(Berita Mingguan GITS 31 Januari 2015, sumber: www.wayoflife.org)
Sepertinya sebuah fragmen Injil Markus dari abad pertama telah ditemukan di sebuah mumi Mesir. Fragmen ini adalah bagian dari pembungkus muka mumi tersebut, yang terbuat dari lembar-lembar papirus yang direkatkan bersama secara berlapis-lapis dan setelah itu dicat. Para ilmuwan dan ahli, dipimpin oleh Craig Evans dari Acadia Divinity College telah menemukan cara untuk melepaskan lem yang merekatkan kumpulan papirus itu dan menarik keluar tiap-tiap lembarnya masing-masing, dengan tinta asli tulisan pada papirus-papirus itu masih utuh. (“Ancient Biblical text discovered in an Egyptian mummy mask,” Science Alert, 20 Jan. 2015). Evans memberitahu Live Science, “Kami sedang menemukan ulang dokumen-dokumen kuno dari abad pertama, kedua, dan ketiga. Bukan hanya dokumen Kristen, bukan hanya dokumen Alkitab, tetapi teks-teks Yunani klasik, kertas-kertas bisnis, berbagai dokumen biasa lainnya, surat-surat pribadi. Dari satu tutup muka, tidaklah aneh untuk mendapatkan satu dua lusin, atau bahkan lebih. Kami pada akhirnya akan mendapatkan ratusan papirus ketika pekerjaan ini sudah selesai, bahkan bisa jadi ribuan.” Tim tersebut telah menetapkan tanggal fragmen Injil Markus itu ke tahun sekitar 90 M, melalui carbon-14, analisis tulisan, dan dokumen-dokumen lain yang didapatkan bersama dengannya. Ketika dokumen itu diterbitkan, kemungkinan belakangan tahun ini, kita akan tahu lebih banyak lagi, termasuk bagian Injil Markus mana yang tertulis di papirus itu. Penanggalannya lalu akan dikritisi oleh berbagai ahli lainnya. Tetapi ini adalah penemuan besar. Bisa jadi ini adalah fragmen Injil yang paling awal yang pernah ditemukan, yang semakin menambah otentisitas Kitab Suci Perjanjian Baru dan menyediakan lebih banyak lagi bukti untuk membantah teori liberal kuno bahwa kitab-kitab Injil ditulis lama setelah peristiwa-peristiwanya terjadi. Saat ini, fragmen Injil tertua adalah Rylands Library P52 (P singkatan dari papirus), yang adalah sepenggal Injil Yohanes yang ditanggali antara 117 hingga 138 M. Sebelum ini, bagian Injil Markus yang paling tua yang ditemukan adalah P45, yang ditanggali 200-250 M.