalam jurnal teknis atatu konferensi) ketika mereka berpikir tidak ada orang di luar lingkaran profesional mereka yang sedang mendengarkan. &#8230; Nah, bidang biologi evolusioner baru saja melakukan hal yang setara dengan penumpahan informasi besar-besaran di Facebook &#8230; Dalam sebuah artikel yang sangat panjang, nama-nama teratas di bidang tersebut memberitahu Buranyi tentang apa yang sudah diketahui oleh para pendukung <i>intelligent design<\/i>, tetapi hanya sedikit pembaca Guardian yang dapat menebaknya. Judul utama dari harian Inggris yang berhaluan kiri itu bertanya, \u2018Apakah kita memerlukan teori evolusi yang baru?\u2019 Jawaban singkatnya: ya. Artikel ini penuh dengan pengakuan yang memalukan: \u2018Kedengarannya aneh, <b>para ilmuwan masih belum mengetahui jawaban atas beberapa pertanyaan paling mendasar tentang bagaimana kehidupan di Bumi berevolusi<\/b>. Ambil organ mata, misalnya. Dari mana mereka berasal, tepatnya? Penjelasan biasa tentang bagaimana kita mendapatkan organ yang luar biasa rumit ini bersandar pada teori seleksi alam. &#8230; Ini adalah kisah dasar evolusi, seperti yang diceritakan dalam banyak buku teks dan buku terlaris sains populer. <b>Masalahnya, menurut semakin banyak ilmuwan, adalah hal itu sangat kasar dan menyesatkan. <\/b><b>Salah <\/b><b>satu <\/b><b>contohnya adalah bahwa kisah <\/b><b>ini <\/b><b>berm<\/b><b>ula di <\/b><b>bagian<\/b><b> tengah, menerima begitu saja keberadaan sel <\/b><b>yang peka cahaya,<\/b><b> lensa, dan iris, tanpa menjelaskan dari mana <\/b><b>semua itu ber<\/b><b>asal<\/b>. Kisah evolusi juga tidak mampu menjelaskan bagaimana komponen-komponen yang halus dan mudah terganggu seperti itu menyatu bersama untuk membentuk satu organ. <b>Dan bukan hanya mata<\/b> yang sulit dijelaskan oleh teori tradisional ini. \u2018Mata pertama, sayap pertama, plasenta pertama. Bagaimana mereka muncul. Menjelaskan ini adalah motivasi dasar biologi evolusioner,\u2019 kata Armin Moczek, ahli biologi di Universitas Indiana. \u2018Namun, kita masih belum memiliki jawaban yang bagus. <b>Gagasan klasik tentang perubahan bertahap, satu <\/b><b>kecelakaan demi satu kecelakaan <\/b><b>yang <\/b><b>membawa keuntungan<\/b><b>, sejauh ini gagal total<\/b>.\u2019 Ada prinsip-prinsip inti evolusi tertentu yang tidak dipertanyakan secara serius oleh ilmuwan. Semua orang setuju bahwa seleksi alam berperan, seperti halnya juga mutasi dan kebetulan acak. Namun bagaimana tepatnya proses-proses ini berinteraksi&#8211;dan apakah kekuatan lain mungkin juga bekerja&#8211;telah menjadi bahan <b>perdebatan sengit<\/b>. \u2018Jika kita tidak dapat menjelaskan berbagai hal dengan alat-alat yang kita miliki saat ini,\u2019 ahli biologi Universitas Yale G\u00fcnter Wagner memberi tahu saya, \u2018kita harus menemukan cara-cara baru untuk menjelaskannya\u2019 [Buranyi, \u2018Apakah kita memerlukan teori evolusi yang baru?\u2019 The Guardian, 28 Juni 2022] &#8230; Di balik semua ini, ada pertanyaan lain yang lebih dalam: apakah ide kisah besar biologi adalah dongeng yang akhirnya harus kita tinggalkan.\u2019 &#8230; \u2018Sangat kasar dan menyesatkan\u2019? Sebuah \u2018gagasan klasik\u2019 yang \u2018sejauh ini gagal total\u2019? &#8216;Dongeng yang akhirnya kita tinggalkan\u2019? &#8230; Beginilah cara para penulis <i>Evolution News <\/i>menggambarkan<i> <\/i>masalah<i>&#8211;<\/i>masalah dengan teori Darwin. Tapi saya tidak menyangka akan melihatnya dalam tulisan The Guardian.\u201d [CATATAN PENUTUP: Seleksi alam, mutasi, dan peluang acak bukanlah kekuatan kreatif dan sama sekali tidak menjelaskan apa pun tentang keberadaan kehidupan seperti yang kita ketahui.]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut ini dikutip dari \u201cEvolutionists Admit\u201d, Evolution News and Science Today , 1 Juli 2022: \u201cSebuah artikel di The Guardian oleh jurnalis sains Stephen Buranyi mewakili sesuatu yang luar biasa dalam cara masyarakat publik memproses kegagalan teori evolusi. Di masa &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2022\/07\/para-evolusionis-mengakui-kegagalan-bidang-studi-mereka\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3687","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-science_n_bible"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3687","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3687"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3687\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3688,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3687\/revisions\/3688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3687"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3687"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3687"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}