Berikut ini kutipan dari “Mastering the English Bible: Old Testament”, sebuah kursus survei Alkitab, tafsir satu jilid, dan Buku Pegangan Alkitab, www.wayoflife.org
Beberapa Mazmur berisi percakapan yang menakjubkan antara Allah Bapa dan Putra. Di sini kita melihat doktrin Tritunggal. Kita melihat bahwa Allah memiliki Putra, dan Putra adalah Yang Diurapi (Kristus). Kita melihat Putra disapa oleh Allah sebagai Allah, bahkan sebagai Yehovah. Kita melihat bahwa Putra adalah Sang Pencipta. Kita melihat bahwa Putra akan duduk di sebelah kanan Allah di surga. Kita melihat bahwa Putra akan memerintah atas kerajaan Allah selamanya.
Mazmur 2
– Ayat 1-3 menggambarkan pemberontakan dunia di akhir zaman melawan Allah dan Yang Diurapi-Nya, yaitu Kristus. Yang Diurapi diidentifikasikan sebagai Putra. Bandingkan ayat 2 dengan ayat 7 dan ayat 12.
– Ayat 7-9 adalah firman Bapa kepada Putra untuk menaklukkan bangsa-bangsa dan memerintah mereka. “Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”
Mazmur 45
– Dari Ibrani 1:8-9, yang mengutip Mazmur 45:7-8, kita tahu bahwa Mazmur 45 adalah kisah Bapa yang berbicara langsung kepada Anak. Bapa menyapa Anak sebagai Allah (ayat 7).
– Bapa menyapa Anak sebagai raja (ayat 2), sebagai orang yang paling elok (ayat 3), sebagai orang yang ucapannya penuh kasih karunia (ayat 3), sebagai orang yang diberkati Allah selamanya (ayat 3). Dia memerintahkan Anak untuk maju dalam keagungan dan kemenangan atas orang fasik (ayat 4-6). Ia menggambarkan kerajaan kekal Putra yang penuh kebenaran dan sukacita (ayat 7-8). Ia menggambarkan pemerintahan Putra yang mulia: kebenaran (ayat 7), keadilan (ayat 8), sukacita (ayat 8), istana, wewangian, dan pakaian (ayat 9, 10), permaisuri (ayat 11, 12), para pemohon dan pemohon dari bangsa-bangsa lain (ayat 13), anak-anak yang semuanya adalah orang-orang yang ditebus oleh Kristus (ayat 17), pujian kekal (ayat 18).