Mahasiswi yang Ibunya Diperkosa Tetapi Tidak Mau Aborsi, Memenangkan Titel Ratu Kampus

(Berita Mingguan GITS 9November2013, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Christian News Network, 24 Oktober 2013: “Seorang wanita muda yang ibunya memilih adopsi, bukan aborsi, setelah mengalami pemerkosaan, baru saja memenangkan titel ratu kampus di universitasnya. Kini berusia 22 tahun, Mary Ann Dutton memenangkan titel Miss Homecoming Queen ke 100 di Universitas Auburn, dengan platform advokasi adopsi. Ibu biologis dari Dutton memilih untuk menyerahkan anaknya untuk adopsi daripada mengaborsi kehamilannya, setelah suaminya memberi ultimatum aborsi atau cerai. Kampanye Dutton dipusatkan pada kisah pribadinya yang luar biasa dan suatu pesan pengharapan kepada wanita-wanita yang berada dalam situasi serupa dengan ibu yang melahirkannya. ‘Karena sumber daya itu [adopsi] tersedia bagi ibu saya, dia memutuskan untuk melahirkan saya,’ kata Dutton dalam sebuah video kampanye. ‘Dan sekarang saya ada di sini dan berbicara dengan kalian 22 tahun kemudian.’ Dutton diadopsi melalui agensi adopsi Kristen, Lifeline Children’s Services di Birmingham, Alabama. Selama kampanyenya, yang memakai slogan ‘Light UP Life,’ Dutton menggalang dana untuk agensi tersebut. Dia mengatakan bahwa tujuannya adalah membuat wanita-wanita tahu bahwa ada pertolongan bagi wanita-wanita dalam situasi krisis.”

This entry was posted in General (Umum), Wanita. Bookmark the permalink.

1 Response to Mahasiswi yang Ibunya Diperkosa Tetapi Tidak Mau Aborsi, Memenangkan Titel Ratu Kampus

  1. Lukas says:

    Hapuskan aborsi di NKRI!
    #abolishhumanabortion

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *