Esensi dari Rock & Roll Menurut Para Musisi Rock & Roll

(Berita Mingguan GITS 27 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Banyak sekali rocker-rocker terkenal yang telah menggambarkan esensi dari rock & roll sebagai seks dan pemberontakan. “Ilah” musik rock adalah ilah dunia ini, dan adalah kesintingan rohani untuk menggunakan musik seperti ini untuk menyembah Allah yang sifat-sifatNya berbeda total dari musik rock. Ketika David Byrne dari Talking Head memasukkan David Bowie yang banci itu ke dalam Hall of Fame Rock & Roll pada tahun 1996, dia menggambarkan rock & roll sebagai berikut: “Ketika David Bowie datang, ya begitulah, rock & roll waktu itu memerlukan suntikan di lengan, dan ketika saya pertama kali melihat dia, sungguh mengejutkan, tetapi juga terasa kenal. … Dan seperti semua rock & roll, ia tidak ada rasa, ia gemerlapan, ia SUKA MELAWAN, ia fun, ia KASAR, ia SEXY, ia MEMBINGUNGKAN. … SEMUANYA ADALAH TENTANG SEKS DAN OBAT, yaitu mengenai menggabungkan literatur dengan rock & roll, dengan seni, dengan apapun yang bisa kamu pikirkan. Ini adalah tentang SEKS sebagai suatu ide, dan SEKS sebagai suatu realita, dan SEKS sebagai suatu kuasa yang membebaskan. Ini adalah tentang PEMBERONTAKAN, ini adalah PEMBERONTAKAN sebagai suatu klise, ini adalah PEMBERONTAKAN sebagai suatu ide. Ini adalah PEMBERONTAKAN sebagai suatu iklan …. Ini adalah tentang politik SEKSUAL, teater SEKSUAL” (rockhall.com).

This entry was posted in musik. Bookmark the permalink.

4 Responses to Esensi dari Rock & Roll Menurut Para Musisi Rock & Roll

  1. Johanes Yefta says:

    Pak, saya ingin bertanya, apakah orang Kristen yang alkitabiah tidak boleh mendengarkan lagu lagu dunia?

  2. Dr. Steven says:

    Tergantung definisi dari lagu-lagu dunia.
    Orang Kristen tidak baik untuk mendengarkan lagu-lagu yang memiliki pesan (baik dalam LIRIK maupun MUSIK) yang bertentangan dengan Tuhan, misal pesan pemberontakan, seksualitas (rock dan turunannya).
    Tetapi, ada lagu-lagu sekuler (bukan lagu rohani) yang netral dan tidak bermasalah: lagu-lagu nasional, sebagian lagu rakyat, lagu-lagu klasik, dsb.

  3. Johanes Yefta says:

    Mengapa Anda mengatakan sebagian lagu rakyat?

  4. Dr. Steven says:

    Saya katakan “sebagian” karena saya tidak tahu semua lagu rakyat. Dan, ada juga lagu-lagu tradisional Afrika yang berkaitan erat dengan penyembahan berhala yang merupakan cikal bakal dari back-beat rock & roll modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *