Otak Memperbaiki Diri Sendiri

(Berita Mingguan GITS 14 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Creation Moments: “Dan Allah memberikan kepada Salomo hikmat dan pengertian yang amat besar, serta akal yang luas seperti dataran pasir di tepi laut” (1 Raj. 4:29). Salah satu organ dalam tubuh manusia yang paling banyak diselidiki, tetapi yang paling tidak dimengerti adalah otak. Otak manusia adalah kumpulan materi yang paling kompleks di seluruh alam semesta. Ada banyak teori mengenai bagaimana cara kerja otak, tetapi satu fakta yang diakui umum adalah bahwa otak lebih sensitif terhadap kerusakan dibandingkan organ lainnya. Para ilmuwan yang mempelajari otak telah menemukan bahwa ketika otak menerima kerusakan, ia akan memicu dikeluarkannya zat-zat kimia yang sangat spesial, yang disebut faktor-faktor neuronotrophic. Walaupun para peneliti tidak yakin bagaimana cara kerja zat-zat kimia ini, penelitian menunjukkan bahwa zat-zat ini sepertinya membantu otak memperbaiki dirinya sendiri. Mereka percaya bahwa setiap zat kimia yang berbeda bekerja untuk memperbaiki struktus yang spesifik di otak. Para peneliti medis terus mempelajari faktor-faktor ini dengan harapan menggunakan versi buatan dari zat-zat ini untuk membantu mereka yang mengalami kerusakan otak karena stroke atau trauma. Mereka berharap dapat belajar dari tubuh manusia, bagaimana membantu tubuh untuk melakukan apa yang tubuh itu ingin lakukan. Tentunya pengetahuan biokimia yang sangat tinggi diperlukan untuk membuat suatu cara bagi otak untuk memperbaiki dirinya sendiri, dan ini tidak mungkin muncul dari materi itu sendiri. Hanyalah Pencipta yang mahakuasa dan maha berhikmat – Pencipta yang diperkenalkan dalam Alkitab – yang dapat membuat sistem ini. Tetapi kita melihat bukan hanya HikmatNya. Karena karunianya kepada kita berupa kemampuan otak memperbaiki diri sendiri juga menunjukkan kasihNya. Bentuk yang tertinggi dari kasihNya itu dapat ditemukan dalam Yesus Kristus.

This entry was posted in Science and Bible. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *