{"id":857,"date":"2011-06-04T08:06:05","date_gmt":"2011-06-04T01:06:05","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=857"},"modified":"2011-06-04T08:06:57","modified_gmt":"2011-06-04T01:06:57","slug":"hukum-shariah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2011\/06\/hukum-shariah\/","title":{"rendered":"Hukum Shariah"},"content":{"rendered":"<p><a name=\"lw_1307145838_32\"><\/a>(Berita Mingguan GITS 03 June 2011, sumber: <a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a>)<br \/>\nKarakteristik-karakteristik hukum Sharia Islam berikut ini disadur dari sebuah daftar oleh Nonie Darwish, penulis dari Cruel and Unusual Punishment: The Terrifying Global Implications of Islamic Law. Baru-baru ini seorang wanita muda secara brutal dicambuk sampai mati di bawah hukum Shariah karena dia diperkosa. Lihat keseluruhan 34 poin di  <a href=\"http:\/\/frontpagemag.com\/2010\/08\/27\/sharia-for-dummies\/print\" target=\"_blank\">http:\/\/frontpagemag.com\/2010\/08\/27\/sharia-for-dummies\/print<\/a>. 1- Seorang Muslim yang meninggalkan Islam harus dibunuh segera. 2 \u2013 Seorang Muslim akan diampuni jika membunuh: seorang yang murtad, seorang pezinah, seorang perampok. Keadilan jalanan dan pembunuhan demi kehormatan (honor killing) dapat diterima. 3 \u2013 Seorang Muslim tidak akan dijatuhi hukuman mati jika ia membunuh seorang non-Muslim, tetapi akan dijatuhi hukuman mati jika membunuh seorang Muslim. 4 \u2013 Non-Muslim tidak sama rata dengan Muslim di bawah hukum ini. Mereka harus taat kepada hukum Islam jika mereka mau aman. Mereka dilarang untuk menikahi wanita Muslim, mempertontonkan anggur atau daging babi secara umum, mengutip Kitab Suci mereka atau secara terbuka merayakan hari besar atau pemakaman keagamaan mereka. Mereka dilarang untuk membangun gereja baru atau membangun gereja yang lebih tinggi daripada mesjid. Mereka tidak boleh masuk sebuah mesjid tanpa izin. Seorang non-Muslim tidak lagi mendapat perlindungan jika ia memimpin seorang Muslim keluar dari Islam. 5 \u2013 Seorang non-Muslim tidak dapat memerintah \u2013 bahkan atas minoritas yang non-Muslim. 6 \u2013 Tidak ada batasan umur bagi anak-anak perempuan untuk menikah. Kontrak pernikahan dapat dilakukan kapan saja setelah sang perempuan lahir dan dapat masuk ke dalam hubungan suami istri pada umur delapan atau sembilan. 7 \u2013 Seorang lelaki memiliki hak untuk mengambil hingga empat istri dan tidak ada satu pun yang memiliki hak untuk menceraikan dia \u2013 bahkan jika dia melakukan poligami tersebut. 8 \u2013 Kesaksian seorang wanita di pengadilan memiliki setengah nilai kesaksian seorang lelaki. 9 \u2013 Untuk membuktikan pemerkosaan, seorang wanita harus memiliki empat saksi lelaki. 10 \u2013 Seorang wanita Muslim harus menutupi setiap inci tubuhnya, yang dianggap \u201cAurat,\u201d organ seksual. 11 \u2013 Seorang Muslim harus berbohong jika tujuannya diharuskan. Ini berarti bahwa demi menaati perintah-perintah Islam, seperti Jihad, seorang Muslim diharuskan untuk berbohong dan tidak perlu merasakan perasaan malu atau bersalah berkaitan dengan bohong ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 03 June 2011, sumber: www.wayoflife.org) Karakteristik-karakteristik hukum Sharia Islam berikut ini disadur dari sebuah daftar oleh Nonie Darwish, penulis dari Cruel and Unusual Punishment: The Terrifying Global Implications of Islamic Law. Baru-baru ini seorang wanita muda secara &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2011\/06\/hukum-shariah\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[47],"tags":[],"class_list":["post-857","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-islam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=857"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/857\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":862,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/857\/revisions\/862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}