{"id":4258,"date":"2026-10-10T06:35:16","date_gmt":"2026-10-09T23:35:16","guid":{"rendered":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=4258"},"modified":"2026-10-10T06:35:16","modified_gmt":"2026-10-09T23:35:16","slug":"pekerjaan-arkeologis-di-bawah-gereja-makam-kudus-church-of-the-holy-sepulchre-mengonfirmasi-keberadaan-sebuah-taman-dari-abad-pertama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2026\/10\/pekerjaan-arkeologis-di-bawah-gereja-makam-kudus-church-of-the-holy-sepulchre-mengonfirmasi-keberadaan-sebuah-taman-dari-abad-pertama\/","title":{"rendered":"Pekerjaan Arkeologis di bawah Gereja Makam Kudus (Church Of The Holy Sepulchre) Mengonfirmasi Keberadaan Sebuah Taman dari Abad Pertama"},"content":{"rendered":"<p>Sumber: www.wayoflife.org<\/p>\n<p>&#8220;Dan di tempat Ia disalibkan itu ada sebuah taman, dan dalam taman itu ada sebuah kubur yang baru, yang di dalamnya belum pernah seorang pun diletakkan\u201d (Yohanes 19:41). Berikut ini adalah kutipan dari \u201cAncient Seeds and Pollen Beneath Jerusalem\u2019s Church of the Holy Sepulchre,\u201d Political.org, 2 September 2026: \u201cPara arkeolog yang melakukan penggalian di bawah salah satu situs paling suci umat Kristen telah menemukan bukti botani kuno \u2014 berupa biji dan serbuk sari dari pohon zaitun dan tanaman anggur \u2014 yang memperkuat deskripsi dalam Perjanjian Baru mengenai keberadaan sebuah taman di lokasi tempat Yesus Kristus disalibkan dan dimakamkan. Temuan ini, yang dipimpin oleh Profesor Francesca Romana Stasolla dari Universitas Sapienza Roma, sangat selaras dengan Yohanes 19:41, yang menyatakan bahwa terdapat sebuah taman di dekat tempat penyaliban, yang di dalamnya terdapat sebuah makam baru tempat jenazah belum pernah dibaringkan sebelumnya. Analisis arkeobotani terhadap sampel tanah yang diambil dari bawah lantai batu gereja tersebut mengungkap adanya biji dan serbuk sari kuno yang sesuai dengan pohon zaitun dan tanaman anggur \u2014 tanaman khas kebun budidaya di Yudea pada abad pertama \u2014 yang berasal dari sekitar 2.000 tahun yang lalu. &#8230; <\/p>\n<p>Gereja tersebut telah lama diyakini berdiri di atas lokasi penyaliban sekaligus pemakaman Yesus, namun hingga saat ini belum ada bukti arkeologis mengenai kebun yang digambarkan dalam kitab suci tersebut. &#8230; Seorang ahli mencatat bahwa para akademisi sebelumnya banyak yang meragukan apakah Yesus dimakamkan di lingkungan suatu perkebunan, namun ia mengatakan, \u2018sebaliknya, kita justru mendapati konfirmasi bahwa memang ada sebuah taman di sana \u2014 dan dengan demikian, Injil Yohanes terbukti akurat kembali dalam hal perinciannya.\u2019\u201d<\/p>\n<p>Berikut ini adalah kutipan dari \u201cSite where Jesus was crucified and buried,\u201d Fox News, 2 September 2026: \u201cTemuan ini memberikan dukungan arkeologis terhadap perincian yang digambarkan dalam Injil Yohanes, ujar Douglas Estes, profesor madya bidang agama di New College of Florida. Estes, yang memiliki spesialisasi dalam sejarah Kekristenan awal dan tidak terlibat dalam penelitian tersebut. Dia mengatakan kepada Fox News Digital bahwa Kitab Yohanes sering kali dianggap berlebihan oleh kaum skeptis. Arkeologi telah \u2018seiring berjalannya waktu, berulang kali mengonfirmasi perincian-perincian dari Injil Yohanes.\u2019 &#8230; Ia menambahkan, \u2018Sebagai contoh, pada abad ke-19, para akademisi mempertanyakan apakah mungkin terdapat lima serambi bertiang [di Kolam Bethesda di Yerusalem], sebagaimana yang disebutkan Yohanes pasal 5.\u2019 Penemuan arkeologis di kemudian hari mendapati bahwa, ya, memang terdapat lima deretan tiang di sana.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber: www.wayoflife.org &#8220;Dan di tempat Ia disalibkan itu ada sebuah taman, dan dalam taman itu ada sebuah kubur yang baru, yang di dalamnya belum pernah seorang pun diletakkan\u201d (Yohanes 19:41). Berikut ini adalah kutipan dari \u201cAncient Seeds and Pollen Beneath &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2026\/10\/pekerjaan-arkeologis-di-bawah-gereja-makam-kudus-church-of-the-holy-sepulchre-mengonfirmasi-keberadaan-sebuah-taman-dari-abad-pertama\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[235],"tags":[],"class_list":["post-4258","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-arkeologi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4258","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4258"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4258\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4259,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4258\/revisions\/4259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}