Gunung-Gunung Misterius Bukanlah Misteri

(Berita Mingguan GITS 24 September 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, May 27, 2016: “‘Sampai bulan yang kesepuluh makin berkuranglah air itu; dalam bulan yang kesepuluh, pada tanggal satu bulan itu, tampaklah puncak-puncak gunung.’ Ada tiga cara untuk membuat gunung. Pergerakan dua lempeng tektonik yang saling bertabrakan akan mendorong munculnya gunung-gunung. Serupa dengan itu, aktivitas volkanik juga akan menghasilkan gunung-gunung. Terakhir, erosi besar-besaran atas strata lembek dari strata keras juga dapat menghasilkan gunung-gunung. Pada tahun 1950an, para peneliti Soviet menemukan sebuah rentang pegunungan, dinamakan Pegunungan Gamburtsev, di Antartika. Karena pegunungan ini berada di bawah hampir dua setengah mil lapisan es, penemuannya adalah berdasarkan survei seismik. Hanya ada satu masalah. Seharusnya tidak ada gunung di situ, menurut ilmu pengetahuan biasa. Itu karena Antartika adalah satu lempeng tektonik saja, dan tidak bertabrakan dengan apa-apa. Juga tidak ada tanda-tanda aktivitas volkanik di sana. Seperti yang dikatakan seorang ilmuwan, menemukan pegunungan ini adalah seperti membuka sebuah piramida kuno dan menemukan seorang astronot yang masih hidup di dalamnya. Namun, ada jawaban lain yang tidak mungkin dipertimbangkan oleh para geologis yang percaya evolusi (percaya uniformitarianisme). Kita tahu bahwa ada erosi besar-besaran pada waktu air bah melanda bumi, sebagaimana terbukti dari Grand Canyon dan daerah American Badlands. Hal ini juga bisa menjadi penjelasan paling mungkin dari misteri gunung-gunung di Antartika. Alkitab memberikan kita sejarah umum Bumi kuno yang paling akurat, dan bahkan bisa mengisi berbagai kekosongan dan kontradiksi yang muncul dari pendekatan ilmu pengetahuan modern yang berasumsi milyaran tahun.”

This entry was posted in Science and Bible. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *