Evolusionis Berbicara Mengenai Evolusi

(Berita Mingguan GITS 22 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 25 Mar. 2015: “Perkenalkan Wolf-Ekkehard Lonnig, seorang ilmuwan brilian yang bekerja di Max-Planck Institute sampai dengan masa pensiunnya. Walaupun dia sudah menulis empat buku tentang subjek evolusi, dia sekarang menjadi sasaran amarah evolusionis di mana-mana karena berani menantang Neo-Darwinisme dari segi ilmiah. Dia memberitahu Diplomacy Post pada bulan Maret 2014: ‘Suatu hipotesis ilmiah harus berpotensi untuk dibuktikan salah….Tetapi,’ dia menambahkan, ‘ide bahwa evolusi perlahan melalui “variasi yang sangat kecil yang diturunkan,” dll. telah dibuktikan salah oleh penemuan-penemuan paleontologi … dan juga genetika. Namun para pendukungnya secara prinsip menolak bukti ilmiah apapun melawan Neo-Darwinisme,’ dia mengatakan, ‘sehingga, pada faktanya, teori mereka telah menjadi suatu filosofi dasar yang tidak dapat dibuktikan salah, yang dipegang tidak peduli berapa banyakpun bukti-bukti yang melawannya.’ Para ilmuwan terus mendukung evolusi walaupun ada banyak bukti-bukti yang membuktikan evolusi salah, karena ‘tanpa Darwinisme, filosofi materialisme telah kalah melawan paham bahwa dunia berasal dari suatu intelijensi.’ Tetapi Wolf masih berbicara lagi. ‘Menurut Neo-Darwinisme, semua masalah penting tentang asal usul spesies, secara prinsip telah diselesaikan. Pertanyaan lebih lanjut lagi mengenai validitas teori evolusi dianggap berlebihan dan tidak penting. Namun, sikap dogmatis seperti ini menghentikan penyelidikan lebih lanjut dan menghalangi riset yang berguna dalam ilmu pengetahuan.’ Walaupun Wolf-Ekkehard Lonnig tidak terang-terangan memberikan kemuliaan kepada Allah sebagai Desainer Intelijen, kita tetap menghargai usahanya yang menunjukkan bahwa evolusi tidak pantas untuk disebut ilmiah.”

This entry was posted in Science and Bible. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *