Pemimpin Zionis Kristen Berseru untuk Mengakhiri “Misi” Terhadap Orang Yahudi

(Berita Mingguan GITS 7 Oktober 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Tommy Waller, pendiri dari organisasi Kristen Zionis, Hayovel, telah menyerang “pekerjaan misi” terhadap orang Yahudi. Dia berseru kepada “komunitas Kristen untuk secara total dan komplit menggantikan anti-Semitisme dan replacement theology [Editor: bahwa Israel sudah sepenuhnya ditinggalkan Allah dan digantikan oleh “gereja”], dengan dukungan tanpa syarat bagi Israel dan umat Yahudi tanpa berusaha mengubah mereka” (“Christian Zionist Leader Calls for End to Missionizing,” BreakingIsraelNews, 25 Sept. 2017). John Hagee adalah satu lagi tokoh contoh kekacauan ini. Hagee berkata, “Saya tidak mencoba untuk menobatkan orang Yahudi ke iman Kristen. …mencoba menobatkan orang Yahudi adalah membuang waktu. Seorang Yahudi dengan akarnya dalam Yudaisme, tidak akan bertobat menjadi Kristen” (Houston Chronicle, 30 Apr. 1988). Kami mau mengingatkan Hagee, bahwa Paulus bertobat. Para Zionis Kristen mendukung Temple Institute dan membiayai pembangunan bait suci ketiga Israel, walaupun bait itu nantinya akan diduduki oleh antikristus, bukan Kristus. Semua hal ini tentu saja tidak alkitabiah. Kami mencintai Israel dan menolak replacement theology dengan tegas, tetapi Injil Yesus Kristus adalah untuk Yahudi maupun non-Yahudi. Para Rasul Tuhan bukanlah Zionis Kristen. Mereka memberitakan Injil kepada orang-orang Yahudi dan oleh karenanya sangat menderita dan dianiaya. “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani” (Rom. 1:16). “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kis. 4:12).

This entry was posted in Israel, Misi / Pekabaran Injil. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.