{"id":895,"date":"2011-07-09T10:09:55","date_gmt":"2011-07-09T03:09:55","guid":{"rendered":"http:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/?p=895"},"modified":"2011-07-09T10:09:55","modified_gmt":"2011-07-09T03:09:55","slug":"tokoh-tokoh-injili-mengatakan-bahwa-doktrin-tentang-penyiksaan-kekal-adalah-skandal-yang-merusak-karakter-allah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2011\/07\/tokoh-tokoh-injili-mengatakan-bahwa-doktrin-tentang-penyiksaan-kekal-adalah-skandal-yang-merusak-karakter-allah\/","title":{"rendered":"Tokoh-Tokoh Injili Mengatakan Bahwa Doktrin Tentang Penyiksaan Kekal Adalah Skandal yang Merusak Karakter Allah"},"content":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 09 Juli 2011, sumber: <a href=\"http:\/\/www.wayoflife.org\/\">www.wayoflife.org<\/a>)Edward Fudge, penulis dari The Fire that Consumes: A Biblical and Historical Study of the Doctrine of Final Punishment, mengatakan bahwa doktrin tentang penyiksaan kekal adalah \u201csuatu skandal yang buruk melawan karakter Allah sendiri\u201d (\u201cInterview: Scholar Edward Fudge,\u201d Christian Post, 23 Juni 2011). Fudge, yang percaya bahwa orang-orang yang tidak diselamatkan akan dilenyapkan sama sekali (annihilasi), mengatakan bahwa Allah yang dapat melemparkan orang ke dalam api untuk menderita selamanya \u201ctidak kedengaran seperti Allah yang saya kenal dan lihat dalam Yesus Kristus.\u201d Ini adalah pendapat yang berkembang pesat dalam lingkaran \u201cinjili.\u201d Rob Bell mengatakan bahwa Allah yang akan mengirim orang-orang terhilang ke dalam neraka yang kekal adalah \u201cmenakutkan dan membuat trauma dan membuat jijik\u201d (Love Wins, Kindle location 1273-1287, 2098-2113). Brian McLaren setuju dengan pandangan tersebut. Demikian juga dengan penulis novel The Shack yang mengatakan bahwa Allah yang \u201cmenonton dari kejauhan dan menghakimi dosa\u201d adalah \u201cZeus versi Kristen.\u201d Semua ini mengingatkan kita akan seorang modernis, G. Bromley Oxnam, yang menyebut Allah Perjanjian Lama yang membenci dosa sebagai \u201cseorang bully yang kotor\u201d dalam bukunya, tahun 1944, Preaching in a Revolutionary Age. Setengah abad yang lalu, para pemimpin Injili menolak pemisahan (separasi) dan memutuskan untuk berasosiasi dengan para modernis dengan cara tinggal tetap dalam denominasi-denominasi dan sekolah-sekolah yang korup dan juga duduk di bawah kaki mereka untuk mendapatkan pendidikan theologi. \u201cTeknik infiltrasi\u201d ini tidak berhasil \u201cmenginjili\u201d para modernis, tetapi yang jelas telah membuat para injili semakin \u201cmodernis.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Mingguan GITS 09 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org)Edward Fudge, penulis dari The Fire that Consumes: A Biblical and Historical Study of the Doctrine of Final Punishment, mengatakan bahwa doktrin tentang penyiksaan kekal adalah \u201csuatu skandal yang buruk melawan karakter Allah &hellip; <a href=\"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/2011\/07\/tokoh-tokoh-injili-mengatakan-bahwa-doktrin-tentang-penyiksaan-kekal-adalah-skandal-yang-merusak-karakter-allah\/\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":223,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[182],"tags":[],"class_list":["post-895","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-new-evangelical-injili"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/895","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/223"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=895"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/895\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":896,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/895\/revisions\/896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=895"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=895"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graphe-ministry.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=895"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}