{"id":428,"date":"2010-07-10T14:27:00","date_gmt":"2010-07-10T07:27:00","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=428"},"modified":"2010-07-10T14:27:00","modified_gmt":"2010-07-10T07:27:00","slug":"theolog-mengatakan-bahwa-yesus-tidak-disalibkan-pada-sebuah-salib","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2010\/07\/theolog-mengatakan-bahwa-yesus-tidak-disalibkan-pada-sebuah-salib\/","title":{"rendered":"Theolog Mengatakan Bahwa Yesus Tidak Disalibkan pada Sebuah Salib"},"content":{"rendered":"<p><!-- \t\t@page { margin: 0.79in } \t\tP { margin-bottom: 0.08in } \t\tA:link { so-language: zxx } --><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: small;\">(Berita Mingguan GITS 10 Juli 2010, diterjemahkan dari <\/span><\/span><\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: times new roman,new york,times,serif;\"><span style=\"font-size: small;\">www.wayoflife.org<\/span><\/span><\/span><\/a><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Times New Roman;\"><span style=\"font-size: small;\">)<\/span><\/span><\/span><br \/>\nGunnar Samuelsson, seorang theologi di Gothenburg University, mengklaim bahwa Yesus tidak disalibkan pada sebuah salib. Menurut London Telegraph: \u201cIa mengklaim bahwa Alkitab disalahtafsirkan karena tidak ada referensi eksplisit mengenai penggunaan paku atau mengenai penyaliban \u2013 hanyalah bahwa Yesus memikul sebuah \u201cstaurus\u201d menuju Kalvari, yang tidak harus diartikan sebagai salib tetapi juga bisa berarti sebuah \u201ctiang.\u201d Mr. Samuelsson, yang telah menulis sebuah thesis 400 halaman setelah mempelajari teks-teks bahasa aslinya, mengaakan: &#8216;Masalahnya adalah gambaran tentang penyaliban secara menyolok tidak ada di literatur-literatur kuno. Sumber-sumber yang diharapkan akan mendukung pengertian yang sudah mapan tentang kejadian itu, ternyata sebenarnya tidak mengatakan apa-apa&#8217;\u201d (\u201cJesus Did Not Die on Cross,\u201d Telegraph, 23 Juni 2010). Faktanya adalah Alkitab dengan jelas menyatakan Yesus disalibkan di atas sebuah salib melalui pemakuan tangan dan kakiNya (Yoh. 20:20, 25, 27; Maz. 22:16). Mengenai bukti-bukti sejarah di luar Alkitab, Josephus adalah seorang saksi mata peristiwa penyaliban orang-orang Yahudi pada saat pengepungan Yerusalem antara tahun 66-70 M. Lebih lanjut lagi, pada tahun 1968, sebuah tim arkeolog menemukan kerangka tulang seorang laki-laki yang telah disalibkan oleh Roma pada abad pertama Masehi. Tim itu dipimpin oleh V. Tzaferis dan penemuan itu ada di Giv&#8217;at ha-Mivtar (Ras el-Masaref), sedikit Timur Laut dari Yerusalem dekat Bukit Scopus (J.H. Charlesworth, \u201cJesus and Jehohanan,\u201d Expository Times, Edinburgh, Februari 1972). Tempat pekuburan tersebut, yang mengandung tulang-tulang 35 individu, ditanggali berasal dari akhir abad kedua SM hingga 70 M ketika Yerusalem jatuh ke tangan Roma. Seorang lelaki muda bernama Jehohanan (Yohanes dalam bahasa Indonesia) (namanya tercantum di kuburannya) mati disalibkan pada tahun antara 7 M dan 66 M. Ini dikonfirmasi oleh Dr. N. Haas dari Departmen Anatomi dari Sekolah Kedokteran Hadassah (Hebrew University). Paku-paku ditancapkan melalui tangan dan kakinya. Kedua kakinya dipatahkan di tulang kering.<br \/>\nEDITOR: Demikian juga kelompok bidat Saksi Yehovah mengajarkan bahwa Yesus tidak disalibkan di salib bentuk \u201ct\u201d yang tradisional, tetapi pada sebuah tiang saja, dengan kedua tanganNya ke atas. Tetapi bukti-bukti Alkitab maupun arkeologi mematahkan pengajaran bidat Saksi Yehovah ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjadi theolog bukan berarti pasti benar. Ada juga theolog yang tidak percaya kata Alkitab, atau memutarbalikkan Alkitab. Berikut ada theolog yang mengatakan bahwa Yesus tidak disalibkan. <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2010\/07\/theolog-mengatakan-bahwa-yesus-tidak-disalibkan-pada-sebuah-salib\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[235,4],"tags":[563,561,562,127],"class_list":["post-428","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-arkeologi","category-general-umum","tag-paku","tag-salib","tag-tiang","tag-yesus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/428","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=428"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/428\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":429,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/428\/revisions\/429"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=428"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=428"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=428"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}