Atheis Dilarang Untuk Bersaksi di Pengadilan Amerika

(Berita Mingguan GITS 5 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Democracy in America oleh Alexis de Tocqueville, 1835: “Ketika saya di Amerika, seorang saksi, yang kebetulan dipanggil oleh pengadilan daerah Chester (di negara bagian New York), mendeklarasikan bahwa dia tidak percaya eksistensi Allah atau immortalitas jiwa. Sang hakim menolak untuk mengizinkan bukti-bukti dari saksi tersebut, dengan alasan bahwa sang saksi telah terlebih dahulu menghancurkan segala kepercayaan pengadilan tersebut akan apa yang mau ia katakan. Koran tersebut menguraikan fakta-fakta ini tanpa memberikan komentar lebih lanjut. Koran The New York Spectator edisi 23 Agustus 1831, menceritakan fakta yang sama dengan cara demikian: ‘Pengadilan aduan umum di daerah Chester (New York), beberapa hari lalu menolak seorang saksi yang mendeklarasikan bahwa dia tidak percaya adanya Allah. Hakim yang bertugas berkomentar, bahwa dia selama ini belum tahu ada orang yang hidup yang tidak percaya eksistensi Allah; dan bahwa kepercayaan adanya Allah sebenarnya adalah dasar dari semua kesaksian di suatu pengadilan: dan bahwa dia tidak pernah tahu ada kasus di sebuah negara Kristen, yang seorang saksi diperbolehkan bersaksi tanpa percaya hal mendasar seperti itu.’” EDITOR: Di atas kepercayaan pada Allah dan Alkitab, kehebatan Amerika dibangun. Dan juga karena mereka meinggalkan Allah dan Alkitab, kejatuhan mereka akan terjadi.

This entry was posted in General (Umum). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *