CCM Dipenuhi Kristus Palsu dan Allah Palsu

(Berita Mingguan GITS 02 April 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Seorang gembala sidang menulisi saya untuk mengritik saya karena peringatan-peringatan saya tentang bagaimana West Coast (sebuah sekolah Alkitab di California) mengadaptasi CCM (Contemporary Christian Music). Dia mengatakan bahwa kalau posisi saya benar, dan jika kita berhenti memakai CCM karena kesesatan para penulis lagu-lagu tersebut, maka saya juga harus berhenti memakai himne-himne Protestan kuno, dan saya harus berhenti memakai Alkitab King James karena diterjemahkan oleh Anglican. Dalam balasan saya, saya menjawab bahwa apapun perbedaan doktrin antara seorang Baptis dengan seorang Protestan kuno, minimal kita masih memiliki Allah yang sama, tetapi seringkali itu tidak benar berkaitan dengan Contemporary Christian Worship. Faktanya, secara doktrinal seorang Baptis yang kuno jauh lebih dekat dengan Protestan kuno dibandingkan dengan khalayak CCM hari ini. Banyak artis-artis CCM yang berpengaruh hari ini yang menyembah allah yang bukan Tritunggal. Sebagai contoh adalah Geron Davis, Joel Hemphill, Mark Carouthers, Lanny Wolfe, dan Phillips, Craig dan Dean. Artis-artis CCM lainnya menyembah allah yang bukan pembalas. Stuart Townsend, misalnya, menyangkal bahwa Allah memiliki sifat pembalas, yang adalah suatu penolakan terang-terangan terhadap Allah yang dalam Alkitab. (Stuart Townsend, “Mission: Worship, The Story Behind the Song,” http://www.youtube.com/watch?v=BdVQNyQmdM4). Banyak artis CCM yang menyembah allah yang tidak menghakimi. Lihat saja betapa populernya buku The Shack di kalangan artis CCM. Buku ini sudah didukung oleh Michael W. Smith dan telah diterima baik di lingkaran CCM yang terkemuka misalnya Calvary Chapels, gereja-gereja Vineyard, dan Hillsong. “allah” dalam The Shack adalah allah gereja emerging, allah orang-orang seperti Brian McLaren dan Rob Bell. “allah” ini cool, suka rock & roll, tidak menghakimi, tidak murka terhadap dosa, tidak mengirim orang-orang yang tidak percaya ke neraka yang berapi-api kekal, tidak mengharuskan pertobatan dan kelahiran kembali, tidak menaruh tuntutan terhadap manusia. Banyak artis CCM yang menyembah kristus pemberontak. Mark Stuart dari Audio Adrenaline mengatakan, “Yesus Kristus adalah pemberontak terbesar yang pernah ada di muka bumi” (Pensacola News Journal, Pensacola, Florida, 1 Maret 1998, hal. 1, 6E). Sonny dari P.O.D mengatakan, “Kami percaya Yesus adalah pemberontak pertama; punk rocker pertama” (http://www.shoutweb.com/interviews/pod0700.phtml). Ini adalah penghujatan yang nyata. Alkitab mengatakan bahwa pemberontakan itu seperti dosa bertenung (1 Samuel 15:23, dalam bahasa asli “pendurhakaan” adalah “pemberontakan”). Seorang pemberontak adalah seorang yang melanggar hukum, tetapi Kristus adalah pemberi hukum yang datang ke bumi untuk memenuhi tuntutan hukumNya sendiri (Mat. 5:17-19). Banyak artis CCM yang menyembah kristus yang suka pesta rock & roll. Carman, dalam video-nya Live…Radically Saved, mengatakan “Yesus selalu cool; Dia selalu hebat.” Petra mengatakan bahwa “Allah memberikan rock and roll kepada kamu/Taruhlah dalam jiwa semua orang.” Dalam lagu “Party in Heaven,” Band Daniel menyanyikan “Sang Domba dan Saya sedang minum anggur [yang memabukkan].” Phil Driscoll mengatakan, “Allah adalah Raja Jiwa; Dia adalah Raja semua Ritme” (dikutip oleh Tim Fisher, Battle for Christian Music, hal. 82). Band Messiah Prophet mengatakan, ‘Yesus adalah Master Metal,” dan Barren Cross mengatakan, “Lebih hebat dari obat, Yesus nge-rock.” John Fischer menggambarkan Allah sedang menghisap cerutu sambil bergoyang dengan musik rock (CCM Magazine, Juli 1984, hal. 20), sementara J. Lee Grady mengatakan bahwa Yesus menikmati dansa bersama para malaikat dan “meliuk-liuk terhadap suara R & B Kristen yang keluar dari boom box” (Charisma, Juli 2000). Bahwa khalayak ramai CCM menyembah allah yang berbeda dengan seorang “kuno” yang percaya Alkitab adalah alasan mengapa mereka begitu nyaman memakai musik yang telah diidentifikasikan sebagai sesuatu yang mengedepankan seks oleh dunia sekuler. Sebagaimana Gene Simmons dari KISS mengatakan, “itulah inti dari rock – seks dengan bom 100 megaton, beat-nya itu” (Entertainment Tonight, ABC, 10 Des. 1987). Tetapi kalau allah kamu tipe yang tidak menghakimi, pemberontak, pecinta pesta rock & roll, itu tentu tidak penting!

This entry was posted in musik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *