(Berita Mingguan GITS 25 Agustus 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Berbicara di sebuah misa kepausan pada tanggal 15 Agustus, Paus Benedict XVI mengatakan bahwa doa-doa Maria kepada Allah “dapat membantu kita hidup dengan baik dan dengan pengharapan” (“Mary’s assumption into heaven fosters hope on earth,” EWTN News, 15 Agus. 2012). Paus mengatakan bahwa Maria diambil “tubuh dan jiwa”nya ke Surga, “dengan intim bersatu dengan Putranya,” “serupa penuh dengan Dia,” dan dimahkotai Ratu Surga. Dengan naik ke Surga, ia berkata, Maria “bukan meninggalkan orang-orang beriman di bumi, tetapi malah menjadi semakin dekat dengan semua.” Berbicara pada Simposium Mariologi Internasional yang ke-13 di Roma pada tanggal 5 Oktober, Kardinal Angelo Amato mengatakan kepada para hadirin, “Untuk pertobatan kepada Kristus, kamu perlu pergi kepada Perawan Maria supaya dia (Maria) memimpin kita kembali kepadaNya (Kristus)” (“If you get lost,” EWTN News, 5 Oktober 2012). Penghujatan luar biasa! Di manakah para pemimpin “Injili” dan kharismatik dan para musisi Kristen kontemporer? Adakah mereka membantah dan menyerukan peringatan terhadap kesesatan ini dan menyerukan separasi yang alkitabiah dari Roma? Tidak ada satupun suara berpengaruh yang mau angkat bicara dan memberi peringatan, menandakan kebutaan rohani dan kesesatan mereka.
Ajaran SETAN dari roma. !!!
Ajaran setan dari Roma? Sampeyan mana ngerti orang 2 kudus seperti Maria. Mengakui aja kagak. Di alkitab jelas jelas di Ia dipilih Tuhan.
IBU itu gk harus di sembah tapi hanya sebatas di hormati dan dikagumi saja..seumpama ortu kita meninggal,apakah kita menyembahnya?
JELAS2 tertulis di alkitab…
YOHANES 14:6
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.