Paus Menawarkan Pengampunan Dosa untuk Hari Remaja Dunia

(Berita Mingguan GITS 13Juli2013, sumber: www.wayoflife.org)

Paus Fransiskus telah menawarkan suatu indulgence (pengampunan dosa) bagi orang-orang Roma Katolik yang akan berpartisipasi di Hari Remaja Dunia ke-28 di Rio de Janeiro. Untuk menerima indulgence (pengampunan dosa) tersebut, sang individu harus mengaku dosa-dosanya kepada seorang imam, ikut serta dalam misa, dan “menyebut Perawan Mulia Maria, Ratu Brazil” (“Papal Indulgences,” Vatican Information Service, 9 Juli 2013). Suatu indulgence adalah “penghapusan hukuman temporal karena dosa tersebut telah diampuni.”

Menurut Catholic Encyclopedia, dosa sudah diampuni saat baptisan, tetapi “masih tersisa hukuman temporal yang dituntut oleh keadilan Ilahi, dan tuntutan ini harus dipenuhi entah di kehidupan dunia ini atau di dunia yang akan datang, yaitu dalam purgatori.” Paus mengklaim otoritas untuk menghilangkan hukuman temporal ini. Dari awal sampai akhir ini adalah penyangkalan terang-terangan terhadap kecukupan penebusan Kristus untuk menghapuskan dosa dan kecukupan keimamatan Yesus yang sebenarnya “sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka” (Ibr. 7:25).

Injil sakramental versi Roma yang menyuguhkan kasih karunia campur pekerjaan, jelas berada di bawah kutuk yang Paulus berikan dalam Galatia pasal 1. Lebih lanjut lagi, bahwa sangat sedikit orang Protestan, Baptis, Injili, kharismatik, atau lainnnya, yang menyerukan peringatan tegas tentang kesesatan Roma, adalah bukti bahwa kesesatan sudah sedemikian mengalam di dunia yang gelap ini. “Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia” (Gal. 1:8). 

This entry was posted in Katolik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *