MAFIA PERUBAHAN IKLIM TERBONGKAR

(Berita Mingguan GITS 05 Desember 2009, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari “Perubahan Iklim: Skandal Ilmu Pengetahuan yang Paling Buruk di Generasi Kita,” oleh Christopher Booker, The Telegraph, 28 November 2009: “Seminggu setelah kolega saya James Delingpole, di blog Telegraph-nya, menciptakan istilah “Climategate” untuk menggambarkan skandal yang terbongkar oleh bocornya email-email tertentu dari Unit Riset Iklim University of East Anglia, Google sudah menunjukkan bahwa kata tersebut kini muncul di internet lebih dari sembilan juta kali…. Bahkan George Monbiot dari The Guardian pun telah menyatakan rasa syok dan kecewa total atas hal-hal yang disingkapkan oleh dokumen-dokumen ini, karena penulis-penulis [email-email] ini bukan sekedar akademisi biasa. Yang terlibat di sini adalah sekelompok kecil ilmuwan yang telah selama bertahun-tahun sangat berpengaruh menyerukan peringatan ke seluruh dunia tentang pemanasan global lebih dari siapapun yang lain, terlebih lagi peran mereka di Panel Antarnegara mengenai Perubahan Iklim (IPCC) di PBB. Profesor Philip Jones, direktur dari CRU (Unit Riset Iklim), bertanggung jawab atas dua rangkaian set data yang dipakai oleh IPCC untuk membuat laporannya …. catatan temperatur globalnya adalah yang paling penting di antara empat set data temperatur yang menjadi patokan IPCC dan pemerintah-pemerintah – terutama dalam hal prakiraan mereka bahwa dunia akan memanas hingga tingkat yang mendatangkan bencana jika trilyunan dolar tidak dikucurkan untuk menghindarinya. Dr. Jones juga adalah bagian kunci dari sebuah grup kecil yang ketat yang terdiri dari ilmuwan-ilmuwan Amerika dan Inggris yang bertanggung jawab untuk mempromosikan gambaran temperatur dunia sebagaimana disampaikan oleh grafik “tongkat hockey”-nya Michael Mann yang 10 tahun yang lalu membalikkan sejarah iklim dengan memperlihatkan bahwa, setelah 1000 tahun penurunan, temperatur global tiba-tiba belakangan ini naik ke level tertinggi dalam sejarah…..Para pengirim dan penerima email-email yang bocor ini terdiri dari daftar ilmuwan-ilmuwan elit IPCC….Ada tiga percakapan dalam dokumen-dokumen yang bocor ini yang telah menciptakan gelombang kejut terhadap para pengamat di seluruh dunia. Mungkin yang paling jelas …. adalah suatu rangkaian email yang sangat mengguncang yang memperlihatkan bagaimana Dr. Jones dan kolega-koleganya telah selama bertahun-tahun mendiskusikan taktik-taktik licik agar mereka dapat tidak menerbitkan data mereka kepada orang luar sebagaimana diatur oleh hukum kebebasan informasi….Kedua dan yang paling mengejutkan dari dokumen-dokumen yang bocor ini adalah memperlihatkan bagaimana ilmuwan-ilmuwan ini mencoba memanipulasi data melalui program-program komputer mereka yang belat-belit, agar selalu menunjuk ke satu arah saja – yaitu merendahkan temperatur di masa lampau, dan “mengatur” temperatur kini lebih tinggi, agar seolah-olah terjadi pemanasan yang cepat….Hal ketiga yang terbongkar dari dokumen-dokumen ini adalah cara kejam para akedemisi ini untuk membungkam ahli lain manapun yang mempertanyakan penemuan-penemuan yang mereka lakukan dengan metode yang sedemikian meragukan – bukan hanya dengan cara menolak untuk membeberkan data dasar mereka tetapi juga dengan mendiskreditkan dan memboikot jurnal ilmiah manapun yang berani mempublikasikan karya para pengritik mereka.”

This entry was posted in Science and Bible and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *