Sumber: www.creationmoments.com
Ketika seorang insinyur membangun sebuah gedung, jembatan, atau struktur lainnya, ia harus membangunnya sedemikian rupa sehingga dapat menahan gaya regangan dan gaya tekan. Dalam merancang struktur untuk menahan kedua jenis gaya ini, ia harus mengantisipasi seberapa besar masing-masing gaya yang mungkin dihadapi struktur tersebut selama masa pakainya. Beberapa material, seperti besi cor dan beton, sangat baik dalam menahan gaya tekan tetapi sangat buruk dalam menangani gaya regangan. Menggunakan salah satu material ini untuk membangun struktur yang mengalami gaya tarik atau regangan dapat menyebabkan bencana. Sekarang mari kita terapkan informasi teknik dasar kita pada masalah membangun kerangka atau rangka untuk makhluk hidup. Meskipun berat badan Anda hanya 130 pon, tulang kaki Anda yang panjang kemungkinan besar harus siap untuk menahan lebih dari 1.000 pon akibat tekanan dan ratusan pon tegangan dari otot-otot yang melekat padanya. Untungnya, tulang normal tiga kali lebih kuat daripada kayu padat yang baik dan hampir sekuat besi! Tes telah menunjukkan bahwa kekuatan tarik tulang adalah 35.000 pon per inci persegi, sedangkan untuk besi adalah 40.000 pon per inci persegi. Tetapi material tulang lebih baik daripada besi karena tiga kali lebih ringan dan jauh lebih fleksibel. Struktur tulang Anda dirancang dengan sangat cermat sehingga tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Jika kehidupan adalah hasil evolusi yang impersonal, evolusi masih akan mencoba merekayasa material terbaik untuk kerangka, dan akan ada banyak sekali ubur-ubur di sekitar kita!