Seorang Kristen Ditembak Mati dan Putranya Dibakar Hidup-Hidup oleh Isis di Mesir

(Berita Mingguan GITS 18 Maret 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dicuplik dari “ISIS Terror Grows in Egypt,” Christian Today, 23 Feb. 2017: “Seorang lelaki Kristen telah ditembak mati dan putranya dibakar hidup-hidup di Mesir, menurut laporan dari daerah itu. Saad Hana, 65 tahun, dan putranya Medhat, 45 tahun, dibunuh di El-Arish, Sinai Utara, dalam gelombang kekerasan terbaru terhadap orang Kristen. Bapa Youssef Sobhy, dari Gereja Koptik Ortodoks Mar Girgis di El-Arish, mengatakan bahwa tiga orang bertopeng menyerang ayah dan anah itu di rumah mereka. ‘Orang-orang itu mengetuk pintu rumah orang Kristen tersebut, dan Medhat membuka pintu,’ Sobhy memberitahu International Christian Concern. ‘Orang-orang itu menembak ayahnya yang tua, Saad Hanna, di kepala, lalu mereka membakar rumah itu.’ Diperkirakan akan ada lebih banyak lagi orang Kristen yang dijadikan target sambil penganiayaan ini berlanjut, sesuai dengan pernyataan-pernyataan kelompok teror tersebut. Beberapa hari yang lalu, kelompok-kelompok teror di Mesir yang beraliansi dengan ISIS mengatakan bahwa orang Kristen adalah ‘mangsa favorit’ mereka.” Catatan Akhir: Gereja Koptik Ortodoks memberitakan Injil palsu, yaitu Injil sakramental. Tetapi faktanya tetap adalah bahwa orang-orang ini diserang dan dianiaya oleh pejihad Muslim dalam konteks sebagai orang Kristen.

This entry was posted in Penganiayaan / Persecution. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *