{"id":600,"date":"2010-11-13T16:26:24","date_gmt":"2010-11-13T09:26:24","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=600"},"modified":"2010-11-13T16:26:24","modified_gmt":"2010-11-13T09:26:24","slug":"el-shaddai-tidak-ada-hubungannya-dengan-aspek-feminim-dari-allah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2010\/11\/el-shaddai-tidak-ada-hubungannya-dengan-aspek-feminim-dari-allah\/","title":{"rendered":"El Shaddai Tidak Ada Hubungannya Dengan Aspek Feminim Dari Allah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #3a352a;\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: small;\">(Berita Mingguan GITS 13 November 2010, diterjemahkan dari <\/span><\/span><\/span><a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\"><span style=\"color: #3a352a;\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: small;\"><strong>www.wayoflife.org<\/strong><\/span><\/span><\/span><\/a><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: small;\">)<\/span><\/span><\/span><br \/>\nWilliam Young, penulis buku The Shack, mengklaim bahwa adalah baik untuk menggambarkan Allah sebagai wanita karena Alkitab katanya menggambarkan Allah dengan istilah-istilah feminim. Ia mengutip nama El Shaddai sebagai contoh, dan mengklaim bahwa nama itu menggambarkan Allah sebagai \u201cyang berbuah dada.\u201d Faktanya, kata \u201cshaddai\u201d dalam bahasa Ibrani Perjanjian Lama, diterjemahkan \u201cYang Mahakuasa\u201d dalam Alkitab King James dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan buah dada. Kata ini berasal dari kata \u201cshadad,\u201d yang berarti \u201cbesar tegap, yaitu (secara figuratif) berkuasa (secara pasif, tidak dapat dikalahkan)\u201d (Strong). Berikut ini dari George Pember: \u201cUntuk mendukung doktrin yang baru saja disebut ini (tentang adanya jenis kelamin dalam keilahian), ada penganut theosofis tertentu menciptakan makna baru untuk kata Ibrani Shaddai, yang dalam versi kita sudah benar diterjemahkan \u201cMahakuasa.\u201d Mereka beranggapan bahwa kata ini berhubungan dengan kata \u201cshad,\u201d yang mengacu kepada buah dada wanita. Tetapi hubungan seperti itu tidak mungkin, dan sejauh yang kita ketahui, tidak pernah diajukan oleh satu orang ahli pun yang netral. Beberapa theolog Kristen termakan oleh pengertian Shaddai yang salah ini, dan menjelaskan bahwa kata ini berarti pertama-tama \u201cberbuah dada penuh,\u201d dan lalu \u201cberkelimpahan.\u201d Pemakaian salah satu gelar Yang Mahatinggi yang paling agung secara sedemikian tidak terhormat seharusnya cukup untuk menyadarkan mereka\u201d (The Church, the Churches, and the Mysteries).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 13 November 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) William Young, penulis buku The Shack, mengklaim bahwa adalah baik untuk menggambarkan Allah sebagai wanita karena Alkitab katanya menggambarkan Allah dengan istilah-istilah feminim. Ia mengutip nama El Shaddai sebagai contoh, dan &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2010\/11\/el-shaddai-tidak-ada-hubungannya-dengan-aspek-feminim-dari-allah\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[282,803,800,805,804,802,801,967],"class_list":["post-600","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kesesatan-umum-dan-new-age","tag-allah","tag-buah-dada","tag-el","tag-feminim","tag-gelar","tag-mahakuasa","tag-shaddai","tag-wanita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/600","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=600"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/600\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":601,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/600\/revisions\/601"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=600"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=600"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=600"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}