Kelompok Atheis Mengolok-Olok Proyek Bahtera Nuh

(Berita Mingguan GITS 21 Mei 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Sebuah kelompok atheis mengolok-olok proyek Bahtera Nuh yang sedang diselesaikan di negara bagian Kentucky oleh Answers in Genesis. Para atheis ini ingin membuat iklan billboard yang menggambarkan “bahtera yang dikelilingi oleh orang-orang yang tenggelam di sekitarnya dan kata-kata ‘Genosida dan Taman Inses: Merayakan 2000 Tahun Mitos.’” Walaupun iklan ini telah ditolak oleh berbagai perusahaan billboard, kelompok ini masih berusaha mencari cara untuk menampilkannya, mungkin di luar Kentucky. Para atheis dalam kasus ini sungguh bukan hanya bertindak jijik terhadap para sesama warga negara mereka dan memperlihatkan permusuhan total terhadap kebebasan beragama; mereka juga sangat-sangat konyol. Perhatikan: Mereka mengklaim bahwa tidak ada Allah, tetapi mereka mengejek Allah dan sangat peduli dengan hal-hal yang berhubungan dengan Allah. Bahkan menyebut nama Allah di hadapan mereka bisa membuat mereka menjadi marah. Tetapi ada lagi. Mereka mengklaim bahwa kehidupan berevolusi, tetapi mereka bertindak seolah-olah kehidupan memiliki arti sejati. Mereka mengklaim bahwa kebenaran dan moralitas itu relatif, tetapi mereka sangat dogmatik dalam kepercayaan dan pendirian mereka. Tidak heran Alkitab dua kali mengatakan “Orang bebal berkata dalam hatinya: ‘Tidak ada Allah.’ Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik” (Maz. 14:1; 53:1). Mengenai masalah Bahtera Nuh dikaitkan dengan “genosida dan inses,” para atheis ini setengah benar. Justru karena hal-hal immoral (misal bestiality dan pembunuhan dan membakar bayi-bayi bagi berhala dan banyak lagi), maka generasi Nuh dihancurkan oleh Allah yang maha kudus yang memiliki hak penuh untuk menghakimi manusia atas dosa dan pemberontakannya. Allah menunggu 120 tahun sebelum menghakimi mereka dan mereka mendengar khotbah Nuh selama itu, tetapi menolaknya. Para “atheis” boleh terus menantang Allah selama mereka bernafas, tetapi suatu penghakiman yang lebih besar dari penghakiman zaman Nuh sedang mendekat, dan ejekan mereka yang konyol tidak akan menghentikannya. “Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap” (2 Pet. 3:10).

This entry was posted in Atheisme/Agnostikisme. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *