(Berita Mingguan GITS 06April2013, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari “Physicists Claim to Have Found ‘God Particle,’” Christian News Network, 14 Maret 2013: “Hampir setahun setelah pengumuman bahwa ilmuwan-ilmuwan di Jenewa kemungkinan telah menemukan eksistensi sebuah partikel yang dipercayai sebagai kunci memahami alam semesta, para ahli fisika kini mengklaim telah mengkonfirmasikan kecurigaan mereka. Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, para ilmuwan melaporkan Juli lalu bahwa mereka telah menemukan apa yang sepertinya adalah boson Higgs, yang juga dikenal dengan julukan ‘partikel Allah.’ Partikel ini adalah bagian dari sebuah teori dari 50 tahun lalu yang diajukan oleh fisikawan dan atheis, Peter Higgs, yang percaya bahwa sebuah partikel subatomik eksis, dan partikel ini menopang segala sesuatu dan memberikan massa kepada materi. Para fisikawan yang bekerja di proyek Higgs tersebut menggunakan mesin Large Hadron Collider (LHC) di Jenewa untuk menubrukkan partikel-partikel satu kepada yang lain dan mengamati hasilnya. …[Ilmuwan-ilmuwan lain] percaya bahwa partikel ini justru memberikan dukungan dan bukti lebih lanjut tentang bagaimana Allah menciptakan dunia ini untuk berfungsi dan menopang segala sesuatu sejak awalnya. ‘Saya rasa setiap kali ada penemuan baru dalam ilmu pengetahuan, itu adalah hal yang mengasyikkan, dan tidak terkecuali hal ini,’ demikian kata astrofisikawan Dr. Jason Lisle dari Institute for Creation Research kepada Christian News Network. ‘Saya rasa ada bukti yang cukup baik bahwa partikel ini memang eksis. …Ini mengkonfirmasi otoritas Kitab Suci karena hanyalah dalam pandangan dunia Kristen bisa ada alam semesta yang berlaku secara konsisten dan dapat ditebak, yang dapat dimengerti oleh pikiran manusia.’ Dia menyatakan bahwa pemikiran orang tertentu bahwa penemuan boson Higgs membuktikan teori Big Bang adalah pemikiran yang keliru. ‘Pemikiran seperti itu mencampuradukkan dua isu yang berbeda,’ kata Lisle. “’Teori Big Bang adalah suatu tebakan mengenai masa lalu, tentang bagaimana alam semesta ini bisa muncul dari kehampaan. Sedangkan partikel boson Higgs sama sekali tidak ada hubungan dengan hal itu. Boson Higgs adalah mengenai apa yang terjadi di alam semesta hari ini,’ demikian dia menjelaskan. ‘Sepertinya partikel ini adalah mekanisma yang Allah pakai untuk memberikan partikel-partikel yang berbeda massa yang berbeda pula.’”