{"id":736,"date":"2011-03-06T21:26:24","date_gmt":"2011-03-06T14:26:24","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=736"},"modified":"2011-03-06T21:26:24","modified_gmt":"2011-03-06T14:26:24","slug":"ironi-seminar-daniel-wallace-dan-sola-scriptura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2011\/03\/ironi-seminar-daniel-wallace-dan-sola-scriptura\/","title":{"rendered":"Ironi Seminar Daniel Wallace Dan Sola Scriptura"},"content":{"rendered":"<p>Pada tanggal 12 Maret 2011, Daniel Wallace akan mengunjungi Jakarta atas undangan Sola Scriptura untuk memberikan seminar yang bertema: \u201cWhy Trust The Bible?\u201d (<a href=\"http:\/\/solascripturaonline.org\/\">http:\/\/solascripturaonline.org\/<\/a>). Dalam promosi seminar tersebut, pertanyan berikut dilontarkan untuk memancing minat umum: \u201cSeberapa dapat dipercayakah teks-teks yang mendasari Alkitab kita, terutama Perjanjian Baru?\u201d Ironi dari semua ini adalah bahwa Wallace sama sekali tidak memiliki dasar yang kuat untuk menjawab pertanyaan ini. Saya mengatakan ini bukan karena meragukan kemampuan Wallace, yang adalah seorang ahli bahasa Yunani, tetapi karena dia memiliki fondasi Bibliologi yang salah. Wallace adalah editor dari <a href=\"http:\/\/www.bible.org\/\">www.bible.org<\/a>, dan posisi Bibliologinya sangat jelas dalam artikel-artikel di sana. Dalam hal teks Yunani Perjanjian Baru, dia memegang posisi Critical Text CT), dan menyerang posisi Textus Receptus (TR) maupun Majority Text (<a href=\"http:\/\/bible.org\/article\/majority-text-and-original-text-are-they-identical\">http:\/\/bible.org\/article\/majority-text-and-original-text-are-they-identical<\/a>). Posisi Critical Text dikembangkan oleh Westcott dan Hort pada abad 19, dan adalah usaha Iblis untuk menggoyahkan Alkitab Perjanjian Baru yang sejak abad 16 (1516) sudah memakai Textus Receptus (Textus Receptus sudah dipakai sejak awal, tetapi tahun 1516 adalah pertama kali Perjanjian Baru dicetak secara lengkap). Textus Receptus didukung oleh mayoritas manuskrip, dan untuk menggoyahkan posisi ini, Westcott dan Hort membuat teori-teori mereka, yang menjunjung tinggi dua manuskrip saja (dengan kode B dan Aleph). Dua manuskrip ini sangat korup tetapi dianggap sebagai yang paling baik oleh Westcott dan Hort, dan juga Wallace rupanya.<\/p>\n<p>Salah satu contoh (dari sekian banyak) kebobrokan posisi Critical Text adalah dalam Injil Markus, di mana Critical Text menghilangkan 12 ayat terakhir Markus. Jadi, dalam Critical Text, Injil Markus berakhir di 16:8, dan banyak Alkitab terjemahan modern juga menghilangkan atau mempertanyakan bagian ini. Sebagai contoh, NIV memberi catatan kaki untuk perikop Markus 16:9-20, yang berbunyi \u201cThe earliest manuscripts and some other ancient witnesses do not have verses 9\u201320.\u201d (Manuskrip-manuskrip paling awal dan beberapa saksi kuno lain tidak memiliki ayat 9-20).<\/p>\n<p>Sebenarnya, posisi CT adalah posisi yang sangat menggelikan. Bahkan para pendukung CT sendiri, misalnya Kurt dan Barbara Aland, mengakui bahwa Markus 16:9-20 terdapat dalam 99% manuskrip (The Text of the New Testament, hal 292). Dari ribuan manuskrip Yunani yang kita miliki saat ini hanya ada tiga yang berhenti di Markus 16:8, yaitu, B (Vaticanus), Aleph (Sinaiticus), dan minisculus 304. Tiga versus ribuan manuskrip yang mendukung Markus 16:9-20. Argumen mereka adalah bahwa walau hanya didukung oleh 3 manuskrip, tetapi B dan Aleph adalah yang terbaik dan tertua (Abad keempat Masehi). Kedua pernyataan itu sangat salah. B dan Aleph adalah 2 manuskrip yang sangat korup, yang sering menyerang keilahian Kristus. Mereka juga bukan yang paling tua, dan selain itu, tua atau muda bukanlah patokan manuskrip yang benar.<\/p>\n<p>Markus 16:9-20, selain didukung oleh ribuan manuskrip Yunani, juga terdapat dalam banyak sekali manuskrip terjemahan yang sebagiannya jauh lebih tua daripada B dan Aleph, antara lain Old Latin, Syriac, Gothic, Vulgate, Armenian, dsb. Lebih jauh lagi, ayat-ayat dalam Markus 16:9-20 dikutip oleh banyak tokoh-tokoh awal kekristenan, seperti Papias, Justin Martyr, Tertullian, Irenaeus, Hippolytus, Eusebius, Marinus, Ambrose, Chrysostom dan Jerome. Banyak di antara mereka hidup di abad kedua Masehi.<\/p>\n<p><a name=\"_FOOTER_SECTION_\"><\/a> Bagaimanakah Wallace yang mendukung CT dapat mempertahankan bahwa Alkitab dapat dipercaya, jika mereka bersikukuh bahwa Markus 16:9-20 adalah palsu? Wallace percaya bahwa Injil Markus berakhir dengan kata-kata berikut: \u201cLalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena takut\u201d (Markus 16:8). BENARKAH INJIL MARKUS BERAKHIR DENGAN PARA MURID KETAKUTAN? Injil apa itu? Kabar baik apakah yang tidak menyertakan kebangkitan Yesus Kristus? Akal sehat tidak dapat menerima bahwa Markus menghentikan Injilnya dengan kata-kata bahwa para murid ketakutan, dan sama sekali tidak tidak menjelaskan kebangkitan Yesus. Hanya seorang yang tidak percaya dan sesat yang akan melakukan itu, dan saya percaya itulah yang terjadi, seorang penyesat mencoba menghilangkan Markus 16:9-20 dari manuskrip miliknya sendiri. Manuskrip ini lalu berlanjut ke B dan Aleph, tetapi mayoritas orang percaya abad-abad pertama tahu bahwa itu salah, dan mereka tetap memelihara Markus 16:9-20 yang tercermin dari ribuan manuskrip Yunani dan terjemahan yang mengandungnya.<\/p>\n<p>Wallace dan para pendukung CT lainnya akan mengatakan bahwa tidak ada doktrin yang dipengaruhi dengan hilang atau adanya Markus 16:9-20. Tetapi itu adalah ketidakbenaran! Yang jelas doktrin Bibliologi sudah dipengaruhi, karena Tuhan berkata bahwa FirmanNya tidak akan hilang satu iota atau satu titikpun, jangankan satu perikop penuh (Mat. 5:18). Markus 16:9 memberitahu kita bahwa Maria Magdalena adalah saksi pertama kebangkitan Yesus (informasi ini tidak ada di tempat lain). Markus 16:15 memberi penekanan yang kuat pada universalitas Injil (penekanan ini paling kuat dalam ayat ini). Markus 16:16 mengajarkan bahwa baptisan mengikuti percaya (bukan baptis bayi, info ini dihilangkan CT, karena CT juga menghilangkan Kisah Para Rasul 8:37). Pengajaran dalam Markus 16:17-18 hanya terdapat dalam Injil ini, jadi mana mungkin tidak ada doktrin yang hilang? Markus 16:19 adalah satu-satunya perikop yang memberitahu bahwa Yesus terangkat ke sebelah kanan Allah. Ada perikop lain yang mengajarkan pengangkatan Yesus, tetapi perikop lain itu tidak memberitahu Yesus terangkat ke sebelah kanan Allah. Markus 16:20 sangat penting bagi orang Kristen untuk mengerti bahwa mujizat-mujizat yang dilakukan para Rasul di abad pertama adalah untuk meneguhkan Firman, yaitu mendukung proses kanonisasi! Siapa bilang tidak ada doktrin yang dipengaruhi oleh Markus 16:9-20?<\/p>\n<p>Saya senang kalau Wallace masih mempercayai Alkitab, dan saya memang berharap demikian. Tetapi sebenarnya posisinya yang mendukung CT sangatlah tidak konsisten dengan iman yang teguh terhadap janji Tuhan akan pemeliharaan FirmanNya. Sayangnya, karena dia seorang ahli Yunani yang brilian, dia akan banyak mempengaruhi orang lain untuk memegang posisi CT. Banyak orang yang akan diperlemah imannya ketika mereka percaya CT. Betapa pintar pun seseorang, tanpa hikmat dari Tuhan, ia tidak dapat mengerti kebenaran. (Jika ada yang ingin memastikan bahwa posisi Wallace perihal Markus 16:9-20 sama seperti yang saya tulis di atas, <a href=\"http:\/\/bible.org\/article\/irony-end-textual-and-literary-analysis-mark-168\">http:\/\/bible.org\/article\/irony-end-textual-and-literary-analysis-mark-168<\/a> ditulis oleh Kelly Iverson, murid Wallace yang dia rekomendasikan).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tanggal 12 Maret 2011, Daniel Wallace akan mengunjungi Jakarta atas undangan Sola Scriptura untuk memberikan seminar yang bertema: \u201cWhy Trust The Bible?\u201d (http:\/\/solascripturaonline.org\/). Dalam promosi seminar tersebut, pertanyan berikut dilontarkan untuk memancing minat umum: \u201cSeberapa dapat dipercayakah teks-teks yang &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2011\/03\/ironi-seminar-daniel-wallace-dan-sola-scriptura\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-736","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-alkitab"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/736","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=736"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/736\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":737,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/736\/revisions\/737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=736"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=736"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=736"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}