Gurun Pernikahan di Amerika

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini adalah kutipan dari artikel “Keluarga tradisional dengan dua orang tua kian menghilang” (“Traditional two-parent families vanish”), Fox News, 13 Oktober 2026:

Keluarga inti tradisional dengan dua orang tua jauh lebih jarang ditemukan di sebagian wilayah kota-kota besar di Amerika dibandingkan di kawasan pinggiran kota. Menurut sebuah laporan baru, di beberapa lingkungan di Cleveland, Washington D.C., Milwaukee, dan Detroit, kurang dari seperempat rumah tangga yang memiliki anak dipimpin oleh pasangan yang terikat dalam pernikahan. Studi dari Institute for Family Studies menunjukkan bahwa proporsi rumah tangga dengan anak yang dipimpin oleh pasangan menikah memiliki selisih sekitar 70 poin persentase di berbagai wilayah yang diteliti. Hal ini menyoroti kesenjangan antara ‘gurun keluarga menikah’ (married-family deserts) di perkotaan dan ‘taman keluarga menikah’ (married-family gardens) di pinggiran kota. …

Wilayah pinggiran Dallas-Fort Worth merupakan ‘taman keluarga menikah’ terbesar di Amerika Serikat, sementara Lower Manhattan dan Brooklyn membentuk ‘gurun keluarga menikah’ terbesar, yang mencakup hampir 686.000 kepala keluarga, di mana lebih dari dua pertiganya tidak terikat dalam pernikahan. … Anak-anak yang tumbuh di ‘taman keluarga menikah’ dibesarkan oleh orang tua yang menikah, di lingkungan tempat tinggal, sekolah, dan kegiatan luar sekolah di mana sebagian besar teman sebaya mereka mengalami hal yang sama. Studi tersebut menjelaskan bahwa anak-anak ini ‘akan melihat pernikahan sebagai sesuatu yang stabil dan lazim dalam kehidupan orang dewasa.’ Sebaliknya, bagi anak-anak di ‘gurun keluarga menikah’, stabilitas hubungan orang dewasa cenderung jauh lebih fluktuatif, dan pengawasan terhadap anak pun lebih tidak konsisten. Di lingkungan seperti ini, pernikahan dan ikatan hubungan yang stabil merupakan hal yang tidak lazim atau jauh dari norma sehari-hari—baik bagi anak-anak tersebut maupun teman sebaya mereka.” …

Wilayah dengan proporsi rumah tangga yang dipimpin oleh pasangan menikah terendah di Amerika Serikat antara lain Cleveland bagian timur dan wilayah di dekatnya, Bratenahl Village, Ohio, dengan angka hanya 18%. Diikuti oleh Washington D.C. bagian timur sebesar 20%, dan Milwaukee bagian tengah sebesar 22%. Sementara itu, di kawasan pinggiran kota yang disebut sebagai ‘taman keluarga menikah’—seperti Fremont City di California, Lakewood di New Jersey, dan beberapa bagian lainnya… Di Utah County, Utah, hingga 89% rumah tangga yang memiliki anak dikepalai oleh pasangan suami-istri.

Editor: Alkitab memberitahu kita bahwa salah satu tujuan dari pernikahan adalah untuk mendapatkan generasi (anak-anak) yang berikutnya yang beriman. “Dan kamu bertanya: Oleh karena apa? Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu. Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya” (Maleakhi 3:14-15). Ketika suatu keluarga rusak (misalnya dengan meninggalkan pasangan dari masa muda), maka yang paling menjadi korban adalah anak-anak.

This entry was posted in Keluarga. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *