{"id":4233,"date":"2026-08-29T18:17:04","date_gmt":"2026-08-29T11:17:04","guid":{"rendered":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=4233"},"modified":"2026-08-29T18:18:57","modified_gmt":"2026-08-29T11:18:57","slug":"charles-spurgeon-perbudakan-dan-wilayah-selatan-as-di-masa-lampau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2026\/08\/charles-spurgeon-perbudakan-dan-wilayah-selatan-as-di-masa-lampau\/","title":{"rendered":"Charles Spurgeon, Perbudakan, dan Wilayah Selatan AS di Masa Lampau"},"content":{"rendered":"<p>Sumber: www.wayoflife.org<\/p>\n<p>Berikut ini adalah kutipan dari artikel \u201cThe Lion of Anacostia and the Prince of Preachers,\u201d majalah <em>World<\/em>, 13 Agustus 2026:<br \/>\nSpurgeon tidak pernah mengunjungi Amerika Serikat, meskipun ada banyak undangan dan ia sempat mempertimbangkan perjalanan ke sana pada tahun 1859. Sikapnya yang vokal menentang perbudakan membuat kunjungan itu terlalu berbahaya. \u2018Dari lubuk hati terdalam, saya membenci perbudakan&#8230; dan meskipun saya bersekutu dalam Perjamuan Tuhan dengan orang-orang dari berbagai keyakinan, namun dengan seorang pemilik budak, saya tidak memiliki persekutuan dalam bentuk apa pun,\u2019 tulisnya. \u2018Setiap kali ada pemilik budak yang menemui saya, saya menganggapnya sebagai kewajiban saya untuk menyatakan kebencian saya terhadap kejahatannya&#8230; sebagai pencuri manusia.\u2019 Sikap Spurgeon ini mendapat perhatian dan penentangan. \u2018Jika penulis yang bersikap seperti orang Farisi itu sampai menampakkan diri di wilayah ini, kami berharap seutas tali yang kuat akan segera melilit lehernya yang pandai berorasi itu,\u2019 demikian seruan keras surat kabar <em>The Southern Reporter and Daily Commercial Courier<\/em> pada tahun 1860. Surat kabar <em>The North Carolinian<\/em> mencatat bahwa banyak orang \u2018menginginkan kesempatan untuk melampiaskan kemarahan pada pengkhotbah munafik ini.\u2019 <em>The Weekly Raleigh Register<\/em> menyatakan bahwa siapa pun yang menjual khotbah-khotbahnya [Spurgeon] harus ditangkap dan didakwa karena \u2018menyebarkan publikasi yang memicu hasutan.\u2019 Sebuah surat kabar Florida menuduhnya sebagai \u2018orang Inggris yang banyak bicara, pemakan daging sapi, sombong, angkuh, merasa paling benar sendiri, dan bersikap seperti orang Farisi.\u2019 Khotbah-khotbah Spurgeon dilarang dan dibakar. Beberapa surat kabar di wilayah Selatan bahkan menyerukan agar orang-orang ikut menyumbang dalam acara pembakaran massal karya-karya Spurgeon yang telah dijadwalkan. \u2018Karakter Spurgeon dihancurkan (dipermalukan secara kejam) di seluruh wilayah Konfederasi,\u2019 catat The Spurgeon Center di Midwestern Seminary. \u2018Khotbah-khotbahnya, yang pada tahun 1862-1863 terjual satu juta eksemplar setiap tahunnya, dikecam keras. Buku-bukunya, yang terjual 1.000 eksemplar per menit di pameran dagang, dimusnahkan di depan umum. Api unggun pembakaran khotbah menerangi halaman penjara, perkebunan, dan toko buku di seluruh negara bagian Selatan.\u2019\u201d<\/p>\n<p>Editor: Dalam hidup ini, jika kita mau berdiri untuk kebenaran, tidak mungkin semua orang suka dan menyenangi kita. Kita tidak perlu terlalu khawatir tentang itu. Yang perlu kita puaskan hanyalah Tuhan yang menjadi komandan kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber: www.wayoflife.org Berikut ini adalah kutipan dari artikel \u201cThe Lion of Anacostia and the Prince of Preachers,\u201d majalah World, 13 Agustus 2026: Spurgeon tidak pernah mengunjungi Amerika Serikat, meskipun ada banyak undangan dan ia sempat mempertimbangkan perjalanan ke sana pada &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2026\/08\/charles-spurgeon-perbudakan-dan-wilayah-selatan-as-di-masa-lampau\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-4233","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-general-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4233"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4236,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4233\/revisions\/4236"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}